ߞߎ߬ߙߣߊ߬ ߞߟߊߒߞߋ ߞߘߐ ߟߎ߬ ߘߟߊߡߌߘߊ - "ߟߊߘߛߏߣߍ߲" ߞߎ߬ߙߣߊ߬ ߞߟߊߒߞߋ ߞߘߐߦߌߘߊ ߘߐ߫ ߍ߲ߘߣߏߛߌߞߊ߲ ߘߐ߫ * - ߘߟߊߡߌߘߊ ߟߎ߫ ߦߌ߬ߘߊ߬ߥߟߊ


ߞߘߐ ߟߎ߬ ߘߟߊߡߌ߬ߘߊ߬ߟߌ ߝߐߘߊ ߘߏ߫: ߕߌ߯ߕߌ߯ߦߕߊ ߝߐߘߊ   ߟߝߊߙߌ ߘߏ߫:

Surah Al-Ḥāqqah

ߝߐߘߊ ߟߊߢߌߣߌ߲ ߘߏ߫:
إثبات أن وقوع القيامة والجزاء فيها حقٌّ لا ريب فيه.
Penegasan bahwa peristiwa hari Kiamat dan pembalasan amalan di dalamnya adalah benar dan tidak ada keraguan padanya.

ٱلۡحَآقَّةُ
Allah menyebutkan tentang saat-saat kebangkitan yang pasti terjadi pada semuanya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
مَا ٱلۡحَآقَّةُ
Kemudian Allah mengagungkan kondisinya dengan pertanyaan ini, “Apakah hari (Kiamat) yang hak itu?”
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡحَآقَّةُ
Tahukah kamu, apa hari (Kiamat) yang hak itu?
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
كَذَّبَتۡ ثَمُودُ وَعَادُۢ بِٱلۡقَارِعَةِ
Ṡamūd, kaum Nabi Saleh dan 'Ād, kaum Nabi Hud telah mendustakan hari Kiamat yang menggetarkan manusia karena kedahsyatannya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
فَأَمَّا ثَمُودُ فَأُهۡلِكُواْ بِٱلطَّاغِيَةِ
Adapun Ṡamūd maka mereka telah dihancurkan oleh Allah dengan suara keras yang sampai pada puncaknya dalam kedahsyatan dan kekuatannya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَأَمَّا عَادٞ فَأُهۡلِكُواْ بِرِيحٖ صَرۡصَرٍ عَاتِيَةٖ
Adapun 'Ād maka mereka dibinasakan oleh Allah dengan angin yang sangat dingin dan keras, yang sampai pada puncak kekerasannya atas mereka.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
سَخَّرَهَا عَلَيۡهِمۡ سَبۡعَ لَيَالٖ وَثَمَٰنِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومٗاۖ فَتَرَى ٱلۡقَوۡمَ فِيهَا صَرۡعَىٰ كَأَنَّهُمۡ أَعۡجَازُ نَخۡلٍ خَاوِيَةٖ
Allah mengirimkannya kepada mereka selama tujuh malam delapan hari yang menghancurkan mereka semua. Sebab itu, kamu lihat kaum itu di rumah-rumah mereka mati bergelimpangan di atas tanah, seakan-akan mereka setelah dibinasakan seperti pangkal pohon kurma keropos yang tumbang di atas tanah.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
فَهَلۡ تَرَىٰ لَهُم مِّنۢ بَاقِيَةٖ
 Maka apakah kamu lihat dari mereka nyawa yang tersisa setelah siksa yang menimpa mereka?
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
ߟߝߊߙߌ ߟߎ߫ ߢߊ߬ߕߣߐ ߘߏ߫ ߞߐߜߍ ߣߌ߲߬ ߞߊ߲߬:
• الصبر خلق محمود لازم للدعاة وغيرهم.
· Sabar adalah akhlak terpuji yang wajib dimiliki oleh para da’i dan selainnya.

