แปล​ความหมาย​อัลกุรอาน​ - คำแปลภาษาอินโดนิเซีย สำหรับ Al-Mukhtasar ในการตีความหมายอัลกุรอานอันสูงส่ง * - สารบัญ​คำแปล


แปลความหมาย​ สูเราะฮ์: Āl-‘Imrān   อายะฮ์:

Surah Āli 'Imrān

วัตถุประสงค์ของสูเราะฮ์:
إثبات أن دين الإسلام هو الحق ردًّا على شبهات أهل الكتاب، وتثبيتا للمؤمنين.
Membuktikan bahwa agama Islam adalah agama yang hak; dengan tujuan membantah syubhat-syubhat yang dilancarkan oleh kalangan Ahli Kitab dan untuk meneguhkan keimanan orang-orang mukmin.

الٓمٓ
Alif Lām Mīm. Huruf-huruf yang terpisah-pisah seperti ini sudah ada sebelumnya pada surah Al-Baqarah. Di dalam huruf-huruf ini terkandung isyarat bahwa bangsa Arab tidak mampu membuat tandingan Al-Qur`ān, meskipun Al-Qur`ān yang tersusun dari huruf-huruf pembuka surah-surah ini ialah huruf-huruf yang mereka gunakan dalam susunan ucapan mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُ
Allahlah Zat yang tiada tuhan yang berhak disembah selain Dia semata, tanpa selain-Nya; Yang Mahahidup dengan kehidupan yang sempurna, tidak ada kematian dan tidak ada kekurangan bagi-Nya; Yang Maha Mengurus segala sesuatu sendirian, tidak membutuhkan bantuan dari satu pun makhluk-Nya, karena Dialah semua makhluk ini bisa berdiri sehingga mereka semua senantiasa membutuhkan-Nya dalam kondisi apa pun juga
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
نَزَّلَ عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ بِٱلۡحَقِّ مُصَدِّقٗا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهِ وَأَنزَلَ ٱلتَّوۡرَىٰةَ وَٱلۡإِنجِيلَ
3 - 4. Dia menurunkan Al-Qur`ān kepadamu -wahai Nabi- dengan benar dalam menyampaikan berita dan adil dalam menetapkan hukum, serta sesuai dengan kitab-kitab suci sebelumnya sehingga tidak ada pertentangan di antara kitab-kitab suci tersebut. Dia telah menurunkan Taurat kepada Musa dan Injil kepada Isa -'alaihimā as-salām- sebelum menurunkan Al-Qur`ān kepadamu. Kitab-kitab Allah itu semuanya adalah petunjuk dan pembimbing manusia kepada kebaikan agama dan dunia mereka. Kemudian Allah menurunkan al-Furqān yang digunakan untuk membedakan antara yang hak dan yang batil, dan membedakan yang mengikuti petunjuk dan yang tersesat. Adapun orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat yang Allah turunkan kepadamu akan mendapatkan azab yang berat. Allah Mahaperkasa, tidak ada sesuatu pun yang dapat mengalahkan-Nya, lagi Maha Pemberi siksa terhadap orang-orang yang mendustakan rasul-rasul-Nya dan melanggar perintah-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
مِن قَبۡلُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَأَنزَلَ ٱلۡفُرۡقَانَۗ إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ لَهُمۡ عَذَابٞ شَدِيدٞۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٞ ذُو ٱنتِقَامٍ
3 - 4. Dia menurunkan Al-Qur`ān kepadamu -wahai Nabi- dengan benar dalam menyampaikan berita dan adil dalam menetapkan hukum, serta sesuai dengan kitab-kitab suci sebelumnya sehingga tidak ada pertentangan di antara kitab-kitab suci tersebut. Dia telah menurunkan Taurat kepada Musa dan Injil kepada Isa -'alaihimā as-salām- sebelum menurunkan Al-Qur`ān kepadamu. Kitab-kitab Allah itu semuanya adalah petunjuk dan pembimbing manusia kepada kebaikan agama dan dunia mereka. Kemudian Allah menurunkan al-Furqān yang digunakan untuk membedakan antara yang hak dan yang batil, dan membedakan yang mengikuti petunjuk dan yang tersesat. Adapun orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat yang Allah turunkan kepadamu akan mendapatkan azab yang berat. Allah Mahaperkasa, tidak ada sesuatu pun yang dapat mengalahkan-Nya, lagi Maha Pemberi siksa terhadap orang-orang yang mendustakan rasul-rasul-Nya dan melanggar perintah-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَخۡفَىٰ عَلَيۡهِ شَيۡءٞ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَلَا فِي ٱلسَّمَآءِ
Sesungguhnya bagi Allah tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi, baik di bumi maupun di langit. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu, baik lahir maupun batin.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
هُوَ ٱلَّذِي يُصَوِّرُكُمۡ فِي ٱلۡأَرۡحَامِ كَيۡفَ يَشَآءُۚ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ
Dialah yang menciptakan kalian dalam beragam bentuk di dalam kandungan ibu kalian menurut kehendak-Nya, baik berupa laki-laki maupun wanita, cantik maupun jelek, putih maupun hitam. Tidak ada yang berhak disembah selain Dia, Yang Mahaperkasa, tidak ada yang dapat mengalahkan-Nya, lagi Mahabijaksana dalam penciptaan-Nya, pengaturan-Nya dan penetapan syariat-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
هُوَ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ مِنۡهُ ءَايَٰتٞ مُّحۡكَمَٰتٌ هُنَّ أُمُّ ٱلۡكِتَٰبِ وَأُخَرُ مُتَشَٰبِهَٰتٞۖ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمۡ زَيۡغٞ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَٰبَهَ مِنۡهُ ٱبۡتِغَآءَ ٱلۡفِتۡنَةِ وَٱبۡتِغَآءَ تَأۡوِيلِهِۦۖ وَمَا يَعۡلَمُ تَأۡوِيلَهُۥٓ إِلَّا ٱللَّهُۗ وَٱلرَّٰسِخُونَ فِي ٱلۡعِلۡمِ يَقُولُونَ ءَامَنَّا بِهِۦ كُلّٞ مِّنۡ عِندِ رَبِّنَاۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّآ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ
Dialah yang menurunkan Al-Qur`ān kepadamu, -wahai Nabi-. Di dalamnya terdapat ayat-ayat yang jelas sekali maknanya, tidak ada kesulitan sama sekali untuk memahaminya. Ini adalah bagian yang utama dan dominan di dalamnya, serta menjadi rujukan utama ketika terjadi perbedaan pendapat. Juga ada sebagian ayat-ayatnya yang mengandung lebih dari satu makna (multi tafsir) dan sulit dimengerti maknanya oleh kebanyakan orang. Adapun orang-orang yang hatinya melenceng dari kebenaran, mereka meninggalkan ayat-ayat yang jelas sekali maknanya (muḥkam) dan mengambil ayat-ayat yang sulit dimengerti maknanya (mutasyābih) dan multi tafsir; dengan tujuan ingin membangkitkan keragu-raguan dan menyesatkan orang dari jalan yang benar. Mereka ingin menafsirkan ayat-ayat tersebut menurut selera mereka yang sejalan dengan mazhab mereka yang sesat. Tidak ada yang mengetahui makna yang sesungguhnya dari ayat-ayat semacam itu dan bagaimana kenyataan yang sebenarnya kecuali Allah, sedangkan orang-orang yang berilmu tinggi dan dalam mengatakan, “Kami percaya kepada Al-Qur`ān secara keseluruhan karena semuanya berasal dari sisi Tuhan kami.” Mereka menafsirkan ayat-ayat mutasyābih dengan ayat-ayat muḥkam dan tidak ada yang bisa mendapatkan pelajaran dan peringatan kecuali orang-orang yang berakal sehat.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
رَبَّنَا لَا تُزِغۡ قُلُوبَنَا بَعۡدَ إِذۡ هَدَيۡتَنَا وَهَبۡ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةًۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡوَهَّابُ
Orang-orang yang berilmu tinggi itu berdoa, “Ya Tuhan kami! Janganlah Engkau palingkan hati kami dari kebenaran setelah Engkau tunjukkan kami kepadanya. Selamatkanlah kami dari azab yang menimpa orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dan berilah kami rahmat yang luas dari sisi-Mu untuk membimbing hati kami ke jalan yang benar dan memeliharanya dari kesesatan. Sesungguhnya Engkau -wahai Tuhan kami- adalah Tuhan Yang Maha Memberi.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
رَبَّنَآ إِنَّكَ جَامِعُ ٱلنَّاسِ لِيَوۡمٖ لَّا رَيۡبَ فِيهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُخۡلِفُ ٱلۡمِيعَادَ
Ya Tuhan kami! Sesungguhnya Engkau akan mengembalikan semua manusia kepada-Mu untuk memperhitungkan amal mereka pada hari yang tidak ada keraguan terhadapnya karena hari itu pasti akan datang, tidak mungkin tidak. Sesungguhnya Engkau -wahai Tuhan kami- tidak mengingkari janji.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• أقام الله الحجة وقطع العذر عن الخلق بإرسال الرسل وإنزال الكتب التي تهدي للحق وتحذر من الباطل.
· Allah telah menegakkan hujah dan menutup ruang bagi makhluk-Nya untuk mengajukan alasan dengan cara mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab suci untuk menunjukkan jalan yang benar dan memperingatkan dari jalan yang sesat.

• كمال علم الله تعالى وإحاطته بخلقه، فلا يغيب عنه شيء في الأرض ولا في السماء، سواء كان ظاهرًا أو خفيًّا.
· Pengetahuan Allah -Ta'ālā- sangat sempurna dan meliputi seluruh makhluk-Nya. Oleh sebab itu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya di bumi maupun di langit, yang terang maupun yang samar-samar.

• من أصول أهل الإيمان الراسخين في العلم أن يفسروا ما تشابه من الآيات بما أُحْكِم منها.
· Salah satu prinsip yang dipegang oleh orang-orang yang berilmu tinggi ialah menafsirkan ayat-ayat mutasyābih dengan ayat-ayat muḥkam.

• مشروعية دعاء الله تعالى وسؤاله الثبات على الحق، والرشد في الأمر، ولا سيما عند الفتن والأهواء.
· Anjuran berdoa kepada Allah -Ta'ālā- untuk meminta keteguhan hati di atas kebenaran dan mengikuti jalan yang benar, terutama ketika terjadi fitnah dan kekacauan.

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَن تُغۡنِيَ عَنۡهُمۡ أَمۡوَٰلُهُمۡ وَلَآ أَوۡلَٰدُهُم مِّنَ ٱللَّهِ شَيۡـٔٗاۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمۡ وَقُودُ ٱلنَّارِ
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan para rasul-Nya tidak akan bisa dilindungi oleh harta dan anak-anak mereka dari azab Allah, baik di dunia maupun di akhirat. Orang-orang semacam itu adalah bahan bakar neraka Jahanam yang akan dinyalakan pada hari Kiamat.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
كَدَأۡبِ ءَالِ فِرۡعَوۡنَ وَٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡۚ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ بِذُنُوبِهِمۡۗ وَٱللَّهُ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ
Kondisi orang-orang kafir itu sama seperti pengikut Firaun dan orang-orang sebelum mereka yang kafir kepada Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya maka Allah menimpakan azab kepada mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Harta benda dan anak-anak mereka tidak berguna bagi mereka dan Allah Mahakeras hukuman-Nya bagi orang-orang yang kafir kepada-Nya dan mendustakan ayat-ayat-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قُل لِّلَّذِينَ كَفَرُواْ سَتُغۡلَبُونَ وَتُحۡشَرُونَ إِلَىٰ جَهَنَّمَۖ وَبِئۡسَ ٱلۡمِهَادُ
Katakanlah -wahai Rasul- kepada orang-orang kafir -apa pun agama mereka-, “Kalian akan dikalahkan oleh orang-orang mukmin. Kalian akan mati dalam kekafiran, dan kalian akan dikumpulkan oleh Allah di dalam neraka Jahanam yang merupakan tempat berbaring terburuk bagi kalian.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قَدۡ كَانَ لَكُمۡ ءَايَةٞ فِي فِئَتَيۡنِ ٱلۡتَقَتَاۖ فِئَةٞ تُقَٰتِلُ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَأُخۡرَىٰ كَافِرَةٞ يَرَوۡنَهُم مِّثۡلَيۡهِمۡ رَأۡيَ ٱلۡعَيۡنِۚ وَٱللَّهُ يُؤَيِّدُ بِنَصۡرِهِۦ مَن يَشَآءُۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبۡرَةٗ لِّأُوْلِي ٱلۡأَبۡصَٰرِ
Kalian bisa mendapatkan petunjuk dan pelajaran pada dua golongan yang bertemu untuk bertempur dalam perang Badar. Golongan yang pertama adalah golongan orang-orang yang beriman, yaitu Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan sahabat-sahabatnya. Golongan ini berperang di jalan Allah supaya kalimat Allah menjadi kalimat tertinggi dan kalimat orang-orang kafir menjadi kalimat yang terendah, sedangkan golongan yang kedua ialah golongan orang-orang kafir, yaitu orang-orang kafir Makkah yang keluar dengan penuh kesombongan sambil memamerkan kekuatan dan fanatisme kesukuan. Orang-orang mukmin melihat jumlah orang-orang kafir itu dua kali lipat jumlah mereka secara kasat mata, namun Allah menolong para kekasih-Nya. Allah memberikan pertolongan-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran dan peringatan bagi orang-orang yang memiliki mata hati, yaitu agar mereka tahu bahwa kemenangan akan diberikan kepada orang-orang yang beriman, meskipun jumlah mereka sedikit, sedangkan kekalahan akan menjadi milik orang-orang yang sesat, meskipun jumlah mereka lebih banyak.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ ٱلشَّهَوَٰتِ مِنَ ٱلنِّسَآءِ وَٱلۡبَنِينَ وَٱلۡقَنَٰطِيرِ ٱلۡمُقَنطَرَةِ مِنَ ٱلذَّهَبِ وَٱلۡفِضَّةِ وَٱلۡخَيۡلِ ٱلۡمُسَوَّمَةِ وَٱلۡأَنۡعَٰمِ وَٱلۡحَرۡثِۗ ذَٰلِكَ مَتَٰعُ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَاۖ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسۡنُ ٱلۡمَـَٔابِ
Allah -Ta'ālā- menyampaikan bahwasanya Dia telah menghiasi hidup manusia -sebagai ujian bagi mereka- dengan kecintaan pada kesenangan-kesenangan duniawi, seperti wanita, anak laki-laki, harta yang banyak dan berlimpah berupa emas dan perak, kuda yang bertanda lagi bagus, binatang ternak berupa unta, sapi dan kambing, dan pertanian. Itu adalah kesenangan hidup di dunia yang bisa dinikmati dalam jangka waktu tertentu kemudian hilang, maka tidak sepatutnya seorang mukmin menggantungkan hidupnya pada kesenangan tersebut. Hanya Allahlah yang memiliki tempat kembali yang baik, yaitu surga yang luasnya seluas langit dan bumi.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
۞ قُلۡ أَؤُنَبِّئُكُم بِخَيۡرٖ مِّن ذَٰلِكُمۡۖ لِلَّذِينَ ٱتَّقَوۡاْ عِندَ رَبِّهِمۡ جَنَّٰتٞ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا وَأَزۡوَٰجٞ مُّطَهَّرَةٞ وَرِضۡوَٰنٞ مِّنَ ٱللَّهِۗ وَٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِٱلۡعِبَادِ
Katakanlah -wahai Rasul-, “Maukah kuberitahukan kepada kalian sesuatu yang lebih baik dari kesenangan-kesenangan duniawi? Orang-orang yang bertakwa kepada Allah dengan menaati-Nya dan meninggalkan kemaksiatan kepada-Nya akan mendapatkan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawah bangunan-bangunan istana dan pepohonannya, mereka kekal di dalamnya. Tidak ada kematian dan kebinasaan yang menjemput mereka. Di dalamnya mereka memiliki istri-istri yang suci dari segala macam keburukan, baik fisik maupun mental. Di samping itu mereka akan mendapatkan rida dari Allah sehingga Allah tidak akan murka kepada mereka selama-lamanya. Allah Maha Melihat keadaan hamba-hamba-Nya; tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengawasan-Nya, dan Dia akan memberi mereka balasan yang setimpal."
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• أن غرور الكفار بأموالهم وأولادهم لن يغنيهم يوم القيامة من عذاب الله تعالى إذا نزل بهم.
· Kebanggaan orang-orang kafir dengan harta benda dan anak-anak mereka tidak akan bisa menyelamatkan mereka dari azab Allah -Ta'ālā- pada hari Kiamat kelak apabila azab itu menimpa mereka.

• النصر حقيقة لا يتعلق بمجرد العدد والعُدة، وانما بتأييد الله تعالى وعونه.
· Kemenangan adalah kenyataan yang tidak berhubungan langsung dengan jumlah personil dan peralatan perang belaka, melainkan berkaitan dengan dukungan dan pertolongan Allah -Ta'ālā-.

• زَيَّن الله تعالى للناس أنواعًا من شهوات الدنيا ليبتليهم، وليعلم تعالى من يقف عند حدوده ممن يتعداها.
· Allah -Ta'ālā- menghiasi hidup manusia dengan beragam kesenangan duniawi untuk menguji mereka dan mengetahui siapa yang berhenti pada batas-batasnya dan siapa yang melanggarnya.

