[859]. Mimpi adalah terjemah dari kata Ar-ru’yā, dalam ayat ini maksudnya ialah mimpi tentang perang Badar yang dialami Rasulullah Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam sebelumnya peristiwa perang Badar itu terjadi. Banyak pula ahli-ahli tafsir menterjemahkan kata Ar-ru’yā tersebut dengan "penglihatan" yang maksudnya, penglihatan yang dialami Rasulullah Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam di waktu malam lsra dan Mikraj.
[860]. Ialah pohon zakum yang tersebut dalam ayat 62 sampai dengan 65 Surah Aṣ-Ṣaffāt.