• التوبة تَجُبُّ ما قبلها وهي من أسباب اصطفاء الله للعبد وجعله من عباده الصالحين.
· Tobat itu menghapus dosa-dosa yang telah berlalu sekaligus sebagai penyebab Allah memilih hamba-Nya serta menjadikannya sebagai bagian dari hamba-hamba-Nya yang saleh.

• تنوّع ما يرسله الله على الكفار والعصاة من عذاب دلالة على كمال قدرته وكمال عدله.
· Bermacam-macam jenis siksa yang dikirimkan oleh Allah kepada orang-orang kafir dan pelaku kemaksiatan adalah bukti atas kesempurnaan kuasaNya dan keadilanNya

وَجَآءَ فِرۡعَوۡنُ وَمَن قَبۡلَهُۥ وَٱلۡمُؤۡتَفِكَٰتُ بِٱلۡخَاطِئَةِ
Firaun, umat-umat sebelumnya, dan negeri yang diazab dengan dijungkirbalikkan, yaitu kaum Lut, telah melakukan perbuatan-perbuatan salah berupa kesyirikan dan kemaksiatan.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
فَعَصَوۡاْ رَسُولَ رَبِّهِمۡ فَأَخَذَهُمۡ أَخۡذَةٗ رَّابِيَةً
Masing-masing dari mereka durhaka terhadap rasul-Nya yang diutus kepada mereka dan mendustakannya, sehingga Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang lebih keras dari sekadar yang bisa membinasakan mereka.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
إِنَّا لَمَّا طَغَا ٱلۡمَآءُ حَمَلۡنَٰكُمۡ فِي ٱلۡجَارِيَةِ
Sesungguhnya tatkala air telah melewati batas tingginya, Kami bawa orang-orang yang menjadi nenek moyang kalian di bahtera yang dibuat oleh Nuh -'alaihissalām- atas perintah dari Kami, sehingga bahtera itu menjadi tumpangan bagi kalian.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
لِنَجۡعَلَهَا لَكُمۡ تَذۡكِرَةٗ وَتَعِيَهَآ أُذُنٞ وَٰعِيَةٞ
Hal itu agar Kami jadikan bahtera itu dan cerita tentangnya sebagai nasihat sekaligus bukti atas penghancuran orang-orang kafir dan keselamatan bagi orang-orang yang beriman serta agar didengar oleh telinga yang mengingat apa yang didengarnya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
فَإِذَا نُفِخَ فِي ٱلصُّورِ نَفۡخَةٞ وَٰحِدَةٞ
Sungguh, jika malaikat yang ditugaskan untuk meniup sangkakala telah meniupnya dengan sekali tiup pada tiupan kedua,
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَحُمِلَتِ ٱلۡأَرۡضُ وَٱلۡجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةٗ وَٰحِدَةٗ
saat itu, bumi serta gunung-gunung diangkat, lalu keduanya dibenturkan dengan sekali benturan yang keras hingga puing-puing bumi dan gunung-gunung menjadi tercerai-berai.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
فَيَوۡمَئِذٖ وَقَعَتِ ٱلۡوَاقِعَةُ
Hari terjadinya semua itulah hari Kiamat.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَٱنشَقَّتِ ٱلسَّمَآءُ فَهِيَ يَوۡمَئِذٖ وَاهِيَةٞ
Lalu terbelahlah langit pada hari itu karena para malaikat turun darinya. Pada hari itu, langit menjadi lemah setelah tadinya kuat dan tak bercelah.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَٱلۡمَلَكُ عَلَىٰٓ أَرۡجَآئِهَاۚ وَيَحۡمِلُ عَرۡشَ رَبِّكَ فَوۡقَهُمۡ يَوۡمَئِذٖ ثَمَٰنِيَةٞ
Para malaikat berada di ujung-ujungnya dan penjuru-penjurunya dan pada hari yang agung itu delapan malaikat yang terpilih menjunjung Arasy Tuhanmu.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
يَوۡمَئِذٖ تُعۡرَضُونَ لَا تَخۡفَىٰ مِنكُمۡ خَافِيَةٞ
Pada hari itu, kalian -wahai manusia- dihadapkan kepada Allah, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari Allah, justru Allah mengetahuinya dan memperhatikannya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
فَأَمَّا مَنۡ أُوتِيَ كِتَٰبَهُۥ بِيَمِينِهِۦ فَيَقُولُ هَآؤُمُ ٱقۡرَءُواْ كِتَٰبِيَهۡ