• كل نعيم الدنيا ولذاتها قليل زائل، لا يقاس بما في الآخرة من النعيم العظيم الذي لا يزول.
· Semua kenikmatan dan kelezatan dunia adalah sedikit dan sementara, tidak bisa dibandingkan dengan kenikmatan di akhirat yang sangat besar dan kekal.

ٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَآ إِنَّنَآ ءَامَنَّا فَٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ
Penghuni surga itu ialah orang-orang yang memanjatkan doa kepada Tuhan mereka, “Ya Tuhan kami! Sesungguhnya kami beriman kepada-Mu dan kepada apa yang Engkau turunkan kepada rasul-rasul-Mu, serta mengikuti syariat-Mu, maka ampunilah dosa-dosa yang telah kami perbuat dan hindarkanlah kami dari azab neraka.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ٱلصَّٰبِرِينَ وَٱلصَّٰدِقِينَ وَٱلۡقَٰنِتِينَ وَٱلۡمُنفِقِينَ وَٱلۡمُسۡتَغۡفِرِينَ بِٱلۡأَسۡحَارِ
Mereka adalah orang-orang yang sabar dalam melaksanakan ketaatan dan meninggalkan keburukan serta sabar dalam menghadapi cobaan yang menimpa mereka. Mereka senantiasa jujur di dalam ucapan dan tindakan mereka, taat sepenuhnya kepada Allah, menginfakkan harta mereka di jalan Allah, dan mereka adalah orang-orang yang rajin memohon ampun kepada Allah di penghujung malam karena doa yang dipanjatkan pada waktu itu mudah dikabulkan, dan pada waktu itu hati manusia masih kosong dari berbagai kesibukan.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
شَهِدَ ٱللَّهُ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ وَأُوْلُواْ ٱلۡعِلۡمِ قَآئِمَۢا بِٱلۡقِسۡطِۚ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ
Allah bersaksi bahwasanya Dialah ilah yang berhak disembah, tanpa selain-Nya. Hal itu didasarkan pada ayat-ayat syariat (Al-Qur`ān) dan ayat-ayat kauniah yang menunjukkan ketuhanan-Nya. Kesaksian itu juga diberikan oleh para malaikat, juga diberikan oleh orang-orang yang berilmu dengan cara memberikan penjelasan tentang keesaan Allah (tauhid) dan menyerukannya kepada manusia. Mereka memberikan kesaksian terbesar, yaitu kesaksian tentang keesaan Allah -Ta'ālā- dan keadilan-Nya dalam menciptakan makhluk-Nya dan menetapkan syariat-Nya. Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Dia Yang Mahaperkasa, yang tidak terkalahkan oleh siapa pun, lagi Mahabijaksana dalam menciptakan makhluk-Nya, mengaturnya dan menetapkan syariat-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلۡإِسۡلَٰمُۗ وَمَا ٱخۡتَلَفَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلۡعِلۡمُ بَغۡيَۢا بَيۡنَهُمۡۗ وَمَن يَكۡفُرۡ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ فَإِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلۡحِسَابِ
Sesungguhnya agama yang diterima di sisi Allah ialah Islam, yaitu ketundukan kepada Allah semata dengan menunjukkan ketaatan dan kepasrahan kepada-Nya melalui ibadah dan keimanan kepada semua rasul hingga rasul penutup, Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- yang menjadi penutup seluruh risalah sehingga tidak ada syariat yang bisa diterima kecuali syariatnya. Tidaklah orang-orang Yahudi dan Nasrani itu berselisih paham dan berpecah belah tentang agama mereka kecuali setelah mereka mendapatkan pengetahuan tentang hal itu karena dorongan rasa dengki dan rakus terhadap kekayaan duniawi. Barang siapa yang kafir kepada ayat-ayat Allah yang diturunkan kepada Rasul-Nya, sesungguhnya Allah Mahacepat penghitungan-Nya bagi orang yang kafir kepada-Nya dan mendustakan rasul-rasul-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَإِنۡ حَآجُّوكَ فَقُلۡ أَسۡلَمۡتُ وَجۡهِيَ لِلَّهِ وَمَنِ ٱتَّبَعَنِۗ وَقُل لِّلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡأُمِّيِّـۧنَ ءَأَسۡلَمۡتُمۡۚ فَإِنۡ أَسۡلَمُواْ فَقَدِ ٱهۡتَدَواْۖ وَّإِن تَوَلَّوۡاْ فَإِنَّمَا عَلَيۡكَ ٱلۡبَلَٰغُۗ وَٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِٱلۡعِبَادِ
Apabila mereka mendebatmu -wahai Rasul- tentang kebenaran yang diturunkan kepadamu maka jawablah mereka dengan mengatakan, “Aku dan orang-orang mukmin yang mengikutiku berserah diri kepada Allah -Ta'ālā-.” Dan katakanlah -wahai Rasul- kepada Ahli Kitab dan orang-orang musyrik, “Apakah kalian mau berserah diri kepada Allah secara ikhlas dan mau mengikuti agama yang kubawa?” Jika mereka mau berserah diri kepada Allah dan mengikuti syariatmu, berarti mereka telah mengikuti jalan yang benar. Tetapi jika mereka berpaling dari Islam, maka tugasmu hanyalah menyampaikan risalah yang engkau bawa, dan urusan mereka dikembalikan kepada Allah. Dia Maha Melihat kondisi hamba-hamba-Nya dan akan memberikan balasan kepada setiap orang menurut perbuatannya masing-masing.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ ٱلَّذِينَ يَكۡفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَيَقۡتُلُونَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ بِغَيۡرِ حَقّٖ وَيَقۡتُلُونَ ٱلَّذِينَ يَأۡمُرُونَ بِٱلۡقِسۡطِ مِنَ ٱلنَّاسِ فَبَشِّرۡهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah yang Dia turunkan kepada mereka, membunuh nabi-nabi mereka tanpa hak, yakni secara kejam dan semena-mena, dan membunuh orang-orang yang menyerukan keadilan, yakni yang melakukan amar makruf dan nahi mungkar, berikanlah kabar gembira kepada orang-orang kafir yang haus darah itu akan adanya azab yang pedih.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ حَبِطَتۡ أَعۡمَٰلُهُمۡ فِي ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةِ وَمَا لَهُم مِّن نَّٰصِرِينَ
Orang-orang semacam itu telah menggugurkan (pahala) amalnya. Oleh sebab itu, mereka tidak akan mendapatkan manfaatnya, baik di dunia maupun di akhirat karena mereka tidak beriman kepada Allah, dan mereka tidak akan mendapatkan penolong yang dapat melindungi mereka dari azab Allah.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• من أعظم ما يُكفِّر الذنوب ويقي عذاب النار الإيمان بالله تعالى واتباع ما جاء به الرسول صلى الله عليه وسلم.
· Salah satu faktor terpenting yang dapat menghapus dosa-dosa dan melindungi diri dari siksa neraka ialah iman kepada Allah -Ta'ālā- dan mengikuti agama yang dibawa oleh Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.

• أعظم شهادة وحقيقة هي ألوهية الله تعالى ولهذا شهد الله بها لنفسه، وشهد بها ملائكته، وشهد بها أولو العلم ممن خلق.
· Kesaksian dan kenyataan terbesar ialah kesaksian tentang ketuhanan Allah -Ta'ālā-. Oleh karena itulah, Allah bersaksi bahwa diri-Nya adalah satu-satunya tuhan yang berhak disembah. Kesaksian itu juga diberikan oleh para malaikat dan orang-orang yang berilmu.

• البغي والحسد من أعظم أسباب النزاع والصرف عن الحق.
· Permusuhan dan iri dengki merupakan salah satu penyebab terbesar terjadinya pertikaian dan berpaling dari kebenaran.

أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ أُوتُواْ نَصِيبٗا مِّنَ ٱلۡكِتَٰبِ يُدۡعَوۡنَ إِلَىٰ كِتَٰبِ ٱللَّهِ لِيَحۡكُمَ بَيۡنَهُمۡ ثُمَّ يَتَوَلَّىٰ فَرِيقٞ مِّنۡهُمۡ وَهُم مُّعۡرِضُونَ
Tidakkah engkau -wahai Nabi- melihat keadaan orang-orang Yahudi yang Allah berikan bagian dari ilmu melalui Kitab Taurat yang memuat kabar tentang kenabianmu? Mereka diajak kembali kepada kitab Allah, Taurat, untuk mencari dalil yang dapat memutuskan apa yang mereka perselisihkan. Kemudian sebagian dari ulama dan pemimpin mereka menolak dan berpaling dari ketentuan hukumnya karena tidak sejalan dengan selera hawa nafsu mereka. Seharusnya -ketika mereka mengaku mengikuti kitab suci Taurat- mereka menjadi orang-orang yang paling bersemangat untuk mencari kepastian hukum padanya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَالُواْ لَن تَمَسَّنَا ٱلنَّارُ إِلَّآ أَيَّامٗا مَّعۡدُودَٰتٖۖ وَغَرَّهُمۡ فِي دِينِهِم مَّا كَانُواْ يَفۡتَرُونَ
Penolakan dan keengganan menerima kebenaran itu terjadi karena mereka merasa bahwa api neraka tidak akan menyentuh mereka kelak pada hari Kiamat kecuali beberapa hari saja, kemudian mereka akan masuk ke dalam surga. Perasaan semacam itu -yang mereka buat-buat secara dusta- mendorong mereka untuk berani menentang Allah dan agama-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَكَيۡفَ إِذَا جَمَعۡنَٰهُمۡ لِيَوۡمٖ لَّا رَيۡبَ فِيهِ وَوُفِّيَتۡ كُلُّ نَفۡسٖ مَّا كَسَبَتۡ وَهُمۡ لَا يُظۡلَمُونَ
Lalu bagaimana keadaan dan penyesalan mereka? Tentu akan sangat buruk sekali karena Kami akan mengumpulkan mereka untuk menghadapi penghitungan amal pada hari yang tidak diragukan kebenarannya, yaitu hari Kiamat, dan setiap orang akan diberikan balasan yang sesuai dengan amal perbuatannya masing-masing. Tidak ada yang dizalimi dengan dikurangi kebaikannya maupun ditambah keburukannya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قُلِ ٱللَّهُمَّ مَٰلِكَ ٱلۡمُلۡكِ تُؤۡتِي ٱلۡمُلۡكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ ٱلۡمُلۡكَ مِمَّن تَشَآءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُۖ بِيَدِكَ ٱلۡخَيۡرُۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ
Ucapkanlah -wahai Rasul- untuk memuji dan mengagungkan Tuhanmu, “Ya Allah! Engkaulah pemilik semua kerajaan yang ada di dunia dan di akhirat. Engkau memberikan kerajaan kepada siapa saja yang Engkau kehendaki dari kalangan makhluk-Mu, dan mencabutnya dari siapa saja yang Engkau kehendaki. Engkau memuliakan siapa saja yang Engkau kehendaki, dan menghinakan siapa saja yang Engkau kehendaki. Semua itu berdasarkan kebijaksanaan dan keadilan-Mu. Hanya di tangan-Mulah seluruh kebajikan, dan Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
تُولِجُ ٱلَّيۡلَ فِي ٱلنَّهَارِ وَتُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِي ٱلَّيۡلِۖ وَتُخۡرِجُ ٱلۡحَيَّ مِنَ ٱلۡمَيِّتِ وَتُخۡرِجُ ٱلۡمَيِّتَ مِنَ ٱلۡحَيِّۖ وَتَرۡزُقُ مَن تَشَآءُ بِغَيۡرِ حِسَابٖ
Salah satu wujud kekuasaan-Mu ialah Engkau memasukkan malam ke dalam siang sehingga waktunya menjadi panjang, dan memasukkan siang ke dalam malam sehingga waktunya menjadi panjang. Engkau mengeluarkan sesuatu yang hidup dari sesuatu yang mati, seperti menetapkan kelahiran seorang mukmin dari orang kafir dan mengeluarkan tanaman dari biji, dan Engkau mengeluarkan sesuatu yang mati dari sesuatu yang hidup, seperti menetapkan kelahiran seorang kafir dari orang mukmin, dan mengeluarkan telur dari induk ayam. Engkau memberikan rezeki yang luas kepada siapa saja yang Engkau kehendaki tanpa perkiraan dan hitungan.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
لَّا يَتَّخِذِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ٱلۡكَٰفِرِينَ أَوۡلِيَآءَ مِن دُونِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَۖ وَمَن يَفۡعَلۡ ذَٰلِكَ فَلَيۡسَ مِنَ ٱللَّهِ فِي شَيۡءٍ إِلَّآ أَن تَتَّقُواْ مِنۡهُمۡ تُقَىٰةٗۗ وَيُحَذِّرُكُمُ ٱللَّهُ نَفۡسَهُۥۗ وَإِلَى ٱللَّهِ ٱلۡمَصِيرُ
Janganlah kamu -wahai orang-orang mukmin- menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin-pemimpin yang kalian cintai dan kalian bela dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa yang melakukan hal itu maka ia telah berlepas diri dari Allah dan Allah pun telah berlepas diri darinya, kecuali jika kalian berada di wilayah kekuasaan mereka sehingga kalian mencemaskan keselamatan diri kalian maka tidak ada salahnya apabila kalian menghindari kejahatan mereka dengan menunjukkan kelembutan dalam berbicara dan keramahan dalam bersikap, dengan tetap menyimpan rasa permusuhan dengan mereka. Allah memperingatkan kalian agar takut kepada-Nya, dan janganlah kalian menjerumuskan diri kalian ke dalam murka-Nya dengan cara melakukan perbuatan maksiat. Hanya kepada Allahlah tempat kembalinya seluruh makhluk di hari Kiamat untuk menerima balasan atas amal perbuatan mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قُلۡ إِن تُخۡفُواْ مَا فِي صُدُورِكُمۡ أَوۡ تُبۡدُوهُ يَعۡلَمۡهُ ٱللَّهُۗ وَيَعۡلَمُ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ
Katakanlah -wahai Nabi-, “Jika kalian menyembunyikan sesuatu yang dilarang oleh Allah di dalam dadamu, seperti berteman setia dengan orang-orang kafir, atau memperlihatkannya, niscaya Allah mengetahuinya. Tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya. Dia mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi, dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang tidak dapat dilakukan-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• أن التوفيق والهداية من الله تعالى، والعلم - وإن كثر وبلغ صاحبه أعلى المراتب - إن لم يصاحبه توفيق الله لم ينتفع به المرء.
· Sesungguhnya taufik (bimbingan) dan hidayah (petunjuk) berasal dari Allah -Ta'ālā-, sehingga sebanyak apa pun ilmu yang dimiliki seseorang tidak akan bermanfaat baginya bila tanpa disertai taufik dari Allah.

• أن الملك لله تعالى، فهو المعطي المانع، المعز المذل، بيده الخير كله، وإليه يرجع الأمر كله، فلا يُسأل أحد سواه.
· Sesungguhnya semua kerajaan (kekuasaan) adalah milik Allah -Ta'ālā-. Dialah yang berhak memberikan dan menahannya, yang memuliakan seseorang dan menghinakannya, dan di tangan-Nyalah segala macam kebaikan. Hanya kepada-Nya segala sesuatu akan dikembalikan sehingga tidak ada seorang pun yang patut dimintai sesuatu selain Dia.

• خطورة تولي الكافرين، حيث توعَّد الله فاعله بالبراءة منه وبالحساب يوم القيامة.
· Bahayanya menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin, yaitu Allah telah mengancam pelakunya untuk berlepas diri darinya dan memperhitungkannya pada hari Kiamat.

