Firo maanaaji al-quraan tedduɗo oo - Firo enndeniaiiwo tonngaango e facciro al-quraan tedduɗo oo * - Tippudi firooji ɗii


Firo maanaaji Aaya: (28) Simoore: Simoore njamndi
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَءَامِنُواْ بِرَسُولِهِۦ يُؤۡتِكُمۡ كِفۡلَيۡنِ مِن رَّحۡمَتِهِۦ وَيَجۡعَل لَّكُمۡ نُورٗا تَمۡشُونَ بِهِۦ وَيَغۡفِرۡ لَكُمۡۚ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan melaksanakan syariat-Nya! Bertakwalah kepada Allah dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, niscaya Dia memberikan kepada kalian dua bagian dari pahala dan balasan atas keimanan kalian terhadap Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan kepada para rasul yang telah lalu, menjadikan untuk kalian cahaya yang kalian gunakan sebagai petunjuk di kehidupan dunia dan kalian gunakan sebagai penerang di atas sirat pada hari Kiamat, dan mengampuni dosa-dosa kalian sehingga Dia tidak menyiksa kalian karenanya. Sungguh, Allah -Subḥānahu- Maha Pengampun lagi Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya.
Faccirooji aarabeeji:
Ina jeyaa e nafoore aayeeje ɗee e ngol hello:
• الحق لا بد له من قوة تحميه وتنشره.
· Kebenaran harus memiliki kekuatan yang bisa menjaga dan menyebarkannya.

• بيان مكانة العدل في الشرائع السماوية.
· Keterangan tentang kedudukan keadilan dalam syariat-syariat samawi.

• صلة النسب بأهل الإيمان والصلاح لا تُغْنِي شيئًا عن الإنسان ما لم يكن هو مؤمنًا.
· Hubungan nasab dengan orang yang beriman dan orang baik tidak bermanfaat sedikit pun bagi seseorang selama dia tidak beriman.

• بيان تحريم الابتداع في الدين.
· Keterangan tentang haramnya bidah dalam agama.

 
Firo maanaaji Aaya: (28) Simoore: Simoore njamndi
Tippudi cimooje Tonngoode hello ngoo
 
Firo maanaaji al-quraan tedduɗo oo - Firo enndeniaiiwo tonngaango e facciro al-quraan tedduɗo oo - Tippudi firooji ɗii

Firo enndenisiiwo tonngaango e facciro al-quraan tedduɗo oo ummiriingo to hentorde facciro wonannde jaŋdeeli al-quraan

Uddude