 Maka, barang siapa yang diberikan kitab catatan amalnya dengan tangan kanannya, lalu ia berkata dengan gembira dan bahagia, “Ambillah, bacalah kitab catatan amalku.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
إِنِّي ظَنَنتُ أَنِّي مُلَٰقٍ حِسَابِيَهۡ
 Sesungguhnya ketika di dunia aku telah mengetahui dan meyakini bahwa aku akan dibangkitkan dan menemui balasanku.”
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
فَهُوَ فِي عِيشَةٖ رَّاضِيَةٖ
Lalu dia pun berada dalam kehidupan yang diridai karena kenikmatan abadi yang dilihatnya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
فِي جَنَّةٍ عَالِيَةٖ
Ia berada di dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
قُطُوفُهَا دَانِيَةٞ
Buah-buahannya dekat dengan orang yang memetiknya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
كُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ هَنِيٓـَٔۢا بِمَآ أَسۡلَفۡتُمۡ فِي ٱلۡأَيَّامِ ٱلۡخَالِيَةِ
Dikatakan kepada mereka sebagai bentuk pemuliaan, “Makanlah dan minumlah dengan makanan dan minuman yang tidak mengandung penyakit sebagai balasan atas amal saleh yang telah kalian lakukan di hari-hari yang telah lalu di dunia.”
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَأَمَّا مَنۡ أُوتِيَ كِتَٰبَهُۥ بِشِمَالِهِۦ فَيَقُولُ يَٰلَيۡتَنِي لَمۡ أُوتَ كِتَٰبِيَهۡ
Adapun orang yang diberi kitab catatan amalnya dengan tangan kirinya, maka ia berkata karena penyesalan yang mendalam, “Seandainya saja aku tidak diberi kitab catatan amalku karena perbuatan-perbuatan buruk yang ada di dalamnya yang mengharuskan aku mendapat siksa.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَلَمۡ أَدۡرِ مَا حِسَابِيَهۡ
Seandainya saja aku tidak mengetahui bagaimana hisab terhadap diriku.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
يَٰلَيۡتَهَا كَانَتِ ٱلۡقَاضِيَةَ
Seandainya saja kematian yang menimpaku adalah kematian yang final, sehingga aku tidak dibangkitkan setelahnya selamanya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
مَآ أَغۡنَىٰ عَنِّي مَالِيَهۡۜ
 Hartaku sedikit pun tidak akan bisa menghalangiku dari siksa Allah.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
هَلَكَ عَنِّي سُلۡطَٰنِيَهۡ
Bahkan hujahku, kekuatan, dan kedudukan yang biasa aku jadikan sandaran telah hilang dariku.”
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
خُذُوهُ فَغُلُّوهُ
Lalu dikatakan, “Peganglah dia -wahai para malaikat- dan belenggulah tangannya ke lehernya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
ثُمَّ ٱلۡجَحِيمَ صَلُّوهُ
Kemudian masukkan dia ke dalam neraka agar dia merasakan panasnya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
ثُمَّ فِي سِلۡسِلَةٖ ذَرۡعُهَا سَبۡعُونَ ذِرَاعٗا فَٱسۡلُكُوهُ
Kemudian masukkan dia ke dalam rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
إِنَّهُۥ كَانَ لَا يُؤۡمِنُ بِٱللَّهِ ٱلۡعَظِيمِ
Sesungguhnya dia dulu tidak beriman kepada Allah Yang Mahaagung.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلۡمِسۡكِينِ
Dia juga tidak mengajak orang lain untuk memberi makan kepada orang miskin.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
فَلَيۡسَ لَهُ ٱلۡيَوۡمَ هَٰهُنَا حَمِيمٞ
Oleh sebab itu, pada hari Kiamat ini dia tidak memiliki teman karib yang bisa melindungi dirinya dari azab.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
ߟߝߊߙߌ ߟߎ߫ ߢߊ߬ߕߣߐ ߘߏ߫ ߞߐߜߍ ߣߌ߲߬ ߞߊ߲߬:
• المِنَّة التي على الوالد مِنَّة على الولد تستوجب الشكر.
· Anugerah kepada orang tua juga merupakan anugerah atas anak, yang wajib di syukuri.