يَوۡمَ تَجِدُ كُلُّ نَفۡسٖ مَّا عَمِلَتۡ مِنۡ خَيۡرٖ مُّحۡضَرٗا وَمَا عَمِلَتۡ مِن سُوٓءٖ تَوَدُّ لَوۡ أَنَّ بَيۡنَهَا وَبَيۡنَهُۥٓ أَمَدَۢا بَعِيدٗاۗ وَيُحَذِّرُكُمُ ٱللَّهُ نَفۡسَهُۥۗ وَٱللَّهُ رَءُوفُۢ بِٱلۡعِبَادِ
Pada hari Kiamat nanti setiap orang akan menemukan kebaikan yang pernah dikerjakannya secara nyata tanpa ada yang dikurangi sedikit pun. Sebaliknya, setiap orang yang melakukan keburukan berandai-andai sekiranya ada masa yang panjang antara dirinya dengan keburukannya tersebut. Akan tetapi, mana mungkin ia bisa mendapatkan apa yang diandai-andaikannya itu?! Allah memperingatkan kalian agar takut kepada-Nya maka janganlah kalian menjerumuskan diri kalian ke dalam murka-Nya dengan melakukan perbuatan dosa. Allah Maha Penyantun bagi hamba-hamba-Nya karena itulah Dia memperingatkan dan menakut-nakuti mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قُلۡ إِن كُنتُمۡ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِي يُحۡبِبۡكُمُ ٱللَّهُ وَيَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡۚ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ
Katakanlah -wahai Rasul-, “Jika kalian benar-benar mencintai Allah maka ikutilah ajaran yang kubawa secara lahir dan batin, niscaya kalian akan mendapatkan cinta Allah, dan Dia akan mengampuni dosa-dosa kalian. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang bertobat.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قُلۡ أَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَۖ فَإِن تَوَلَّوۡاْ فَإِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلۡكَٰفِرِينَ
Katakanlah -wahai Nabi-, “Taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasul-Nya dengan cara menjalankan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya.” Apabila mereka berpaling dari hal itu, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir yang melanggar perintah-Nya dan perintah Rasul-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
۞ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰٓ ءَادَمَ وَنُوحٗا وَءَالَ إِبۡرَٰهِيمَ وَءَالَ عِمۡرَٰنَ عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ
Sesungguhnya Allah telah memilih Adam -'alaihissalām- dan memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadanya. Lalu Allah memilih Nuh dan menjadikannya sebagai rasul pertama untuk penduduk bumi. Lalu Allah memilih Ibrahim dan menjadikan derajat kenabian tetap berada di dalam jajaran keturunannya, dan Allah juga memilih Āli 'Imrān (keluarga 'Imrān). Allah telah memilih mereka semua dan memberi mereka kelebihan atas orang-orang yang hidup pada zaman mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ذُرِّيَّةَۢ بَعۡضُهَا مِنۢ بَعۡضٖۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Orang-orang tersebut, yakni para nabi dan keturunan mereka yang mengikuti jalan mereka adalah keturunan yang sambung-menyambung satu sama lain dalam menauhidkan Allah dan mengerjakan amal saleh. Mereka saling mewarisi akhlak-akhlak yang mulia dan sifat-sifat yang terhormat. Allah Maha Mendengar ucapan hamba-hamba-Nya, lagi Maha Mengetahui perbuatan mereka. Oleh karena itulah, Allah mengistimewakan dan memilih siapa yang Dia kehendaki di antara mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِذۡ قَالَتِ ٱمۡرَأَتُ عِمۡرَٰنَ رَبِّ إِنِّي نَذَرۡتُ لَكَ مَا فِي بَطۡنِي مُحَرَّرٗا فَتَقَبَّلۡ مِنِّيٓۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ
Ingatlah -wahai Rasul- ketika istri 'Imrān, ibunya Maryam -'alaihassalām- berkata, “Ya Tuhanku! Sesungguhnya aku telah mewajibkan diriku untuk menjadikan anak yang kukandung di dalam perutku ini sebagai anak yang hanya mengabdi kepada-Mu, terbebas dari segala sesuatu (urusan duniawi) dan menjadi pelayan rumah-Mu. Oleh karena itu, terimalah amal ini dariku. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doaku dan Maha Mengetahui niatku.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَلَمَّا وَضَعَتۡهَا قَالَتۡ رَبِّ إِنِّي وَضَعۡتُهَآ أُنثَىٰ وَٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا وَضَعَتۡ وَلَيۡسَ ٱلذَّكَرُ كَٱلۡأُنثَىٰۖ وَإِنِّي سَمَّيۡتُهَا مَرۡيَمَ وَإِنِّيٓ أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ ٱلشَّيۡطَٰنِ ٱلرَّجِيمِ
Setelah usia kehamilannya sempurna, ia pun melahirkan anaknya, lalu memohon ampunan kepada Allah -karena sebelumnya dia berharap anak yang lahir anak laki-laki- dengan mengatakan, “Ya Tuhanku! Sesungguhnya aku telah melahirkan anak perempuan.” Padahal, Allah lebih tahu tentang anak yang dilahirkannya dan anak laki-laki yang semula diharapkannya itu tidak seperti anak perempuan yang diberikan kepadanya dalam hal kekuatan dan fisiknya. “Sesungguhnya aku memberinya nama Maryam, dan aku meminta perlindungan kepada-Mu untuk dia dan keturunannya dari gangguan setan yang terusir dari rahmat-Mu.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَتَقَبَّلَهَا رَبُّهَا بِقَبُولٍ حَسَنٖ وَأَنۢبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنٗا وَكَفَّلَهَا زَكَرِيَّاۖ كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيۡهَا زَكَرِيَّا ٱلۡمِحۡرَابَ وَجَدَ عِندَهَا رِزۡقٗاۖ قَالَ يَٰمَرۡيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَاۖ قَالَتۡ هُوَ مِنۡ عِندِ ٱللَّهِۖ إِنَّ ٱللَّهَ يَرۡزُقُ مَن يَشَآءُ بِغَيۡرِ حِسَابٍ
Kemudian Allah menerima nazarnya dengan baik dan menumbuhkan Maryam dengan pertumbuhan yang baik. Allah menjadikan hati hamba-hamba-Nya yang saleh sayang kepadanya dan memberikan hak asuhnya kepada Zakaria -'alaihissalām-. Setiap kali Zakaria menemui Maryam di tempat ibadahnya, dia selalu menemukan rezeki yang baik dan mudah di tempatnya. Lalu Zakaria pun bertanya kepada Maryam, “Wahai Maryam! Dari mana engkau mendapatkan rezeki ini?” Maryam menjawab, “Rezeki ini berasal dari Allah. Sesungguhnya Allah memberikan rezeki yang luas dan tidak terhingga kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• عظم مقام الله وشدة عقوبته تجعل العاقل على حذر من مخالفة أمره تعالى.
· Keagungan kedudukan Allah dan beratnya hukuman-Nya membuat orang yang berakal sehat berhati-hati dari melanggar perintah-Nya.

• برهان المحبة الحقة لله ولرسوله باتباع الشرع أمرًا ونهيًا، وأما دعوى المحبة بلا اتباع فلا تنفع صاحبها.
· Bukti cinta yang sejati kepada Allah dan Rasul-Nya ialah mengikuti syariat agama-Nya, baik berupa perintah maupun larangan. Mengaku cinta tetapi tanpa bukti tidak ada gunanya.

• أن الله تعالى يختار من يشاء من عباده ويصطفيهم للنبوة والعبادة بحكمته ورحمته، وقد يخصهم بآيات خارقة للعادة.
· Allah-Ta'ālā- memilih siapa saja yang dikehendaki-Nya untuk dijadikan seorang nabi atau ahli ibadah dengan kebijaksanaan dan kasih sayang-Nya, dan terkadang Allah memberinya tanda-tanda yang luar biasa (mukjizat).

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُۥۖ قَالَ رَبِّ هَبۡ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةٗ طَيِّبَةًۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ
Ketika melihat rezeki yang Allah -Ta'ālā- berikan kepada Maryam putri 'Imrān dengan cara yang tidak biasa, Zakaria langsung memohon kepada Allah agar dirinya dikaruniai seorang putra, meskipun dia menyadari keadaannya yang sudah tua renta dan istrinya yang mandul. Zakaria lalu berdoa, “Ya Tuhanku! Berilah aku seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa orang yang memanjatkan doa kepada-Mu dan Maha Mengetahui keadaan-Nya.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَنَادَتۡهُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ وَهُوَ قَآئِمٞ يُصَلِّي فِي ٱلۡمِحۡرَابِ أَنَّ ٱللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحۡيَىٰ مُصَدِّقَۢا بِكَلِمَةٖ مِّنَ ٱللَّهِ وَسَيِّدٗا وَحَصُورٗا وَنَبِيّٗا مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Kemudian para malaikat berbicara kepada Zakaria ketika dia sedang berdiri untuk menunaikan salat di tempat ibadahnya seraya berkata, “Sesungguhnya Allah memberikan kabar gembira kepadamu bahwa kamu akan mempunyai seorang anak laki-laki bernama Yahya. Di antara sifatnya adalah dia membenarkan kalimat yang datang dari Allah, yaitu Isa putra Maryam, karena Isa diciptakan secara khusus melalui kalimat Allah. Anak laki-laki ini (Yahya) akan menjadi pemuka kaumnya dalam bidang keilmuan dan ketekunan beribadah. Dia selalu menahan dirinya dari segala macam kesenangan, termasuk kesenangan dengan wanita. Dia berkonsentrasi penuh dalam beribadah kepada Tuhannya dan dia adalah seorang nabi yang menjadi bagian dari orang-orang yang saleh.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قَالَ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي غُلَٰمٞ وَقَدۡ بَلَغَنِيَ ٱلۡكِبَرُ وَٱمۡرَأَتِي عَاقِرٞۖ قَالَ كَذَٰلِكَ ٱللَّهُ يَفۡعَلُ مَا يَشَآءُ
Tatkala para malaikat memberikan kabar gembira tentang Yahya, Zakaria berkata, “Ya Rabb-ku! Bagaimana aku bisa punya anak setelah aku menjadi tua renta, sedangkan istriku mandul tidak bisa beranak?” Allah menjawab ucapan Zakaria, “Perumpamaan penciptaan Yahya pada saat usiamu sudah tua dan istrimu mandul sama seperti Dia menciptakan apa saja yang dikehendaki-Nya yang tidak seperti biasanya karena Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Dia melakukan apa saja yang dikehendaki-Nya berdasarkan kebijaksanaan dan pengetahuan-Nya.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قَالَ رَبِّ ٱجۡعَل لِّيٓ ءَايَةٗۖ قَالَ ءَايَتُكَ أَلَّا تُكَلِّمَ ٱلنَّاسَ ثَلَٰثَةَ أَيَّامٍ إِلَّا رَمۡزٗاۗ وَٱذۡكُر رَّبَّكَ كَثِيرٗا وَسَبِّحۡ بِٱلۡعَشِيِّ وَٱلۡإِبۡكَٰرِ
Zakaria berkata, “Ya Tuhanku! Berilah aku tanda yang menunjukkan bahwa istriku hamil dariku.” Allah menjawab, “Tanda-tanda yang engkau minta ialah engkau tidak bisa berbicara kepada manusia selama 3 hari 3 malam, kecuali dengan bahasa isyarat atau sejenisnya, padahal tidak ada yang sakit pada dirimu. Oleh sebab itu, perbanyaklah membaca zikir dan bertasbih di sore dan pagi hari.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَإِذۡ قَالَتِ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ يَٰمَرۡيَمُ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰكِ وَطَهَّرَكِ وَٱصۡطَفَىٰكِ عَلَىٰ نِسَآءِ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Ingatlah -wahai Rasul- ketika para malaikat berkata kepada Maryam -'alaihassalām-, “Sesungguhnya Allah telah memilihmu karena engkau memiliki sifat-sifat terpuji. Dia telah menyucikanmu dari berbagai kekurangan, dan memilihmu di antara wanita-wanita lain yang ada di masamu.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
يَٰمَرۡيَمُ ٱقۡنُتِي لِرَبِّكِ وَٱسۡجُدِي وَٱرۡكَعِي مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ
Wahai Maryam! Perpanjanglah berdiri di waktu salat, bersujudlah kepada Tuhanmu, dan rukuklah kepada-Nya bersama orang-orang yang rukuk di antara hamba-hamba-Nya yang saleh!”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ذَٰلِكَ مِنۡ أَنۢبَآءِ ٱلۡغَيۡبِ نُوحِيهِ إِلَيۡكَۚ وَمَا كُنتَ لَدَيۡهِمۡ إِذۡ يُلۡقُونَ أَقۡلَٰمَهُمۡ أَيُّهُمۡ يَكۡفُلُ مَرۡيَمَ وَمَا كُنتَ لَدَيۡهِمۡ إِذۡ يَخۡتَصِمُونَ
Kisah tentang Zakaria dan Maryam -'alaihimassalām- tersebut adalah bagian dari perkara gaib yang Kami wahyukan kepadamu -wahai Rasul-. Engkau tidak berada di antara para ulama dan orang-orang saleh yang ketika itu berseteru tentang siapa yang paling berhak mengasuh Maryam, sampai akhirnya mereka terpaksa menggunakan undian. Mereka melempar pena masing-masing dan pena Zakaria -'alaihissalām- menjadi pemenangnya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِذۡ قَالَتِ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ يَٰمَرۡيَمُ إِنَّ ٱللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٖ مِّنۡهُ ٱسۡمُهُ ٱلۡمَسِيحُ عِيسَى ٱبۡنُ مَرۡيَمَ وَجِيهٗا فِي ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةِ وَمِنَ ٱلۡمُقَرَّبِينَ
Ingatlah -wahai Rasul- ketika para malaikat berkata, “Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah memberikan kabar gembira kepadamu tentang anak yang Dia ciptakan tanpa seorang ayah, melainkan dengan kalimat dari Allah, yaitu dengan mengatakan, ‘Jadilah!’, maka jadilah seorang anak dengan izin Allah. Nama anak itu ialah Almasih Isa bin Maryam. Dia memiliki kedudukan yang tinggi di dunia dan di akhirat dan dia termasuk orang-orang yang didekatkan kepada Allah -Ta'ālā-.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• عناية الله تعالى بأوليائه، فإنه سبحانه يجنبهم السوء، ويستجيب دعاءهم.
· Perhatian Allah -Ta'ālā- kepada wali-wali-Nya dengan menjauhkan mereka dari keburukan dan mengabulkan doa mereka.

• فَضْل مريم عليها السلام حيث اختارها الله على نساء العالمين، وطهَّرها من النقائص، وجعلها مباركة.
· Allah memberikan kelebihan kepada Maryam -'alaihassalām- dengan memilihnya di antara wanita-wanita lainnya. Dia menyucikannya dari berbagai kekurangan dan menjadikannya seorang wanita yang penuh berkah.

• كلما عظمت نعمة الله على العبد عَظُم ما يجب عليه من شكره عليها بالقنوت والركوع والسجود وسائر العبادات.
· Semakin besar nikmat yang Allah berikan kepada seseorang, semakin besar pula kewajiban orang tersebut untuk bersyukur kepada Allah, dengan banyak berdiri salat, rukuk, sujud dan berbagai ibadah lainnya.

• مشروعية القُرْعة عند الاختلاف فيما لا بَيِّنة عليه ولا قرينة تشير إليه.
· Dibolehkannya menggunakan cara undian ketika terjadi pebedaan pendapat tanpa ada bukti yang mendukungnya dan tidak ada petunjuk yang mengarah kepadanya.

وَيُكَلِّمُ ٱلنَّاسَ فِي ٱلۡمَهۡدِ وَكَهۡلٗا وَمِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Dia (Isa) berbicara kepada manusia ketika masih bayi, sebelum waktunya berbicara. Dia juga berbicara kepada manusia ketika sudah dewasa, setelah kekuatan fisik dan kejantanannya sempurna. Dia berbicara kepada mereka tentang ajaran yang berisi seruan untuk memperbaiki urusan agama dan urusan dunia mereka dan dia termasuk orang-orang saleh dalam berbicara dan bertindak.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قَالَتۡ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي وَلَدٞ وَلَمۡ يَمۡسَسۡنِي بَشَرٞۖ قَالَ كَذَٰلِكِ ٱللَّهُ يَخۡلُقُ مَا يَشَآءُۚ إِذَا قَضَىٰٓ أَمۡرٗا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
Maryam mengungkapkan keheranannya tentang dirinya yang bisa mempunyai anak tanpa seorang suami dengan mengatakan, “Bagaimana mungkin aku punya anak, sedangkan aku tidak pernah didekati oleh siapa pun, baik secara halal maupun haram?!” Malaikat menjawabnya, “Sama seperti Allah menciptakan anak untukmu tanpa ayah, Dia juga menciptakan apa saja yang dikehendaki-Nya dengan cara yang tidak biasa. Apabila Allah menghendaki sesuatu, Dia cukup mengatakan kepadanya, ‘Jadilah!’, maka jadilah sesuatu itu. Jadi, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi kehendak-Nya."
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَيُعَلِّمُهُ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡحِكۡمَةَ وَٱلتَّوۡرَىٰةَ وَٱلۡإِنجِيلَ
Allah lalu mengajarkan kepadanya tata cara menulis, ketepatan dan kebenaran dalam berbicara dan bertindak. Dia juga mengajarkan kepadanya Kitab Taurat yang diturunkan kepada Musa -'alaihissalām- dan mengajarkan kepadanya Kitab Injil yang akan diturunkan kepada dirinya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَرَسُولًا إِلَىٰ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ أَنِّي قَدۡ جِئۡتُكُم بِـَٔايَةٖ مِّن رَّبِّكُمۡ أَنِّيٓ أَخۡلُقُ لَكُم مِّنَ ٱلطِّينِ كَهَيۡـَٔةِ ٱلطَّيۡرِ فَأَنفُخُ فِيهِ فَيَكُونُ طَيۡرَۢا بِإِذۡنِ ٱللَّهِۖ وَأُبۡرِئُ ٱلۡأَكۡمَهَ وَٱلۡأَبۡرَصَ وَأُحۡيِ ٱلۡمَوۡتَىٰ بِإِذۡنِ ٱللَّهِۖ وَأُنَبِّئُكُم بِمَا تَأۡكُلُونَ وَمَا تَدَّخِرُونَ فِي بُيُوتِكُمۡۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗ لَّكُمۡ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ
Allah juga menjadikannya rasul bagi Bani Israil. Dia mengatakan kepada mereka, “Sesungguhnya aku adalah utusan Allah untuk kalian. Aku datang kepada kalian dengan membawa tanda-tanda yang menunjukkan kebenaran kenabianku, yaitu aku bisa membuat sesuatu dari tanah liat dengan bentuk seperti burung kemudian aku tiup benda itu dan langsung berubah menjadi burung hidup dengan izin Allah, aku bisa menyembuhkan orang yang lahir dalam keadaan buta hingga dia bisa melihat dengan jelas, aku bisa menyembuhkan orang yang sakit lepra sehingga kulitnya bisa sembuh seperti sedia kala, dan aku bisa menghidupkan orang yang sudah mati. Semua itu terjadi dengan izin Allah. Aku juga mampu memberitahukan kepada kalian tentang apa yang kalian makan dan apa yang kalian sembunyikan di rumah kalian. Sesungguhnya hal-hal ajaib yang saya sebutkan pada kalian ini, yang tidak mampu dilakukan oleh manusia; benar-benar mengandung tanda-tanda yang nyata bahwa aku adalah utusan Allah untuk kalian, jika kalian menginginkan iman dan percaya kepada bukti kebenaran.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَمُصَدِّقٗا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيَّ مِنَ ٱلتَّوۡرَىٰةِ وَلِأُحِلَّ لَكُم بَعۡضَ ٱلَّذِي حُرِّمَ عَلَيۡكُمۡۚ وَجِئۡتُكُم بِـَٔايَةٖ مِّن رَّبِّكُمۡ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Aku juga datang kepada kalian seraya membenarkan Kitab Taurat yang turun sebelumku. Aku datang kepada kalian untuk menghalalkan sebagian dari apa yang tadinya diharamkan, dalam rangka memberikan kemudahan dan keringanan kepada kalian. Aku juga datang dengan membawa hujah yang nyata terkait kebenaran ajaran yang kusampaikan kepada kalian. Oleh sebab itu, bertakwalah kalian kepada Allah dengan cara menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, dan taatlah kalian kepadaku terkait ajaran yang kusampaikan kepada kalian.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ ٱللَّهَ رَبِّي وَرَبُّكُمۡ فَٱعۡبُدُوهُۚ هَٰذَا صِرَٰطٞ مُّسۡتَقِيمٞ
Hal itu karena Allah adalah Tuhanku dan Tuhan kalian. Dialah satu-satu-Nya tuhan yang berhak diberikan ketaatan dan ketakwaan maka sembahlah Dia semata. Perintah yang kuberikan kepadamu ini, yaitu menyembah dan bertakwa kepada Allah semata adalah jalan lurus yang tidak bengkok sama sekali.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
۞ فَلَمَّآ أَحَسَّ عِيسَىٰ مِنۡهُمُ ٱلۡكُفۡرَ قَالَ مَنۡ أَنصَارِيٓ إِلَى ٱللَّهِۖ قَالَ ٱلۡحَوَارِيُّونَ نَحۡنُ أَنصَارُ ٱللَّهِ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّا مُسۡلِمُونَ
Kemudian tatkala Isa -'alaihissalām- mengetahui kekerasan hati mereka untuk mempertahankan kekafiran, dia berkata kepada Bani Israil, “Siapa yang mau menolongku dalam berdakwah kepada Allah?” Lalu para pengikutnya yang setia menjawab, “Kami adalah penolong-penolong agama Allah. Kami beriman kepada Allah dan mengikuti jejakmu, dan saksikanlah -wahai Isa- bahwa kami tunduk kepada Allah dengan cara mengesakan-Nya dan menaati-Nya.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• شرف الكتابة والخط وعلو منزلتهما، حيث بدأ الله تعالى بذكرهما قبل غيرهما.
· Kemuliaan menulis dan tulisan, serta agungnya kedudukan keduanya karena Allah -Ta'ālā- menyebut kedua hal itu sebelum yang lain.

