[1247]. Maksudnya ialah apabila kebenaran sudah datang, maka kebatilan akan hancur binasa dan tidak dapat berbuat sesuatu untuk melawan dan meruntuhkan kebenaran itu.
[1248]. Maksudnya setelah mereka melihat bagaimana dahsyatnya azab pada hari kiamat itu, mereka baru mau beriman kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā dan rasul-Nya, padahal tempat beriman itu sudah jauh, yaitu di dunia.
[1249]. Keinginan (yang diingini) mereka itu ialah beriman kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā atau kembali ke dunia untuk bertobat.