• إطعام الفقير والحض عليه من أسباب الوقاية من عذاب النار.
· Memberi makan orang fakir dan mengajak kepada perbuatan itu adalah sebagian dari penyebab terjaga dari siksa neraka.

• شدة عذاب يوم القيامة تستوجب التوقي منه بالإيمان والعمل الصالح.
· Dahsyatnya azab pada Hari Kiamat mengharuskan kita untuk senantiasa menghindarinya dengan iman dan amal saleh.

وَلَا طَعَامٌ إِلَّا مِنۡ غِسۡلِينٖ
Dia juga tidak mempunyai makanan untuk dimakan kecuali kotoran tubuh-tubuh penghuni neraka.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
لَّا يَأۡكُلُهُۥٓ إِلَّا ٱلۡخَٰطِـُٔونَ
Tidak ada yang mau memakan makanan itu kecuali para pelaku dosa dan maksiat."
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
فَلَآ أُقۡسِمُ بِمَا تُبۡصِرُونَ
Allah bersumpah dengan apa yang kalian saksikan.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَمَا لَا تُبۡصِرُونَ
Dia juga bersumpah dengan apa yang tidak kalian saksikan.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
إِنَّهُۥ لَقَوۡلُ رَسُولٖ كَرِيمٖ
Sesungguhnya Al-Qur`ān adalah kalam Allah, yang dibaca kepada manusia oleh Rasul-Nya yang mulia.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَمَا هُوَ بِقَوۡلِ شَاعِرٖۚ قَلِيلٗا مَّا تُؤۡمِنُونَ
Dia bukanlah ucapan seorang penyair karena tidak seperti tatanan syair. Sungguh, sedikit sekali kalian yang beriman kepadanya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَلَا بِقَوۡلِ كَاهِنٖۚ قَلِيلٗا مَّا تَذَكَّرُونَ
Dia juga bukanlah ucapan seorang dukun karena ucapan para dukun adalah perkara yang bertentangan dengan Al-Qur`ān ini. Sungguh, sedikit sekali kalian mengambil pelajaran.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
تَنزِيلٞ مِّن رَّبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Akan tetapi, Al-Qur`ān ini diturunkan dari Tuhan seluruh makhluk.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَلَوۡ تَقَوَّلَ عَلَيۡنَا بَعۡضَ ٱلۡأَقَاوِيلِ
Seandainya Muhammad mengada-adakan sebagian ucapan atas nama Kami yang tidak Kami ucapkan.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
لَأَخَذۡنَا مِنۡهُ بِٱلۡيَمِينِ
Niscaya Kami membalasnya dan Kami pegang dia pada tangan kanannya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
ثُمَّ لَقَطَعۡنَا مِنۡهُ ٱلۡوَتِينَ
Kemudian pasti Kami putuskan darinya urat yang tersambung dengan jantungnya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
فَمَا مِنكُم مِّنۡ أَحَدٍ عَنۡهُ حَٰجِزِينَ
Sungguh, tidak ada dari kalian yang mampu menghalangi Kami darinya. Oleh sebab itu, sangat jauh kemungkinannya bila ia mengada-adakan ucapan atas nama Kami demi kalian.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَإِنَّهُۥ لَتَذۡكِرَةٞ لِّلۡمُتَّقِينَ
Sesungguhnya Al-Qur`ān itu adalah nasihat bagi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan mereka dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَإِنَّا لَنَعۡلَمُ أَنَّ مِنكُم مُّكَذِّبِينَ
Sesungguhnya Kami mengetahui bahwa di antara kalian ada yang mendustakan Al-Qur`ān ini.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَإِنَّهُۥ لَحَسۡرَةٌ عَلَى ٱلۡكَٰفِرِينَ
Sesungguhnya mendustakan Al-Qur`ān benar-benar merupakan penyesalan yang besar pada hari Kiamat.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
وَإِنَّهُۥ لَحَقُّ ٱلۡيَقِينِ
Sesungguhnya Al-Qur`ān adalah kebenaran yang diyakini, yang tidak ada keraguan di dalamnya bahwa ia berasal dari sisi Allah.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
فَسَبِّحۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلۡعَظِيمِ
Sebab itu, sucikanlah Tuhanmu -wahai Rasul- dari apa yang tidak pantas bagi-Nya dan sebutkanlah nama Tuhanmu Yang Mahaagung.
ߊߙߊߓߎߞߊ߲ߡߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߟߎ߬:
ߟߝߊߙߌ ߟߎ߫ ߢߊ߬ߕߣߐ ߘߏ߫ ߞߐߜߍ ߣߌ߲߬ ߞߊ߲߬:
• تنزيه القرآن عن الشعر والكهانة.
· Al-Qur`ān bersih dari syair dan pedukunan.