• من سنن الله تعالى أن يؤيد رسله بالآيات الدالة على صدقهم، مما لا يقدر عليه البشر.
· Salah satu sunatullah ialah bahwa Allah senantiasa mendukung para rasul-Nya dengan mukjizat-mukjizat yang menjadi bukti tentang kebenaran mereka dan tidak bisa dilakukan oleh manusia biasa.

• جاء عيسى بالتخفيف على بني إسرائيل فيما شُدِّد عليهم في بعض شرائع التوراة، وفي هذا دلالة على وقوع النسخ بين الشرائع.
· Isa datang kepada Bani Israil dengan membawa keringanan bagi mereka terkait beberapa ketentuan syariat Taurat yang berat bagi mereka. Ini menunjukkan adanya proses penasakhan di antara syariat.

رَبَّنَآ ءَامَنَّا بِمَآ أَنزَلۡتَ وَٱتَّبَعۡنَا ٱلرَّسُولَ فَٱكۡتُبۡنَا مَعَ ٱلشَّٰهِدِينَ
Orang-orang Hawari (pengikut setia Isa) juga berkata, “Ya Tuhan kami! Kami beriman kepada Kitab Injil yang telah Engkau turunkan dan kami pun mengikuti Isa -'alaihissalām-. Oleh karena itu, masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang bersaksi dengan benar dan beriman kepada-Mu dan kepada para rasul-Mu.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَمَكَرُواْ وَمَكَرَ ٱللَّهُۖ وَٱللَّهُ خَيۡرُ ٱلۡمَٰكِرِينَ
Orang-orang kafir dari Bani Israil membuat tipu daya, yaitu mereka berusaha membunuh Isa -'alaihissalām-. Tetapi Allah membalas tipu daya mereka itu dengan membiarkan mereka di dalam kesesatan, serta merubah rupa laki-laki lain agar mirip dengan Isa -'alaihissalām-. Sungguh, Allah adalah sebaik-baik pembalas tipu daya karena tidak ada tipu daya yang lebih hebat dari tipu daya Allah terhadap musuh-musuh-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِذۡ قَالَ ٱللَّهُ يَٰعِيسَىٰٓ إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَجَاعِلُ ٱلَّذِينَ ٱتَّبَعُوكَ فَوۡقَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِۖ ثُمَّ إِلَيَّ مَرۡجِعُكُمۡ فَأَحۡكُمُ بَيۡنَكُمۡ فِيمَا كُنتُمۡ فِيهِ تَخۡتَلِفُونَ
Allah juga membalas tipu daya mereka ketika Dia berfirman kepada Isa -'alaihissalām-, “Wahai Isa! Sesungguhnya Aku menggenggam nyawamu tanpa kematian, mengangkat tubuh dan ruhmu kepada-Ku, menyucikanmu dari kekejian orang-orang yang kafir kepadamu dan menjauhkanmu dari mereka, serta menjadikan orang-orang yang mengikutimu berada dalam agama yang benar -salah satunya ialah beriman kepada Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, mengungguli orang-orang yang kafir kepadamu dengan bukti kebenaran dan kemuliaan sampai hari Kiamat. Hanya kepada-Ku kalian akan kembali di hari Kiamat, kemudian Aku berikan keputusan kepada kalian atas perselisihan yang terjadi di antara kalian.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَأَمَّا ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فَأُعَذِّبُهُمۡ عَذَابٗا شَدِيدٗا فِي ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةِ وَمَا لَهُم مِّن نَّٰصِرِينَ
Adapun orang-orang yang kafir terhadapmu dan terhadap kebenaran yang engkau bawa kepada mereka maka Aku akan menyiksa mereka dengan siksa yang berat di dunia dalam bentuk pembunuhan, penawanan, penistaan dan semisalnya, dan di akhirat dalam bentuk bentuk azab neraka. Sungguh, mereka tidak memiliki penolong yang dapat melindungi mereka dari azab tersebut.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَيُوَفِّيهِمۡ أُجُورَهُمۡۗ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ ٱلظَّٰلِمِينَ
Adapun orang-orang yang beriman kepadamu dan kepada kebenaran yang engkau bawa kepada mereka dan mereka mau melaksanakan amal saleh, seperti salat, zakat, puasa, menjalin persaudaraan dan lain-lain maka Allah akan memberi mereka ganjaran atas amal perbuatan itu secara sempurna, tanpa ada pengurangan sedikit pun."
Pembicaraan tentang para pengikut Isa Almasih ini adalah sebelum pengutusan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- yang telah dikabarkan sendiri oleh Almasih. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim. Salah satu kezaliman yang paling besar ialah menyekutukan Allah -Ta'ālā- dan mendustakan para rasul-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ذَٰلِكَ نَتۡلُوهُ عَلَيۡكَ مِنَ ٱلۡأٓيَٰتِ وَٱلذِّكۡرِ ٱلۡحَكِيمِ
Kisah tentang Isa yang telah Kami bacakan kepadamu itu adalah bagian dari tanda-tanda nyata yang menunjukkan kebenaran wahyu (Al-Qur`ān) yang diturunkan kepadamu dan Al-Qur`ān itu adalah peringatan bagi orang-orang yang bertakwa dan merupakan sesuatu yang muḥkam (pasti) yang tidak disusupi kebatilan.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ ٱللَّهِ كَمَثَلِ ءَادَمَۖ خَلَقَهُۥ مِن تُرَابٖ ثُمَّ قَالَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
Sesungguhnya penciptaan Isa -'alaihissalām- itu bagi Allah sama seperti penciptaan Adam yang diciptakan dari tanah, tanpa ayah dan tanpa ibu. Allah hanya berfirman kepadanya, “Jadilah kamu manusia!” maka jadilah ia seperti apa yang dikehendaki-Nya. Jadi, bagaimana mungkin kamu menganggap dia (Isa) sebagai tuhan dengan alasan bahwa dia diciptakan tanpa ayah. Sementara mereka mengakui bahwa Adam adalah manusia biasa. Padahal Adam diciptakan tanpa ayah dan tanpa ibu?!
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّكَ فَلَا تَكُن مِّنَ ٱلۡمُمۡتَرِينَ
Fakta yang tidak diragukan kebenarannya tentang Isa ialah keterangan yang turun kepadamu dari Tuhanmu. Oleh sebab itu, janganlah kamu termasuk orang-orang yang bimbang dan ragu-ragu. Engkau harus teguh pendirian terhadap kebenaran yang engkau yakini.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَمَنۡ حَآجَّكَ فِيهِ مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَكَ مِنَ ٱلۡعِلۡمِ فَقُلۡ تَعَالَوۡاْ نَدۡعُ أَبۡنَآءَنَا وَأَبۡنَآءَكُمۡ وَنِسَآءَنَا وَنِسَآءَكُمۡ وَأَنفُسَنَا وَأَنفُسَكُمۡ ثُمَّ نَبۡتَهِلۡ فَنَجۡعَل لَّعۡنَتَ ٱللَّهِ عَلَى ٱلۡكَٰذِبِينَ
Bila ada yang membantahmu -wahai Rasul- dari kalangan orang-orang Nasrani Najran tentang Isa yang menganggap bahwa dia bukan hamba Allah setelah engkau mendapatkan pengetahuan yang benar tentang dia maka katakanlah kepada mereka, “Mari kita panggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri kamu, golongan laki-laki kami dan golongan laki-laki kamu, dan kita berkumpul di satu tempat, kemudian kita bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah agar Dia menurunkan laknat-Nya kepada siapa yang berbohong di antara kami dan kamu.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• من كمال قدرته تعالى أنه يعاقب من يمكر بدينه وبأوليائه، فيمكر بهم كما يمكرون.
· Salah satu kesempurnaan kekuasaan Allah -Ta'ālā- ialah Dia menghukum orang-orang yang membuat tipu daya terhadap agama-Nya dan para wali-Nya. Dia membalas tipu daya mereka dengan tipu daya yang lebih dahsyat.

• بيان المعتقد الصحيح الواجب في شأن عيسى عليه السلام، وبيان موافقته للعقل فهو ليس بدعًا في الخلقة، فآدم المخلوق من غير أب ولا أم أشد غرابة والجميع يؤمن ببشريته.
· Penjelasan tentang akidah (keyakinan) yang benar dan wajib diyakini tentang Isa -'alaihissalām- serta cara pemaparannya yang sesuai dengan logika. Dia bukanlah yang pertama dalam hal penciptaannya (yang tidak lazim). Adam yang merupakan ciptaan tanpa ada ayah dan ibu lebih aneh lagi, tapi semua manusia sepakat bahwa ia adalah manusia.

• مشروعية المُباهلة بين المتنازعين على الصفة التي وردت بها الآية الكريمة.
· Kebolehan melakukan Mubāhalah di antara dua kelompok yang berselisih paham dengan cara seperti yang dijelaskan di dalam ayat yang mulia.

إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ ٱلۡقَصَصُ ٱلۡحَقُّۚ وَمَا مِنۡ إِلَٰهٍ إِلَّا ٱللَّهُۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ
Sesungguhnya apa yang Kami ceritakan tentang Isa -'alaihissalām- ini adalah berita yang benar, tidak ada kebohongan dan keraguan terhadapnya. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata. Sesungguhnya Allahlah Yang Mahaperkasa di dalam kerajaan-Nya, lagi Mahabijaksana dalam pengaturan dan perintah-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَإِن تَوَلَّوۡاْ فَإِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمُۢ بِٱلۡمُفۡسِدِينَ
Apabila mereka berpaling dari agama yang engkau bawa dan tidak mau mengikutimu, itu adalah bagian dari kerusakan mereka. Allah Maha Mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi dan akan membalas mereka dengan balasan yang setimpal.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قُلۡ يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ تَعَالَوۡاْ إِلَىٰ كَلِمَةٖ سَوَآءِۭ بَيۡنَنَا وَبَيۡنَكُمۡ أَلَّا نَعۡبُدَ إِلَّا ٱللَّهَ وَلَا نُشۡرِكَ بِهِۦ شَيۡـٔٗا وَلَا يَتَّخِذَ بَعۡضُنَا بَعۡضًا أَرۡبَابٗا مِّن دُونِ ٱللَّهِۚ فَإِن تَوَلَّوۡاْ فَقُولُواْ ٱشۡهَدُواْ بِأَنَّا مُسۡلِمُونَ
Katakanlah -wahai Rasul-, “Wahai Ahli Kitab dari kalangan Yahudi dan Nasrani! Marilah kita bersatu pada kalimat keadilan yang sama-sama kita yakini bersama, yaitu kita memurnikan pengabdian hanya kepada Allah; kita tidak perlu menyembah yang lain selain Dia, betapapun tingginya kedudukan dan pangkatnya; dan janganlah sebagian dari kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan-tuhan yang disembah dan ditaati selain Allah.” Jika mereka berpaling dari seruanmu untuk mengikuti kebenaran dan keadilan itu maka katakanlah -wahai orang-orang mukmin- kepada mereka, “Saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang tunduk dan berserah diri kepada Allah dengan menaati-Nya.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ لِمَ تُحَآجُّونَ فِيٓ إِبۡرَٰهِيمَ وَمَآ أُنزِلَتِ ٱلتَّوۡرَىٰةُ وَٱلۡإِنجِيلُ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِهِۦٓۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ
Wahai Ahli Kitab! Mengapa kamu berdebat tentang agama Ibrahim -'alaihissalām-? Orang Yahudi mengklaim bahwa Ibrahim adalah seorang penganut Yahudi, dan orang Nasrani mengklaim bahwa Ibrahim adalah seorang penganut Nasrani, padahal kalian tahu bahwa agama Yahudi dan Nasrani baru muncul jauh setelah Ibrahim meninggal dunia. Tidakkah kalian berpikir tentang kelirunya ucapan kalian dan salahnya anggapan kalian?!
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
هَٰٓأَنتُمۡ هَٰٓؤُلَآءِ حَٰجَجۡتُمۡ فِيمَا لَكُم بِهِۦ عِلۡمٞ فَلِمَ تُحَآجُّونَ فِيمَا لَيۡسَ لَكُم بِهِۦ عِلۡمٞۚ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ وَأَنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ
Hai kalian -kaum Ahli Kitab-! Kalian (boleh) berdebat dengan Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tentang sesuatu yang kamu ketahui menyangkut urusan agamamu dan apa yang diturunkan kepadamu. Lalu mengapa kamu berdebat dengannya tentang sesuatu yang tidak kamu ketahui menyangkut urusan Ibrahim dan agamanya, sedangkan masalah itu tidak tertulis di dalam kitab-kitab sucimu dan tidak pernah disampaikan oleh nabi-nabimu?! Allah mengetahui hakikat segala sesuatu dan rahasia yang ada di baliknya, sedangkan kalian tidak mengetahuinya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
مَا كَانَ إِبۡرَٰهِيمُ يَهُودِيّٗا وَلَا نَصۡرَانِيّٗا وَلَٰكِن كَانَ حَنِيفٗا مُّسۡلِمٗا وَمَا كَانَ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ
Ibrahim -'alaihissalām- tidak pernah menganut agama Yahudi maupun Nasrani, tetapi dia cenderung menjauhi agama-agama yang batil dan memilih berserah diri kepada Allah -Ta'ālā- seraya mengesakan-Nya. Dia juga tidak termasuk orang-orang yang menyekutukan Allah dengan sesuatu sebagaimana anggapan orang-orang musyrik Arab yang mengklaim bahwa mereka adalah penganut agama Ibrahim.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ أَوۡلَى ٱلنَّاسِ بِإِبۡرَٰهِيمَ لَلَّذِينَ ٱتَّبَعُوهُ وَهَٰذَا ٱلنَّبِيُّ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْۗ وَٱللَّهُ وَلِيُّ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Sesungguhnya orang yang paling berhak menisbahkan dirinya kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikuti agama yang dibawanya pada zamannya, dan juga yang paling berhak melakukan hal itu ialah Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan orang-orang yang beriman kepadanya di antara umat ini. Sungguh, Allah adalah penolong dan pelindung bagi orang-orang yang beriman kepadanya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَدَّت طَّآئِفَةٞ مِّنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ لَوۡ يُضِلُّونَكُمۡ وَمَا يُضِلُّونَ إِلَّآ أَنفُسَهُمۡ وَمَا يَشۡعُرُونَ
Para ulama dari kalangan Ahli Kitab, baik Yahudi maupun Nasrani ingin sekali menyesatkan kalian -wahai orang-orang mukmin- dari kebenaran yang Allah tunjukkan kepada kalian. Namun, mereka tidak menyesatkan siapa pun selain diri mereka sendiri karena usaha mereka untuk menyesatkan orang-orang mukmin itu justru menambah kesesatan mereka sendiri, dan mereka tidak mengetahui akibat dari perbuatan mereka tersebut.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ لِمَ تَكۡفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَأَنتُمۡ تَشۡهَدُونَ
Wahai Ahli Kitab dari kalangan Yahudi dan Nasrani! Mengapa kalian kafir terhadap ayat-ayat Allah yang diturunkan pada kalian serta isi kandungannya yang menunjukkan adanya kenabian Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, sedangkan kalian tahu bahwa hal itu adalah kebenaran yang ditunjukkan oleh kitab-kitab suci kalian?
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• أن الرسالات الإلهية كلها اتفقت على كلمة عدل واحدة، وهي: توحيد الله تعالى والنهي عن الشرك.
· Seluruh risalah ilahiah (agama samawi) memiliki kesamaan pada satu kata keadilan yang sama, yaitu mengajarkan kalimat Tauhid (mengesakan Allah -Ta'ālā-) dan melarang perbuatan syirik.

