Fassarar Ma'anonin Alqura'ni - Fassara da Yaren Indonisiyanci, Takaitaccen Tafsirin Al-Qurani Maigirma * - Teburin Bayani kan wasu Fassarori


Fassarar Ma'anoni Aya: (11) Sura: Suratu Ghafir
قَالُواْ رَبَّنَآ أَمَتَّنَا ٱثۡنَتَيۡنِ وَأَحۡيَيۡتَنَا ٱثۡنَتَيۡنِ فَٱعۡتَرَفۡنَا بِذُنُوبِنَا فَهَلۡ إِلَىٰ خُرُوجٖ مِّن سَبِيلٖ
Orang-orang kafir berkata sembari mengakui dosa-dosa mereka saat pengakuan dan tobat mereka itu tidak berguna lagi bagi mereka, “Wahai Tuhan kami! Engkau telah mematikan kami dua kali, yaitu saat kami tidak ada lalu Engkau mengadakan kami, kemudian Engkau mematikan kami sesudah kehidupan kami. Engkau hidupkan kami dua kali, yaitu dengan menciptakan kami dari ketiadaan dan menghidupkan kami untuk kebangkitan, lalu kami mengakui dosa-dosa yang kami perbuat. Apakah ada jalan keluar dari neraka yang bisa kami ambil lalu kami kembali ke dunia untuk memperbaiki amal-amal kami sehingga Engkau meridai kami?”
Tafsiran larabci:
daga cikin fa'idodin Ayoyin wannan shafi:
• مَحَلُّ قبول التوبة الحياة الدنيا.
· Masa diterimanya tobat adalah ketika hidup di dunia.

• نفع الموعظة خاص بالمنيبين إلى ربهم.
· Nasihat hanya bermanfaat khusus bagi orang-orang yang mau kembali kepada Tuhan mereka.

• استقامة المؤمن لا تؤثر فيها مواقف الكفار الرافضة لدينه.
· Keteguhan seorang mukmin tidak tergoyahkan oleh ulah orang-orang kafir yang menolak agamanya.

• خضوع الجبابرة والظلمة من الملوك لله يوم القيامة.
· Pada hari Kiamat, para penguasa dan para penyombong tunduk kepada Allah.

 
Fassarar Ma'anoni Aya: (11) Sura: Suratu Ghafir
Teburin Jerin Sunayen Surori Lambar shafi
 
Fassarar Ma'anonin Alqura'ni - Fassara da Yaren Indonisiyanci, Takaitaccen Tafsirin Al-Qurani Maigirma - Teburin Bayani kan wasu Fassarori

Takaitaccen Tafsirin Al-Qurani Maigirma da Yaren Indonisiyanci - Wanda aka buga a Cibiyar Tafsiri Don Ilimin Al-Qurani

Rufewa