• خطر التَّقَوُّل على الله والافتراء عليه سبحانه.
· Bahayanya mengada-ada terhadap Allah dan mendustakan atas nama-Nya.

• الصبر الجميل الذي يحتسب فيه الأجر من الله ولا يُشكى لغيره.
· Kesabaran yang baik adalah kesabaran yang dilakukan dengan mengharap pahala dari Allah dan tidak diiringi dengan keluhan kepada manusia.

 
ߞߘߐ ߟߎ߬ ߘߟߊߡߌ߬ߘߊ߬ߟߌ ߝߐߘߊ ߘߏ߫: ߕߌ߯ߕߌ߯ߦߕߊ ߝߐߘߊ
ߝߐߘߊ ߟߎ߫ ߦߌ߬ߘߊ߬ߥߟߊ ߞߐߜߍ ߝߙߍߕߍ
 
ߞߎ߬ߙߣߊ߬ ߞߟߊߒߞߋ ߞߘߐ ߟߎ߬ ߘߟߊߡߌߘߊ - "ߟߊߘߛߏߣߍ߲" ߞߎ߬ߙߣߊ߬ ߞߟߊߒߞߋ ߞߘߐߦߌߘߊ ߘߐ߫ ߍ߲ߘߣߏߛߌߞߊ߲ ߘߐ߫ - ߘߟߊߡߌߘߊ ߟߎ߫ ߦߌ߬ߘߊ߬ߥߟߊ

"ߟߊߘߛߏߣߍ߲" ߞߎ߬ߙߣߊ߬ ߞߟߊߒߞߋ ߞߘߐߦߌߘߊ ߘߐ߫ ߍ߲ߘߣߏߛߌߞߊ߲ ߘߐ߫߸ ߡߍ߲ ߝߘߊߣߍ߲߫ ߞߎ߬ߙߊ߬ߣߊ ߞߘߐߦߌߘߊ ߕߌߙߌ߲ߠߌ߲ ߝߊ߲ߓߊ ߟߊ߫

ߘߊߕߎ߲߯ߠߌ߲