• أهمية العلم بالتاريخ؛ لأنه قد يكون من الحجج القوية التي تُرَدُّ بها دعوى المبطلين.
· Pentingnya mengetahui sejarah karena sejarah bisa menjadi salah satu bukti kuat yang dapat digunakan untuk membantah anggapan orang-orang yang sesat.

• أحق الناس بإبراهيم عليه السلام من كان على ملته وعقيدته، وأما مجرد دعوى الانتساب إليه مع مخالفته فلا تنفع.
· Orang yang paling berhak menisbahkan dirinya kepada Ibrahim -'alaihissalām- ialah orang yang mengikuti agamanya dan meyakini akidahnya. Adapun sekadar mengklaim bernisbah kepada Ibrahim, tetapi menyelisihi agamanya maka itu tidak ada gunanya.

• دَلَّتِ الآيات على حرص كفرة أهل الكتاب على إضلال المؤمنين من هذه الأمة حسدًا من عند أنفسهم.
· Ayat-ayat tersebut menunjukkan kuatnya keinginan orang-orang kafir dari kalangan Ahli Kitab untuk menyesatkan orang-orang mukmin dari umat ini karena dorongan rasa dengki dari dalam diri mereka.

يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ لِمَ تَلۡبِسُونَ ٱلۡحَقَّ بِٱلۡبَٰطِلِ وَتَكۡتُمُونَ ٱلۡحَقَّ وَأَنتُمۡ تَعۡلَمُونَ
Wahai Ahli Kitab! Mengapa kalian mencampur kebenaran yang diturunkan di dalam kitab-kitab suci kalian dengan kebatilan yang berasal dari diri kalian sendiri, dan menyembunyikan kebenaran dan petunjuk yang ada di dalamnya, termasuk mengenai kebenaran kenabian Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, padahal kalian tahu mana yang hak dan mana yang batil, mana yang benar dan mana yang sesat?!
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَقَالَت طَّآئِفَةٞ مِّنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ ءَامِنُواْ بِٱلَّذِيٓ أُنزِلَ عَلَى ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَجۡهَ ٱلنَّهَارِ وَٱكۡفُرُوٓاْ ءَاخِرَهُۥ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ
Sekelompok ulama Yahudi (yang lain) mengatakan, “Berimanlah kalian secara lahir kepada Al-Qur`ān yang diturunkan kepada orang-orang mukmin di pagi hari dan kafirlah kepadanya di sore hari, agar mereka menjadi ragu terhadap agama mereka karena kalian kafir kepadanya setelah kalian beriman kepadanya, kemudian mereka akan meninggalkan agama mereka sembari berkata, 'Mereka (Ahli Kitab) lebih tahu daripada kami tentang kitab-kitab Allah, dan mereka sudah meninggalkannya'.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلَا تُؤۡمِنُوٓاْ إِلَّا لِمَن تَبِعَ دِينَكُمۡ قُلۡ إِنَّ ٱلۡهُدَىٰ هُدَى ٱللَّهِ أَن يُؤۡتَىٰٓ أَحَدٞ مِّثۡلَ مَآ أُوتِيتُمۡ أَوۡ يُحَآجُّوكُمۡ عِندَ رَبِّكُمۡۗ قُلۡ إِنَّ ٱلۡفَضۡلَ بِيَدِ ٱللَّهِ يُؤۡتِيهِ مَن يَشَآءُۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٞ
Mereka juga mengatakan, “Janganlah kalian percaya kecuali kepada orang Yahudi yang memeluk agama kalian.” Katakanlah -wahai Rasul-, “Sesungguhnya petunjuk kepada kebenaran itu adalah petunjuk Allah, bukan pendustaan dan pengingkaran yang kalian lakukan karena khawatir akan ada seseorang yang diberikan anugerah seperti yang pernah diberikan kepada kalian, atau karena khawatir mereka akan mengalahkan hujah kalian di sisi Tuhan kalian jika kalian mengakui apa yang diturunkan kepada mereka.” Katakanlah -wahai Rasul-, “Sesungguhnya karunia itu ada di tangan Allah. Dia berhak memberikannya kepada siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Anugerah-Nya tidak hanya diberikan kepada umat tertentu saja, sedangkan umat yang lain tidak diberi, dan Allah Mahaluas anugerah-Nya lagi Maha Mengetahui siapa yang berhak menerimanya.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
يَخۡتَصُّ بِرَحۡمَتِهِۦ مَن يَشَآءُۗ وَٱللَّهُ ذُو ٱلۡفَضۡلِ ٱلۡعَظِيمِ
Allah mengkhususkan rahmat-Nya kepada orang yang Dia kehendaki di antara makhluk-Nya. Kemudian Allah menganugerahi orang tersebut dengan hidayah, kenabian dan beragam pemberian lainnya, dan Allah adalah pemilik anugerah yang sangat besar dan tidak terbatas.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
۞ وَمِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ مَنۡ إِن تَأۡمَنۡهُ بِقِنطَارٖ يُؤَدِّهِۦٓ إِلَيۡكَ وَمِنۡهُم مَّنۡ إِن تَأۡمَنۡهُ بِدِينَارٖ لَّا يُؤَدِّهِۦٓ إِلَيۡكَ إِلَّا مَا دُمۡتَ عَلَيۡهِ قَآئِمٗاۗ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَالُواْ لَيۡسَ عَلَيۡنَا فِي ٱلۡأُمِّيِّـۧنَ سَبِيلٞ وَيَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلۡكَذِبَ وَهُمۡ يَعۡلَمُونَ
Sebagian Ahli Kitab apabila kamu menitipkan kepadanya suatu amanah berupa harta yang banyak maka ia akan menyerahkan amanah itu kepadamu. Akan tetapi, sebagian dari mereka apabila kamu menitipkan kepadanya sebuah amanah berupa harta yang sedikit maka ia tidak akan mengembalikan amanah itu kepadamu kecuali jika kamu terus-menerus mendesaknya agar memberikannya dengan cara mengajukan tuntutan dan tagihan. Hal itu disebabkan oleh adanya ucapan dan anggapan mereka yang sesat: “Kami tidak berdosa bila kami memakan harta orang-orang Arab (secara ilegal) karena Allah telah memperbolehkannya untuk kami.” Mereka melontarkan kebohongan itu, padahal mereka tahu bahwa mereka telah berkata dusta atas nama Allah.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
بَلَىٰۚ مَنۡ أَوۡفَىٰ بِعَهۡدِهِۦ وَٱتَّقَىٰ فَإِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُتَّقِينَ
Masalah yang sebenarnya tidaklah seperti anggapan mereka. Mereka tetap berdosa. Tetapi siapa yang mau menepati janjinya kepada Allah dengan menyatakan beriman kepadaNya dan kepada Rasul-Nya, dan menepati janjinya kepada sesama manusia dengan cara memberikan amanahnya, serta takut kepada Allah dengan menjalankan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa dan akan memberi mereka balasan yang sebaik-baiknya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ ٱلَّذِينَ يَشۡتَرُونَ بِعَهۡدِ ٱللَّهِ وَأَيۡمَٰنِهِمۡ ثَمَنٗا قَلِيلًا أُوْلَٰٓئِكَ لَا خَلَٰقَ لَهُمۡ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ ٱللَّهُ وَلَا يَنظُرُ إِلَيۡهِمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمۡ وَلَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ
Sesungguhnya orang-orang yang menukar wasiat Allah kepada mereka agar mereka mengikuti apa yang Dia turunkan di dalam kitab suci-Nya dan dibawa oleh para rasul-Nya, serta melaksanakan sumpah mereka untuk menepati janji mereka kepada Allah; (mereka menukar itu semua) dengan sedikit kesenangan dunia, mereka itu tidak akan mendapatkan bagian dari ganjaran akhirat. Allah tidak akan berbicara kepada mereka dengan sesuatu yang menyenangkan hati mereka. Allah juga tidak akan memandang mereka dengan pandangan kasih sayang di hari Kiamat, tidak akan menyucikan mereka dari kotoran dosa dan kekufuran, dan mereka akan mendapatkan azab yang sangat pedih.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• من علماء أهل الكتاب من يخدع أتباع ملتهم، ولا يبين لهم الحق الذي دلت عليه كتبهم، وجاءت به رسلهم.
· Sebagian ulama Ahli Kitab gemar menipu para penganut agama mereka dan tidak menjelaskan kepada mereka tentang kebenaran yang ditunjukkan oleh kitab-kitab suci yang dibawa oleh rasul-rasul mereka.

• من وسائل الكفار الدخول في الدين والتشكيك فيه من الداخل.
· Di antara metode orang-orang kafir (merusak Islam) adalah dengan masuk ke dalam agama Islam lalu membuat keragu-raguan tentang Islam dari dalam.

• الله تعالى هو الوهاب المتفضل، يعطي من يشاء بفضله، ويمنع من يشاء بعدله وحكمته، ولا ينال فضله إلا بطاعته.
· Allah -Ta'ālā- adalah Maha Pemberi lagi Maha Pemurah. Dia memberi siapa saja yang Dia kehendaki berdasarkan kemurahan-Nya dan Dia menahan pemberian-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki berdasarkan keadilan dan kebijaksanaan-Nya. Kemurahan Allah ini tidak dapat diperoleh kecuali melalui ketaatan kepada-Nya.

• كل عِوَضٍ في الدنيا عن الإيمان بالله والوفاء بعهده - وإن كان عظيمًا - فهو قليل حقير أمام ثواب الآخرة ومنازلها.
· Semua kesenangan dunia -betapapun besarnya- jika ditukar dengan iman kepada Allah dan menepati janji-Nya maka nilainya akan sangat kecil dan rendah bila dibandingkan dengan ganjaran dan kedudukan di akhirat.

وَإِنَّ مِنۡهُمۡ لَفَرِيقٗا يَلۡوُۥنَ أَلۡسِنَتَهُم بِٱلۡكِتَٰبِ لِتَحۡسَبُوهُ مِنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَمَا هُوَ مِنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنۡ عِندِ ٱللَّهِ وَمَا هُوَ مِنۡ عِندِ ٱللَّهِۖ وَيَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلۡكَذِبَ وَهُمۡ يَعۡلَمُونَ
Sesungguhnya di antara orang-orang Yahudi itu ada golongan yang suka membelokkan lidah mereka -ketika membaca Taurat- dengan menyebut sesuatu yang bukan isi Taurat yang diturunkan dari sisi Allah, supaya kalian mengira bahwa mereka sedang membaca Taurat, padahal yang mereka baca itu bukan dari Taurat, melainkan dari kebohongan yang mereka buat atas nama Allah. Mereka mengatakan, “Apa yang kami baca ini diturunkan dari sisi Allah.” Padahal sebenarnya bukan berasal dari sisi Allah. Mereka berdusta atas nama Allah, padahal mereka mengetahui bahwa mereka berdusta atas nama Allah dan para rasul-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
مَا كَانَ لِبَشَرٍ أَن يُؤۡتِيَهُ ٱللَّهُ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡحُكۡمَ وَٱلنُّبُوَّةَ ثُمَّ يَقُولَ لِلنَّاسِ كُونُواْ عِبَادٗا لِّي مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلَٰكِن كُونُواْ رَبَّٰنِيِّـۧنَ بِمَا كُنتُمۡ تُعَلِّمُونَ ٱلۡكِتَٰبَ وَبِمَا كُنتُمۡ تَدۡرُسُونَ
Tidak sepatutnya bagi seorang manusia biasa yang Allah beri kitab suci yang diturunkan dari sisi-Nya dan diberi-Nya pengetahuan dan pemahaman, serta dipilih-Nya menjadi seorang nabi, kemudian dia berkata kepada manusia, “Jadilah kalian penyembah-penyambahku, bukan penyembah Allah.” Tetapi dia harus mengatakan, “Jadilah kalian ulama-ulama yang mengamalkan ilmunya, menarbiah manusia serta memperbaiki urusan-urusan mereka; dengan sebab pengajaran kitab suci ini kepada mereka, dan dengan sebab kalian mempelajarinya dengan cara menghafal dan memahaminya.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلَا يَأۡمُرَكُمۡ أَن تَتَّخِذُواْ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ وَٱلنَّبِيِّـۧنَ أَرۡبَابًاۚ أَيَأۡمُرُكُم بِٱلۡكُفۡرِ بَعۡدَ إِذۡ أَنتُم مُّسۡلِمُونَ
Dia juga tidak sepatutnya dia memerintahkan kepada kalian untuk menjadikan para malaikat dan para nabi sebagai tuhan-tuhan yang kalian sembah selain Allah. Bolehkah dia memerintahkan kepada kalian untuk kafir kepada Allah setelah kalian tunduk dan berserah diri kepada-Nya?!
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَإِذۡ أَخَذَ ٱللَّهُ مِيثَٰقَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ لَمَآ ءَاتَيۡتُكُم مِّن كِتَٰبٖ وَحِكۡمَةٖ ثُمَّ جَآءَكُمۡ رَسُولٞ مُّصَدِّقٞ لِّمَا مَعَكُمۡ لَتُؤۡمِنُنَّ بِهِۦ وَلَتَنصُرُنَّهُۥۚ قَالَ ءَأَقۡرَرۡتُمۡ وَأَخَذۡتُمۡ عَلَىٰ ذَٰلِكُمۡ إِصۡرِيۖ قَالُوٓاْ أَقۡرَرۡنَاۚ قَالَ فَٱشۡهَدُواْ وَأَنَا۠ مَعَكُم مِّنَ ٱلشَّٰهِدِينَ
Ingatlah -wahai Rasul- ketika Allah mengambil janji yang teguh dari para nabi seraya berfirman kepada mereka, “Sungguh jika Aku memberi kalian kitab suci yang Aku turunkan kepada kalian dan hikmah yang Aku ajarkan kepada kalian, dan salah satu di antara kalian mencapai tempat dan kedudukan tertentu, kemudian datang kepada kalian seorang rasul (yaitu Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-) dari sisi-Ku yang membenarkan kitab suci dan hikmah yang ada pada kalian, maka kalian benar-benar akan beriman kepada ajaran yang dibawanya, dan kalian benar-benar akan menolongnya dengan menjadi pengikutnya. Apakah kalian -wahai para nabi- mengakui hal itu dan mengambil janji-Ku yang sangat kukuh terkait hal tersebut?” Mereka menjawab, “Kami mengakuinya.” Allah lalu berfirman, “Bersaksilah terhadap diri kalian sendiri dan umat-umat kalian dan Aku bersama kalian termasuk orang yang bersaksi atas diri kalian dan diri mereka.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَمَن تَوَلَّىٰ بَعۡدَ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡفَٰسِقُونَ
Barang siapa berpaling setelah ada janji yang diperkuat dengan kesaksian dari Allah dan para rasul-Nya, mereka itulah orang-orang yang keluar dari agama Allah dan keluar dari ketaatan kepada-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
أَفَغَيۡرَ دِينِ ٱللَّهِ يَبۡغُونَ وَلَهُۥٓ أَسۡلَمَ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ طَوۡعٗا وَكَرۡهٗا وَإِلَيۡهِ يُرۡجَعُونَ
Apakah orang-orang yang keluar dari agama Allah dan keluar dari ketaatan kepada-Nya itu hendak mencari agama lain selain agama yang Allah pilihkan untuk para hamba-Nya (yaitu Islam)? Padahal hanya kepada Allah -Subḥānahu- semua makhluk yang ada di langit dan bumi ini tunduk dan berserah diri, baik secara sukarela seperti orang-orang mukmin, maupun karena terpaksa seperti orang-orang kafir. Kemudian hanya kepada-Nyalah semua makhluk akan dikembalikan pada hari Kiamat untuk menjalani penghitungan amal dan menerima balasannya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• ضلال علماء اليهود ومكرهم في تحريفهم كلام الله، وكذبهم على الناس بنسبة تحريفهم إليه تعالى.
· Para ulama Yahudi telah tersesat jalan dan membuat tipu daya dalam mengubah firman Allah dan membohongi manusia dengan menisbahkan perubahan tersebut kepada Allah.

• كل من يدعي أنه على دين نبي من أنبياء الله إذا لم يؤمن بمحمد عليه الصلاة والسلام فهو ناقض لعهده مع الله تعالى.
· Setiap orang yang mengaku menganut agama salah satu nabi Allah, apabila ia tidak beriman kepada Muhammad -'alaihiṣ-ṣalātu was-salām-, berarti ia telah melanggar janjinya kepada Allah -Ta'ālā-.

• أعظم الناس منزلةً العلماءُ الربانيون الذين يجمعون بين العلم والعمل، ويربُّون الناس على ذلك.
· Orang yang paling tinggi kedudukannya ialah para ulama rabani, yaitu para ulama yang mampu memadukan antara ilmu dan amal, dan mau mendidik masyarakat dengan hal itu.

• أعظم الضلال الإعراض عن دين الله تعالى الذي استسلم له سبحانه الخلائق كلهم بَرُّهم وفاجرهم.
· Kesesatan yang paling berat ialah berpaling dari agama Allah -Ta'ālā- karena semua makhluk yang ada, makhluk baik maupun makhluk jahat, semuanya tunduk dan berserah diri kepada-Nya.

قُلۡ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَمَآ أُنزِلَ عَلَيۡنَا وَمَآ أُنزِلَ عَلَىٰٓ إِبۡرَٰهِيمَ وَإِسۡمَٰعِيلَ وَإِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَ وَٱلۡأَسۡبَاطِ وَمَآ أُوتِيَ مُوسَىٰ وَعِيسَىٰ وَٱلنَّبِيُّونَ مِن رَّبِّهِمۡ لَا نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدٖ مِّنۡهُمۡ وَنَحۡنُ لَهُۥ مُسۡلِمُونَ
Katakanlah -wahai Rasul-, “Kami beriman kepada Allah sebagai Tuhan yang berhak disembah. Kami taat kepada-Nya dengan cara menjalankan perintah-Nya. Kami juga beriman kepada wahyu yang Dia turunkan kepada kami, wahyu yang Dia turunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, dan Yakub, wahyu yang Dia turunkan kepada para nabi dari keturunan Yakub, dan beriman kepada apa yang yang diberikan kepada Musa, Isa, dan semua nabi lainnya, yaitu kitab-kitab suci dan mukjizat-mukjizat yang berasal dari Tuhan mereka, tanpa membeda-bedakan di antara mereka dengan beriman kepada nabi yang satu dan kafir kepada nabi yang lain. Kami hanya tunduk dan berserah diri kepada Allah -Ta'ālā-.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَمَن يَبۡتَغِ غَيۡرَ ٱلۡإِسۡلَٰمِ دِينٗا فَلَن يُقۡبَلَ مِنۡهُ وَهُوَ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ مِنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ
Barang siapa yang mencari agama lain di luar agama yang diridai Allah, yaitu agama Islam, maka agamanya itu tidak akan diterima oleh Allah, dan kelak di akhirat ia akan termasuk golongan orang-orang yang merugikan diri sendiri, karena mereka dimasukkan ke dalam neraka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
كَيۡفَ يَهۡدِي ٱللَّهُ قَوۡمٗا كَفَرُواْ بَعۡدَ إِيمَٰنِهِمۡ وَشَهِدُوٓاْ أَنَّ ٱلرَّسُولَ حَقّٞ وَجَآءَهُمُ ٱلۡبَيِّنَٰتُۚ وَٱللَّهُ لَا يَهۡدِي ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Bagaimana mungkin Allah menunjukkan jalan iman kepadaNya dan kepada Rasul-Nya bagi orang-orang yang ingkar setelah mereka beriman kepada Allah dan bersaksi bahwa apa yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- adalah hak, dan telah datang kepada mereka bukti-bukti nyata yang menunjukkan kebenaran hal itu?! Allah tidak akan menunjukkan jalan iman kepadaNya bagi orang-orang zalim yang sengaja memilih jalan yang sesat daripada jalan yang benar.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
أُوْلَٰٓئِكَ جَزَآؤُهُمۡ أَنَّ عَلَيۡهِمۡ لَعۡنَةَ ٱللَّهِ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ وَٱلنَّاسِ أَجۡمَعِينَ
Sesungguhnya balasan bagi orang-orang zalim yang memilih kebatilan itu ialah mereka akan dilaknat oleh Allah, para malaikat dan seluruh manusia sehingga mereka semua dijauhkan dari rahmat Allah dan terusir darinya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
خَٰلِدِينَ فِيهَا لَا يُخَفَّفُ عَنۡهُمُ ٱلۡعَذَابُ وَلَا هُمۡ يُنظَرُونَ
Mereka kekal di dalam neraka, tidak akan keluar darinya, dan tidak akan diringankan siksanya, serta mereka tidak akan diberi tenggang waktu untuk bertobat maupun memohon ampunan.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِلَّا ٱلَّذِينَ تَابُواْ مِنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَ وَأَصۡلَحُواْ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ رَّحِيمٌ
Kecuali orang-orang yang bertobat kepada Allah setelah kekafiran dan kezaliman mereka dan memperbaiki amal perbuatan mereka karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Pengasih terhadap hamba-hamba-Nya yang bertobat.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بَعۡدَ إِيمَٰنِهِمۡ ثُمَّ ٱزۡدَادُواْ كُفۡرٗا لَّن تُقۡبَلَ تَوۡبَتُهُمۡ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلضَّآلُّونَ
Sesungguhnya orang-orang yang kafir sesudah beriman dan larut dalam kekafirannya sampai mereka melihat kematian maka tobat mereka tidak akan diterima ketika maut datang menjemput karena kesempatannya sudah habis. Mereka itulah orang-orang yang tersesat dari jalan yang lurus menuju Allah -Ta'ālā-.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَمَاتُواْ وَهُمۡ كُفَّارٞ فَلَن يُقۡبَلَ مِنۡ أَحَدِهِم مِّلۡءُ ٱلۡأَرۡضِ ذَهَبٗا وَلَوِ ٱفۡتَدَىٰ بِهِۦٓۗ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ وَمَا لَهُم مِّن نَّٰصِرِينَ
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati dalam kekafiran mereka maka tidak ada satu pun dari mereka yang akan diterima darinya emas seberat bumi, meskipun ia memberikannya untuk menebus dirinya dari jeratan neraka. Mereka itulah orang-orang yang akan mendapatkan azab yang pedih dan mereka tidak akan memiliki penolong yang dapat melindungi mereka dari azab di hari Kiamat.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• يجب الإيمان بجميع الأنبياء الذين أرسلهم الله تعالى، وجميع ما أنزل عليهم من الكتب، دون تفريق بينهم.
· Wajib hukumnya beriman kepada semua nabi yang diutus oleh Allah -Ta'ālā- dan semua kitab suci yang diturunkan kepada mereka, tanpa membeda-bedakan antara yang satu dengan yang lain.

• لا يقبل الله تعالى من أحد دينًا أيًّا كان بعد بعثة النبي محمد صلى الله عليه وسلم إلا الإسلام الذي جاء به.
· Allah -Ta'ālā- tidak akan menerima agama apa pun dari seseorang setelah diutusnya Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- kecuali agama Islam yang beliau bawa.

• مَنْ أصر على الضلال، واستمر عليه، فقد يعاقبه الله بعدم توفيقه إلى التوبة والهداية.
· Orang yang bersikeras untuk mempertahankan dan meneruskan kekafirannya, boleh jadi akan dihukum oleh Allah dengan tidak menunjukkannya ke jalan tobat maupun petunjuk.

• باب التوبة مفتوح للعبد ما لم يحضره الموت، أو تشرق الشمس من مغربها، فعندئذ لا تُقْبل منه التوبة.
· Pintu tobat selalu terbuka bagi manusia selama maut belum menjemputnya, atau sebelum matahari terbit dari barat karena ketika itu tobat tidak akan diterima.

• لا ينجي المرء يوم القيامة من عذاب النار إلا عمله الصالح، وأما المال فلو كان ملء الأرض لم ينفعه شيئًا.
· Tidak ada yang bisa menyelamatkan seseorang pada hari Kiamat dari azab neraka kecuali amal salehnya. Adapun harta bendanya yang banyaknya sepenuh bumi sekalipun tidak akan ada gunanya.

لَن تَنَالُواْ ٱلۡبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُواْ مِمَّا تُحِبُّونَۚ وَمَا تُنفِقُواْ مِن شَيۡءٖ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٞ
Kalian -wahai orang-orang mukmin- tidak akan mendapatkan pahala dan kedudukan orang-orang yang baik, sebelum kalian menginfakkan sebagian harta yang kalian cintai di jalan Allah. Apa pun yang kalian infakkan, sedikit maupun banyak, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui niat dan amal perbuatan kalian dan Dia akan membalas setiap orang sesuai dengan amalnya masing-masing.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
۞ كُلُّ ٱلطَّعَامِ كَانَ حِلّٗا لِّبَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ إِلَّا مَا حَرَّمَ إِسۡرَٰٓءِيلُ عَلَىٰ نَفۡسِهِۦ مِن قَبۡلِ أَن تُنَزَّلَ ٱلتَّوۡرَىٰةُۚ قُلۡ فَأۡتُواْ بِٱلتَّوۡرَىٰةِ فَٱتۡلُوهَآ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ
Dahulu, semua makanan yang baik adalah halal bagi Bani Israil. Tidak ada makanan yang diharamkan kecuali yang diharamkan oleh Yakub (Israil) atas dirinya sendiri sebelum Kitab Taurat diturunkan, tidak seperti anggapan orang-orang Yahudi yang mengklaim bahwa pengharaman itu terdapat di dalam Taurat. Katakanlah -wahai Nabi- kepada mereka, “Datangkanlah Kitab Taurat dan bacalah, jika kalian benar terkait klaim kalian itu.” Maka mereka pun bungkam dan tidak dapat mendatangkannya. Ini adalah contoh yang menunjukkan kebohongan yang dibuat oleh orang-orang Yahudi atas nama Taurat dan bagaimana mereka melakukan perubahan terhadap isi kandungan Kitab Taurat.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَمَنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ ٱلۡكَذِبَ مِنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ
Barang siapa membuat kebohongan atas nama Allah setelah adanya hujah yang nyata, bahwa apa yang diharamkan oleh Yakub (Israil) -'alaihissalām- itu semata-mata dia haramkan atas dirinya sendiri, tanpa ada pengharaman dari Allah, maka mereka itulah orang-orang yang menganiaya diri mereka sendiri karena mereka telah meninggalkan kebenaran setelah adanya hujah yang nyata bagi kebenaran tersebut.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قُلۡ صَدَقَ ٱللَّهُۗ فَٱتَّبِعُواْ مِلَّةَ إِبۡرَٰهِيمَ حَنِيفٗاۖ وَمَا كَانَ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ
Katakanlah -wahai Nabi-, “Mahabenar Allah tentang berita yang disampaikannya mengenai Yakub (Israil) -'alaihissalām-, dan tentang semua yang Dia turunkan dan syariatkan. Oleh sebab itu, ikutilah agama Ibrahim -'alaihissalām- karena dia cenderung meninggalkan semua agama yang ada menuju agama Islam dan dia tidak termasuk golongan orang-orang yang menyekutukan Allah dengan sesuatu pun selama-lamanya.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ أَوَّلَ بَيۡتٖ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكٗا وَهُدٗى لِّلۡعَٰلَمِينَ
Sesungguhnya rumah pertama yang dibangun di muka bumi untuk seluruh umat manusia sebagai tempat beribadah kepada Allah ialah Baitullah (Ka'bah) yang ada di Makkah. Itu adalah rumah yang diberkahi, memiliki banyak manfaat dari segi agama dan duniawi, dan mengandung petunjuk bagi segenap alam semesta.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فِيهِ ءَايَٰتُۢ بَيِّنَٰتٞ مَّقَامُ إِبۡرَٰهِيمَۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنٗاۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلۡبَيۡتِ مَنِ ٱسۡتَطَاعَ إِلَيۡهِ سَبِيلٗاۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Di Baitullah ini terdapat tanda-tanda yang jelas mengenai kemuliaan dan keutamaannya, seperti manasik dan masyā'ir. Di antaranya ialah batu yang dijadikan tempat berdiri oleh Ibrahim ketika dia hendak meninggikan dinding Ka'bah. Juga di antaranya ialah siapa yang memasukinya maka ia akan merasa aman dan tidak akan mengalami gangguan apa pun, serta seluruh manusia berkewajiban untuk berkunjung ke Baitullah untuk menunaikan ibadah haji karena Allah, bagi orang yang memiliki kemampuan untuk sampai ke tempat itu. Namun, siapa yang mengingkari kewajiban haji maka sungguh Allah Mahakaya, tidak butuh terhadap orang yang kafir itu dan segenap alam semesta.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قُلۡ يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ لِمَ تَكۡفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَٱللَّهُ شَهِيدٌ عَلَىٰ مَا تَعۡمَلُونَ
Katakanlah -wahai Nabi-, “Wahai Ahli Kitab dari kalangan Yahudi dan Nasrani! Mengapa kalian mengingkari bukti-bukti yang menunjukkan kebenaran Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- yang salah satunya ialah bukti-bukti yang dikemukakan oleh Kitab Taurat dan Injil?! Sungguh, Allah senantiasa mengawasi dan menyaksikan amal perbuatan kalian, dan akan memberi kalian balasan yang setimpal.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قُلۡ يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ لِمَ تَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ مَنۡ ءَامَنَ تَبۡغُونَهَا عِوَجٗا وَأَنتُمۡ شُهَدَآءُۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعۡمَلُونَ
Katakanlah -wahai Nabi-, “Wahai Ahli Kitab dari kalangan Yahudi dan Nasrani! Mengapa kalian menghalang-halangi orang-orang yang telah beriman kepada Allah dari agama-Nya dengan tujuan menginginkan agama Allah itu menyimpang dari kebenaran menuju kebatilan, dan para penganutnya tersesat dari jalan yang benar, sedangkan kalian menyaksikan bahwa agama (Islam) ini adalah kebenaran, yang membenarkan apa yang tertera di dalam kitab-kitab suci kalian?! Allah tidak akan lalai terhadap perbuatan kalian yang kafir kepada-Nya dan mengahalangi-halangi jalan-Nya dan Dia akan memberikan balasan yang setimpal kepada kalian.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِن تُطِيعُواْ فَرِيقٗا مِّنَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ يَرُدُّوكُم بَعۡدَ إِيمَٰنِكُمۡ كَٰفِرِينَ
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya! Jika kalian mematuhi sekelompok Ahli Kitab dari kalangan Yahudi dan Nasrani terkait apa yang mereka ucapkan, dan kalian menerima pendapat mereka tentang apa yang mereka sampaikan, niscaya mereka akan mengembalikan kalian kepada kekafiran setelah beriman. Hal itu karena mereka menyembunyikan kedengkian dan kesesatan dari jalan yang benar.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• كَذِبُ اليهود على الله تعالى وأنبيائه، ومن كذبهم زعمهم أن تحريم يعقوب عليه السلام لبعض الأطعمة نزلت به التوراة.
· Orang-orang Yahudi telah membuat kebohongan atas nama Allah -Ta'ālā- dan para nabi-Nya. Salah satunya ialah mereka mengklaim bahwa tindakan Yakub -'alaihissalām- mengharamkan jenis makanan tertentu didasarkan pada ketentuan hukum yang terdapat di dalam Kitab Taurat.

• أعظم أماكن العبادة وأشرفها البيت الحرام، فهو أول بيت وضع لعبادة الله، وفيه من الخصائص ما ليس في سواه.
· Tempat ibadah yang paling agung dan paling mulia ialah Baitulharam (Ka'bah) karena Baitulharam adalah rumah pertama yang dibangun untuk dijadikan tempat ibadah kepada Allah dan tempat itu juga memiliki banyak keistimewaan yang tidak dimiliki tempat lain.

• ذَكَرَ الله وجوب الحج بأوكد ألفاظ الوجوب تأكيدًا لوجوبه.
· Allah menyebutkan kewajiban haji dengan lafal yang sangat tegas untuk memperkuat kewajiban ibadah haji.

وَكَيۡفَ تَكۡفُرُونَ وَأَنتُمۡ تُتۡلَىٰ عَلَيۡكُمۡ ءَايَٰتُ ٱللَّهِ وَفِيكُمۡ رَسُولُهُۥۗ وَمَن يَعۡتَصِم بِٱللَّهِ فَقَدۡ هُدِيَ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ
Bagaimana mungkin kalian kafir kepada Allah setelah beriman kepada-Nya, sedangkan kalian mempunyai alasan terbesar untuk mempertahankan iman?! Ayat-ayat Allah selalu dibacakan kepada kalian, dan Rasul-Nya Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- senantiasa menjelaskannya kepada kalian. Barang siapa yang berpegang teguh pada kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya maka Allah telah membimbingnya ke jalan lurus, yang tidak ada penyimpangan di dalamnya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya! Takutlah kalian kepada Tuhan kalian dengan sebenar-benarnya takut, yaitu dengan mengikuti perintah-perintah-Nya, menjauhi larangan-larangan-Nya, dan mensyukuri nikmat-nikmat-Nya, serta berpegang-teguhlah kalian pada agama kalian sampai maut menjemput ketika kalian dalam keadaan seperti itu.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَٱعۡتَصِمُواْ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِيعٗا وَلَا تَفَرَّقُواْۚ وَٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ إِذۡ كُنتُمۡ أَعۡدَآءٗ فَأَلَّفَ بَيۡنَ قُلُوبِكُمۡ فَأَصۡبَحۡتُم بِنِعۡمَتِهِۦٓ إِخۡوَٰنٗا وَكُنتُمۡ عَلَىٰ شَفَا حُفۡرَةٖ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنۡهَاۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمۡ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُونَ
Berpeganglah kalian -wahai orang-orang mukmin- pada kitab Al-Qur`ān dan Sunnah. Janganlah kalian melakukan sesuatu yang dapat menjerumuskan kalian ke dalam perpecahan. Ingatlah karunia yang Allah berikan ketika kalian dahulu saling bermusuhan sebelum Islam, yaitu berperang karena sebab yang sangat sepele. Kemudian Allah menyatukan hati kalian dengan Islam sehingga berkat anugerah-Nya kalian bisa menjadi saudara seagama, saling mengasihi dan saling menasihati. Padahal sebelum itu kalian hampir saja masuk ke dalam neraka disebabkan kekafiran kalian. Kemudian Allah menyelamatkan kalian melalui agama Islam dan membimbing kalian menuju iman. Sebagaimana Allah menjelaskan hal ini kepada kalian maka Dia juga menjelaskan apa yang dapat memperbaiki keadaan kalian di dunia dan di akhirat, agar kalian menemukan jalan yang benar dan mengikuti jalan yang lurus.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلۡتَكُن مِّنكُمۡ أُمَّةٞ يَدۡعُونَ إِلَى ٱلۡخَيۡرِ وَيَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِۚ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ
Hendaklah ada di antara kalian -wahai orang-orang mukmin- satu kelompok yang mengajak kepada setiap kebajikan yang dicintai Allah, menyuruh berbuat baik yang ditunjukkan oleh syarak dan dinilai baik oleh akal sehat, dan mencegah perbuatan mungkar yang dilarang oleh syarak dan dinilai buruk oleh akal sehat. Orang-orang semacam itulah yang akan mendapatkan kemenangan yang sempurna di dunia dan akhirat.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلَا تَكُونُواْ كَٱلَّذِينَ تَفَرَّقُواْ وَٱخۡتَلَفُواْ مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلۡبَيِّنَٰتُۚ وَأُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ عَذَابٌ عَظِيمٞ
Janganlah kalian -wahai orang-orang mukmin- seperti Ahli Kitab yang berpecah-belah hingga menjadi beberapa kelompok dan beberapa golongan. Mereka berselisih paham tentang agama mereka setelah ayat-ayat yang sangat jelas datang kepada mereka dari sisi Allah -Ta'ālā-. Orang-orang tersebut akan mendapatkan azab yang besar dari Allah.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
يَوۡمَ تَبۡيَضُّ وُجُوهٞ وَتَسۡوَدُّ وُجُوهٞۚ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ٱسۡوَدَّتۡ وُجُوهُهُمۡ أَكَفَرۡتُم بَعۡدَ إِيمَٰنِكُمۡ فَذُوقُواْ ٱلۡعَذَابَ بِمَا كُنتُمۡ تَكۡفُرُونَ
Azab yang besar itu akan menimpa mereka kelak di hari Kiamat, yaitu ketika wajah orang-orang beriman tampak putih bersih karena kegembiraan dan kebahagiaan yang mereka rasakan, dan wajah orang-orang kafir menghitam karena kesedihan dan kesempitan. Adapun kepada orang-orang yang wajahnya menghitam pada hari yang besar itu, akan dikatakan kepada mereka sebagai bentuk celaan: “Apakah kalian mengingkari perintah untuk mengesakan Allah dan melanggar janji-Nya yang Dia ambil dari kalian agar kalian tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, setelah kalian membenarkan dan mengakuinya? Maka rasakanlah azab Allah yang telah Dia persiapkan untuk kalian disebabkan kekafiran kalian.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَأَمَّا ٱلَّذِينَ ٱبۡيَضَّتۡ وُجُوهُهُمۡ فَفِي رَحۡمَةِ ٱللَّهِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ
Adapun orang-orang yang wajahnya putih bersih maka tempat mereka di dalam surga Na'īm. Mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya dalam kenikmatan yang tidak akan hilang dan tidak akan berubah.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
تِلۡكَ ءَايَٰتُ ٱللَّهِ نَتۡلُوهَا عَلَيۡكَ بِٱلۡحَقِّۗ وَمَا ٱللَّهُ يُرِيدُ ظُلۡمٗا لِّلۡعَٰلَمِينَ
Ayat-ayat yang berisi janji dan ancaman Allah itu kami bacakan kepadamu -wahai Nabi- dengan benar dalam hal beritanya, dan adil dalam ketentuan hukumnya. Allah tidak menghendaki kezaliman terhadap siapa pun yang ada di alam semesta ini, bahkan Allah tidak akan menyiksa seseorang kecuali berdasarkan apa yang diperbuat oleh tangannya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• متابعة أهل الكتاب في أهوائهم تقود إلى الضلال والبعد عن دين الله تعالى.
· Mengikuti kemauan Ahli Kitab akan membawa kepada kesesatan dan menjauhi agama Allah -Ta'ālā-.

• الاعتصام بالكتاب والسُّنَّة والاستمساك بهديهما أعظم وسيلة للثبات على الحق، والعصمة من الضلال والافتراق.
· Memegang teguh Al-Qur`ān dan Sunnah, dan mengikuti petunjuk keduanya merupakan cara yang paling efektif untuk bertahan di jalan yang benar dan berlindung dari kesesatan dan perpecahan.

• الافتراق والاختلاف الواقع في هذه الأمة في قضايا الاعتقاد فيه مشابهة لمن سبق من أهل الكتاب.
· Perpecahan dan perselisihan paham tentang masalah akidah yang terjadi pada umat (Islam) ini mempunyai kesamaan dengan Ahli Kitab yang terdahulu.

• وجوب الأمر بالمعروف والنهي عن المنكر؛ لأن به فلاح الأمة وسبب تميزها.
· Wajib melakukan amar makruf dan nahi mungkar karena hal itu merupakan sarana untuk mewujudkan kemenangan dan kejayaan umat.

وَلِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۚ وَإِلَى ٱللَّهِ تُرۡجَعُ ٱلۡأُمُورُ
Hanya milik Allah -Ta'ālā- apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dalam konteks penciptaan dan hak memberikan perintah dan hanya kepada-Nya mereka akan dikembalikan kelak pada hari Kiamat. Kemudian Dia akan memberi mereka balasan yang setimpal dengan amal perbuatan mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
كُنتُمۡ خَيۡرَ أُمَّةٍ أُخۡرِجَتۡ لِلنَّاسِ تَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَتَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ وَتُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِۗ وَلَوۡ ءَامَنَ أَهۡلُ ٱلۡكِتَٰبِ لَكَانَ خَيۡرٗا لَّهُمۚ مِّنۡهُمُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ وَأَكۡثَرُهُمُ ٱلۡفَٰسِقُونَ
Kalian -wahai umat Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-- adalah sebaik-baik umat yang Allah keluarkan untuk umat manusia dalam hal keimanan dan amal perbuatan. Kalian adalah manusia yang paling bermanfaat bagi umat manusia. Kalian menyuruh berbuat yang makruf yang dianjurkan oleh syariat dan dinilai baik oleh akal sehat. Kalian juga melarang berbuat yang mungkar yang dilarang oleh syariat dan dinilai buruk oleh akal sehat dan kalian beriman kepada Allah dengan keimanan yang mantap dan dibuktikan dengan amal perbuatan. Sekiranya Ahli Kitab dari kalangan Yahudi dan Nasrani itu beriman kepada Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, niscaya hal itu akan lebih baik bagi mereka di dunia dan di akhirat. Sebagian kecil dari Ahli Kitab beriman kepada agama yang dibawa oleh Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, tetapi sebagian besar mereka keluar dari agama dan syariat Allah.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
لَن يَضُرُّوكُمۡ إِلَّآ أَذٗىۖ وَإِن يُقَٰتِلُوكُمۡ يُوَلُّوكُمُ ٱلۡأَدۡبَارَ ثُمَّ لَا يُنصَرُونَ
Betapapun mereka menunjukkan sikap permusuhan kepada kalian -wahai orang-orang mukmin-, mereka tidak akan dapat menimpakan mudarat kepada agama maupun diri kalian, kecuali berupa ucapan yang menyakiti hati kalian, menjelek-jelekkan agama, mengolok-olok kalian dan sebagainya. Jika mereka memerangi kalian niscaya mereka akan lari tunggang langgang di hadapan kalian dan mereka tidak akan menang melawan kalian.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ضُرِبَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلذِّلَّةُ أَيۡنَ مَا ثُقِفُوٓاْ إِلَّا بِحَبۡلٖ مِّنَ ٱللَّهِ وَحَبۡلٖ مِّنَ ٱلنَّاسِ وَبَآءُو بِغَضَبٖ مِّنَ ٱللَّهِ وَضُرِبَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلۡمَسۡكَنَةُۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ كَانُواْ يَكۡفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَيَقۡتُلُونَ ٱلۡأَنۢبِيَآءَ بِغَيۡرِ حَقّٖۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَواْ وَّكَانُواْ يَعۡتَدُونَ
Orang-orang Yahudi senantiasa terkepung oleh kehinaan dan kenistaan di mana pun mereka berada. Mereka tidak akan mendapatkan jaminan keamanan kecuali dengan perjanjian atau jaminan keamanan dari Allah -Ta'ālā- atau dari manusia. Mereka pulang dengan membawa murka dari Allah dan akan ditimpa kemiskinan dan kemelaratan yang senantiasa meliputi mereka. Hal itu disebabkan oleh sikap mereka yang mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi secara semena-mena, serta disebabkan oleh kedurhakaan dan perbuatan mereka yang suka melanggar batas-batas Allah.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
۞ لَيۡسُواْ سَوَآءٗۗ مِّنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ أُمَّةٞ قَآئِمَةٞ يَتۡلُونَ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ ءَانَآءَ ٱلَّيۡلِ وَهُمۡ يَسۡجُدُونَ
Kondisi semua Ahli Kitab itu tidaklah sama. Ada sekelompok orang mereka yang mengikuti agama Allah secara konsisten (istikamah); mereka mematuhi perintah-perintah Allah dan larangan-larangan-Nya dan membaca ayat-ayat Allah di waktu-waktu malam ketika mereka sedang melaksanakan salat malam karena Allah. Golongan ini ada sebelum kenabian Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan sisa-sisa mereka yang menjumpai masa kenabian Muhammad menyatakan masuk Islam.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
يُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ وَيَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ وَيُسَٰرِعُونَ فِي ٱلۡخَيۡرَٰتِۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Mereka beriman kepada Allah dan hari Akhir dengan keimanan yang mantap. Mereka menyuruh berbuat yang makruf dan baik, melarang berbuat yang mungkar dan buruk, giat dalam melakukan kebajikan, dan selalu memanfaatkan waktu-waktu ibadah (untuk menabung kebajikan). Mereka itu adalah hamba-hamba Allah yang memiliki niat dan amal perbuatan yang baik.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَمَا يَفۡعَلُواْ مِنۡ خَيۡرٖ فَلَن يُكۡفَرُوهُۗ وَٱللَّهُ عَلِيمُۢ بِٱلۡمُتَّقِينَ
Apa pun kebajikan yang mereka lakukan, sedikit maupun banyak, tidak akan disia-siakan pahalanya dan tidak akan dikurangi sedikit pun. Allah Maha Mengetahui orang-orang bertakwa yang senantiasa menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Tidak ada sedikit pun amalan mereka yang luput dari pengetahuan-Nya, dan Dia akan memberi mereka balasan atas amal perbuatan tersebut.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• أعظم ما يميز هذه الأمة وبه كانت خيريتها - بعد الإيمان بالله - الأمر بالمعروف والنهي عن المنكر.
· Keistimewaan terbesar yang menjadi kunci kebaikan umat ini -setelah iman kepada Allah- ialah amar makruf dan nahi mungkar.

• قضى الله تعالى بالذل على أهل الكتاب لفسقهم وإعراضهم عن دين الله، وعدم وفائهم بما أُخذ عليهم من العهد.
· Allah -Ta'ālā- menghukum Ahli Kitab dengan kehinaan yang tiada tara karena kefasikan mereka, penolakan mereka terhadap agama Allah dan ketidaksetiaan terhadap perjanjian yang diambil dari mereka.

• أهل الكتاب ليسوا على حال واحدة؛ فمنهم القائم بأمر الله، المتبع لدينه، الواقف عند حدوده، وهؤلاء لهم أعظم الأجر والثواب. وهذا قبل بعثة النبي محمد صلى الله عليه وسلم.
· Orang-orang Ahli Kitab itu tidaklah sama kondisinya. Ada yang mau menjalankan perintah Allah, mengikuti agama-Nya dan mematuhi batas-batas-Nya. Mereka itu akan mendapatkan pahala dan ganjaran yang sebesar-besarnya dari Allah. Golongan ini telah ada sebelum pengutusan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَن تُغۡنِيَ عَنۡهُمۡ أَمۡوَٰلُهُمۡ وَلَآ أَوۡلَٰدُهُم مِّنَ ٱللَّهِ شَيۡـٔٗاۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan Rasul-Nya itu tidak akan mendapatkan manfaat dari harta benda dan anak-anak mereka untuk melindungi diri mereka dari hukuman Allah. Harta benda dan anak-anak mereka tidak akan dapat menolak azab Allah dan tidak akan dapat mendatangkan rahmat-Nya, bahkan sebaliknya akan menambah penderitaan dan penyesalan mereka. Mereka itulah penduduk neraka yang akan menetap di sana.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
مَثَلُ مَا يُنفِقُونَ فِي هَٰذِهِ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا كَمَثَلِ رِيحٖ فِيهَا صِرٌّ أَصَابَتۡ حَرۡثَ قَوۡمٖ ظَلَمُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ فَأَهۡلَكَتۡهُۚ وَمَا ظَلَمَهُمُ ٱللَّهُ وَلَٰكِنۡ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ
Perumpamaan harta yang dibelanjakan oleh orang-orang kafir itu untuk kepentingan sosial dan ganjaran yang mereka harapkan adalah seperti angin sangat dingin yang menerpa lahan pertanian orang-orang yang menganiaya diri mereka dengan perbuatan-perbuatan maksiat dan lain-lain, kemudian angin tersebut merusak tanaman mereka, padahal mereka benar-benar mengharapkan hasil yang banyak sekali darinya. Sebagaimana angin yang merusak tanaman tersebut sehingga tidak bisa dimanfaatkan hasilnya, kekafiran juga akan membatalkan ganjaran amal yang sangat mereka harapkan. Allah sama sekali tidak akan menzalimi mereka -Mahasuci Allah dari tindakan itu-, tetapi mereka sendirilah yang menganiaya diri mereka karena kafir kepada Allah dan mendustakan Rasul-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّخِذُواْ بِطَانَةٗ مِّن دُونِكُمۡ لَا يَأۡلُونَكُمۡ خَبَالٗا وَدُّواْ مَا عَنِتُّمۡ قَدۡ بَدَتِ ٱلۡبَغۡضَآءُ مِنۡ أَفۡوَٰهِهِمۡ وَمَا تُخۡفِي صُدُورُهُمۡ أَكۡبَرُۚ قَدۡ بَيَّنَّا لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِۖ إِن كُنتُمۡ تَعۡقِلُونَ
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya! Janganlah kalian menjadikan orang-orang yang tidak beriman sebagai kawan dekat atau teman setia yang kalian beritahu perihal rahasia-rahasia dan urusan-urusan pribadi kalian karena mereka tidak pernah berhenti mengupayakan kehancuran dan kerusakan perkara kalian. Mereka senantiasa mengharapkan terjadinya sesuatu yang merugikan dan menyulitkan kalian. Rasa benci dan permusuhan terlihat jelas melalui ucapan-ucapan mereka yang menjelek-jelekkan agama kalian, mengadu domba kalian, dan menyebarkan rahasia-rahasia kalian. Tetapi kebencian yang mereka sembunyikan di dalam dada mereka jauh lebih besar. Kami telah menjelaskan kepada kalian -wahai orang-orang mukmin- bukti-bukti nyata yang menunjukkan kemaslahatan kalian di dunia dan di akhirat, jika kalian memahami apa yang Tuhan kalian turunkan kepada kalian.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
هَٰٓأَنتُمۡ أُوْلَآءِ تُحِبُّونَهُمۡ وَلَا يُحِبُّونَكُمۡ وَتُؤۡمِنُونَ بِٱلۡكِتَٰبِ كُلِّهِۦ وَإِذَا لَقُوكُمۡ قَالُوٓاْ ءَامَنَّا وَإِذَا خَلَوۡاْ عَضُّواْ عَلَيۡكُمُ ٱلۡأَنَامِلَ مِنَ ٱلۡغَيۡظِۚ قُلۡ مُوتُواْ بِغَيۡظِكُمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمُۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ
Adapun kalian -wahai orang-orang mukmin- maka mencintai kaum (yang tidak beriman) itu dan berharap kebaikan untuk mereka, tetapi mereka tidak mencintai kalian dan tidak berharap kebaikan untuk kalian, bahkan mereka membenci kalian. Kalian juga beriman kepada semua kitab suci yang ada -termasuk kitab suci mereka-, sedangkan mereka tidak beriman kepada kitab suci yang Allah turunkan kepada nabi kalian. Apabila mereka berjumpa dengan kalian, mereka mengatakan dengan lisan mereka, “Kami percaya”. Tetapi apabila mereka berkumpul dengan sesama mereka, mereka menggigit ujung jari karena kesal dan geram melihat kesatuan dan persatuan kalian dan menyaksikan kejayaan Islam, juga karena mereka berada di dalam kehinaan dan kekalahan. Katakanlah -wahai Nabi- kepada orang-orang tersebut, “Bertahanlah dengan keadaan kalian itu sampai kalian mati karena kesal dan marah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang tersimpan di dalam dada, baik berupa keimanan maupun kekafiran, kebaikan maupun keburukan”.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِن تَمۡسَسۡكُمۡ حَسَنَةٞ تَسُؤۡهُمۡ وَإِن تُصِبۡكُمۡ سَيِّئَةٞ يَفۡرَحُواْ بِهَاۖ وَإِن تَصۡبِرُواْ وَتَتَّقُواْ لَا يَضُرُّكُمۡ كَيۡدُهُمۡ شَيۡـًٔاۗ إِنَّ ٱللَّهَ بِمَا يَعۡمَلُونَ مُحِيطٞ
Apabila kalian -wahai orang-orang mukmin- mendapatkan suatu nikmat, baik berupa kemenangan atas musuh maupun bertambahnya harta dan anak, mereka (orang-orang kafir) akan merasa gundah dan sedih. Sebaliknya, apabila kalian mendapatkan musibah, seperti dikalahkan oleh musuh, atau berkurangnya harta dan anak, mereka akan merasa gembira dan mencaci maki kalian. Jika kalian sabar terhadap perintah-perintah dan ketentuan-ketentuan-Nya, dan berusaha menghindari murka-Nya kepada kalian maka kalian akan terhindar dari tipu daya dan gangguan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala macam tipu daya mereka dan akan menggagalkannya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَإِذۡ غَدَوۡتَ مِنۡ أَهۡلِكَ تُبَوِّئُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ مَقَٰعِدَ لِلۡقِتَالِۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Ingatlah -wahai Nabi- tatkala kamu keluar dari Madinah di pagi hari untuk berperang melawan orang-orang musyrik dalam perang Uhud, yaitu saat engkau telah menempatkan orang-orang mukmin pada posisi mereka di medan perang, lalu engkau jelaskan kepada mereka posisi mereka masing-masing. Sungguh, Allah Maha Mendengar ucapanmu lagi Maha Melihat perbuatanmu.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• نَهْي المؤمنين عن موالاة الكافرين وجَعْلهم أَخِلّاء وأصفياء يُفْضَى إليهم بأحوال المؤمنين وأسرارهم.
· Orang-orang mukmin dilarang menjadikan orang kafir sebagai kawan dekat atau teman setia yang memungkinkannya mengetahui kondisi dan rahasia orang-orang mukmin.

• من صور عداوة الكافرين للمؤمنين فرحهم بما يصيب المؤمنين من بلاء ونقص، وغيظهم إن أصابهم خير.
· Salah satu bentuk permusuhan orang-orang kafir tehadap orang-orang mukmin ialah kegembiraan mereka ketika orang-orang mukmin ditimpa bencana atau kekurangan sesuatu, dan kejengkelan mereka ketika orang-orang mukmin mendapatkan sesuatu yang baik.

• الوقاية من كيد الكفار ومكرهم تكون بالصبر وعدم إظهار الخوف، ثم تقوى الله والأخذ بأسباب القوة والنصر.
· Menjaga diri dari tipu daya dan makar yang dirancang oleh orang-orang kafir dapat dilakukan dengan cara menunjukkan kesabaran dan tidak menampakkan ketakutan, kemudian dengan meningkatkan ketakwaan kepada Allah dan melakukan upaya-upaya untuk menyusun kekuatan dan meraih kemenangan.

إِذۡ هَمَّت طَّآئِفَتَانِ مِنكُمۡ أَن تَفۡشَلَا وَٱللَّهُ وَلِيُّهُمَاۗ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلۡيَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ
Ingatlah -wahai Nabi- apa yang terjadi pada dua kelompok orang-orang mukmin dari Bani Salimah dan Bani Ḥāriṡah tatkala mereka menjadi lemah dan berniat pulang (ke Madinah) ketika orang-orang munafik pulang (ke sana), sedangkan Allah menolong orang-orang mukmin itu dengan cara meneguhkan hati mereka untuk terus berperang dan memalingkan mereka dari keinginan untuk pulang. Hanya kepada-Nyalah hendaknya orang-orang mukmin bersandar dalam segala hal.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلَقَدۡ نَصَرَكُمُ ٱللَّهُ بِبَدۡرٖ وَأَنتُمۡ أَذِلَّةٞۖ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ
Sungguh Allah telah menolong kalian untuk mengalahkan orang-orang musyrik dalam perang Badar, meskipun kondisi kalian lemah lantaran jumlah personil dan peralatan perang kalian sedikit. Oleh sebab itu, bertakwalah kalian kepada Allah agar kalian mensyukuri nikmat-nikmat-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِذۡ تَقُولُ لِلۡمُؤۡمِنِينَ أَلَن يَكۡفِيَكُمۡ أَن يُمِدَّكُمۡ رَبُّكُم بِثَلَٰثَةِ ءَالَٰفٖ مِّنَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ مُنزَلِينَ
Ingatlah -wahai Nabi- ketika engkau berkata kepada orang-orang mukmin untuk meneguhkan hati mereka dalam perang Badar setelah mereka mendengar adanya bala bantuan yang datang untuk orang-orang musyrik, “Tidak cukupkah bagi kalian bila Allah membantu kalian dengan tiga ribu malaikat yang turun dari sisi-Nya untuk memperkuat pasukan kalian di medan perang?!”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
بَلَىٰٓۚ إِن تَصۡبِرُواْ وَتَتَّقُواْ وَيَأۡتُوكُم مِّن فَوۡرِهِمۡ هَٰذَا يُمۡدِدۡكُمۡ رَبُّكُم بِخَمۡسَةِ ءَالَٰفٖ مِّنَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ مُسَوِّمِينَ
Tentu, sesungguhnya bantuan itu cukup bagi kalian. Kalian juga akan mendapatkan kabar gembira berupa bantuan lain dari Allah, yaitu jika kalian bertahan di medan perang dan takut kepada Allah, kemudian datang bala bantuan untuk musuh-musuh kalian yang bergerak cepat ke arah kalian. Jika hal itu terjadi, Tuhan kalian akan membantu kalian dengan lima ribu malaikat yang memiliki tanda yang jelas di tubuh dan di kuda mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَمَا جَعَلَهُ ٱللَّهُ إِلَّا بُشۡرَىٰ لَكُمۡ وَلِتَطۡمَئِنَّ قُلُوبُكُم بِهِۦۗ وَمَا ٱلنَّصۡرُ إِلَّا مِنۡ عِندِ ٱللَّهِ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡحَكِيمِ
Tidaklah Allah menjadikan pemberian bantuan dan pengiriman malaikat itu melainkan sebagai kabar gembira untuk menenangkan hati kalian. Jika tidak, sesungguhnya kemenangan itu sejatinya tidak bisa dicapai hanya dengan upaya-upaya lahiriah semacam itu. Tetapi, kemenangan itu sejatinya berasal dari sisi Allah Yang Mahaperkasa, yang tidak terkalahkan oleh siapa pun, lagi Mahabijaksana dalam menetapkan ketentuan dan syariat-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
لِيَقۡطَعَ طَرَفٗا مِّنَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَوۡ يَكۡبِتَهُمۡ فَيَنقَلِبُواْ خَآئِبِينَ
Kemenangan yang kalian capai dalam perang Badar itu hendak dijadikan oleh Allah sebagai sarana untuk membinasakan sebagian orang kafir dengan cara membunuh mereka, dan menghinakan sebagian lainnya serta membuat mereka kecewa dengan kekalahan mereka sehingga mereka kembali dengan membawa kegagalan dan kehinaan.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
لَيۡسَ لَكَ مِنَ ٱلۡأَمۡرِ شَيۡءٌ أَوۡ يَتُوبَ عَلَيۡهِمۡ أَوۡ يُعَذِّبَهُمۡ فَإِنَّهُمۡ ظَٰلِمُونَ
Tatkala Rasulullah mendoakan agar para pemimpin orang-orang musyrik binasa setelah apa yang mereka lakukan dalam perang Uhud, Allah berfirman kepadanya, “Engkau tidak berhak mengatur urusan mereka karena itu adalah urusan Allah. Oleh sebab itu, bersabarlah sampai Allah memberikan keputusan di antara kalian, atau membimbing mereka untuk bertobat dan memeluk agama Islam, atau mereka terus mempertahankan kekafiran sehingga Allah menimpakan azab kepada mereka karena mereka adalah orang-orang zalim yang pantas mendapatkan azab.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۚ يَغۡفِرُ لِمَن يَشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ
Kepunyaan Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dalam hal penciptaan dan pengaturan. Dia mengampuni dosa-dosa orang yang dikehendaki-Nya dengan kasih sayang-Nya, dan menyiksa orang yang dikehendaki-Nya dengan keadilan-Nya, dan Allah Maha Pengampun bagi orang yang bertobat lagi Maha Penyayang kepada mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَأۡكُلُواْ ٱلرِّبَوٰٓاْ أَضۡعَٰفٗا مُّضَٰعَفَةٗۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya! Hindarilah mengambil riba sebagai tambahan yang berlipat ganda atas modal yang kalian pinjamkan, seperti yang dilakukan oleh orang-orang jahiliah. Bertakwalah kalian kepada Allah dengan cara menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, agar kalian mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat yang kalian inginkan.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَٱتَّقُواْ ٱلنَّارَ ٱلَّتِيٓ أُعِدَّتۡ لِلۡكَٰفِرِينَ
Buatlah pelindung antara diri kalian dan api neraka yang Allah siapkan bagi orang-orang kafir, yaitu dengan cara mengerjakan amal perbuatan yang saleh dan meninggalkan perbuatan yang diharamkan.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَأَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ
Taatlah kalian kepada Allah dan Rasul-Nya dengan cara menjalankan perintah dan menjauhi larangan, agar kalian mendapatkan rahmat di dunia dan di akhirat.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• مشروعية التذكير بالنعم والنقم التي تنزل بالناس حتى يعتبر بها المرء.
· Anjuran untuk mengingatkan manusia dengan beragam kenikmatan dan penderitaan yang bisa mereka alami agar dijadikan sebagai pelajaran oleh setiap orang.

• من أعظم أسباب تَنَزُّل نصر الله على عباده ورحمته ولطفه بهم: التزامُ التقوى، والصبر على شدائد القتال.
· Salah satu faktor yang mendatangkan pertolongan, rahmat dan kasih sayang Allah bagi hamba-hamba-Nya ialah senantiasa bertakwa kepada Allah dan bersabar dalam menghadapi beratnya peperangan.

• الأمر كله لله تعالى، فيحكم بما يشاء، ويقضي بما أراد، والمؤمن الحق يُسَلم لله تعالى أمره، وينقاد لحكمه.
· Semua urusan ada di tangan Allah -Ta'ālā-. Dia berhak memutuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan apa yang Dia inginkan. Sebab itu, orang mukmin sejati akan selalu menyerahkan urusannya kepada Allah -Ta'ālā- dan tunduk kepada ketentuan hukum-Nya.

• الذنوب - ومنها الربا - من أعظم أسباب خِذلان العبد، ولا سيما في مواطن الشدائد والصعاب.
· Perbuatan dosa, termasuk riba, merupakan salah satu penyebab utama kelemahan seseorang, terutama dalam situasi-situasi yang kritis dan sulit.

• مجيء النهي عن الربا بين آيات غزوة أُحد يشعر بشمول الإسلام في شرائعه وترابطها بحيث يشير إلى بعضها في وسط الحديث عن بعض.
· Letak ayat larangan tentang riba di antara ayat-ayat yang membahas tentang perang Uhud, tujuannya untuk menunjukkan syariat Islam itu universal dan saling bertautan, yaitu dengan cara menyisipkan pembahasan tentang suatu masalah di tengah-tengah pembahasan tentang masalah lain.

۞ وَسَارِعُوٓاْ إِلَىٰ مَغۡفِرَةٖ مِّن رَّبِّكُمۡ وَجَنَّةٍ عَرۡضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلۡأَرۡضُ أُعِدَّتۡ لِلۡمُتَّقِينَ
Segeralah berbuat kebajikan dan mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan beragam jenis ibadah, agar kalian mendapatkan ampunan yang besar dari Allah dan masuk ke dalam Surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang Allah siapkan bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلۡكَٰظِمِينَ ٱلۡغَيۡظَ وَٱلۡعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ
Orang-orang yang bertakwa ialah orang-orang yang membelanjakan hartanya di jalan Allah dalam keadaan mudah maupun susah, yang menahan amarahnya meskipun sebenarnya mampu melampiaskannya, dan yang memaafkan orang yang berbuat zalim kepadanya. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik yang memiliki perangai semacam itu.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَٱلَّذِينَ إِذَا فَعَلُواْ فَٰحِشَةً أَوۡ ظَلَمُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ ذَكَرُواْ ٱللَّهَ فَٱسۡتَغۡفَرُواْ لِذُنُوبِهِمۡ وَمَن يَغۡفِرُ ٱلذُّنُوبَ إِلَّا ٱللَّهُ وَلَمۡ يُصِرُّواْ عَلَىٰ مَا فَعَلُواْ وَهُمۡ يَعۡلَمُونَ
Yaitu orang-orang yang apabila melakukan dosa besar atau mengurangi bagian mereka sendiri dengan cara melakukan dosa yang kecil maka mereka segera ingat kepada Allah dan teringat ancaman-Nya bagi orang-orang yang berbuat maksiat, dan janji-Nya bagi orang-orang yang bertakwa, kemudian menyesali perbuatannya dan memohon kepada Tuhannya agar dosanya ditutupi dan dirinya tidak dihukum atas perbuatan tersebut karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Allah semata. Mereka tidak larut dalam perbuatan dosa tersebut, karena mereka menyadari bahwa diri mereka adalah pendosa, dan bahwa Allah mengampuni segala macam dosa.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
أُوْلَٰٓئِكَ جَزَآؤُهُم مَّغۡفِرَةٞ مِّن رَّبِّهِمۡ وَجَنَّٰتٞ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَاۚ وَنِعۡمَ أَجۡرُ ٱلۡعَٰمِلِينَ
Orang-orang yang memiliki sifat dan perangai yang terpuji tersebut itu akan diganjar oleh Allah dengan menutupi dosa-dosa mereka dan mengampuninya. Di akhirat kelak mereka akan mendapatkan surga-surga yang ada sungai-sungai mengalir dari bawah istana-istananya. Mereka tinggal di sana untuk selama-lamanya. Itu adalah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang menjalankan ketaatan kepada Allah.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
قَدۡ خَلَتۡ مِن قَبۡلِكُمۡ سُنَنٞ فَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَٱنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُكَذِّبِينَ
Tatkala orang-orang mukmin diuji dengan kekalahan yang mereka alami dalam perang Uhud, Allah menghibur mereka seraya berfirman, “Telah berlalu sebelum kalian sunatullah dalam membinasakan orang-orang kafir dan menjadikan akhir yang baik untuk orang-orang mukmin setelah mereka mendapatkan ujian dan cobaan. Oleh sebab itu, berjalanlah di muka bumi dan lihatlah seraya mengambil pelajaran bagaimana nasib orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya. Tempat tinggal mereka hancur dan kerajaan mereka hilang.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
هَٰذَا بَيَانٞ لِّلنَّاسِ وَهُدٗى وَمَوۡعِظَةٞ لِّلۡمُتَّقِينَ
Al-Qur`ān al-Karīm ini adalah penjelasan bagi kebenaran dan peringatan daripada kebatilan untuk seluruh umat manusia. Al-Qur`ān adalah petunjuk ke jalan yang benar dan pengingat bagi orang-orang yang bertakwa karena merekalah yang akan mendapatkan manfaat dari petunjuk dan bimbingan yang ada di dalamnya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلَا تَهِنُواْ وَلَا تَحۡزَنُواْ وَأَنتُمُ ٱلۡأَعۡلَوۡنَ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ
Janganlah kalian -wahai orang-orang mukmin- menjadi lemah dan bersedih hati atas apa yang menimpa kalian dalam perang Uhud. Tidak sepatutnya kalian bersikap seperti itu karena kalian adalah orang-orang yang paling mulia dengan keimanan kalian, dan paling terhormat dengan adanya bantuan Allah dan harapan akan datangnya pertolongan dari-Nya, jika kalian beriman kepada Allah dan percaya akan janji-Nya bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِن يَمۡسَسۡكُمۡ قَرۡحٞ فَقَدۡ مَسَّ ٱلۡقَوۡمَ قَرۡحٞ مِّثۡلُهُۥۚ وَتِلۡكَ ٱلۡأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيۡنَ ٱلنَّاسِ وَلِيَعۡلَمَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَيَتَّخِذَ مِنكُمۡ شُهَدَآءَۗ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ ٱلظَّٰلِمِينَ
Jika kalian -wahai orang-orang mukmin- mengalami luka-luka dan terbunuh dalam perang Uhud, sesungguhnya orang-orang kafir juga pernah mengalami luka-luka dan terbunuh seperti kalian. Hari-hari itu Allah putar di antara manusia yang beriman dan kafir dengan kemenangan dan kekalahan yang dikehendaki-Nya karena adanya hikmah-hikmah yang sangat mulia di baliknya, di antaranya untuk membedakan mana orang-orang yang benar-benar beriman dan mana orang-orang yang munafik, juga untuk memuliakan orang yang Allah kehendaki menjadi syahid di jalan-Nya. Allah tidak menyukai orang-orang yang menzalimi dirinya sendiri dengan meninggalkan jihad di jalan-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• الترغيب في المسارعة إلى عمل الصالحات اغتنامًا للأوقات، ومبادرة للطاعات قبل فواتها.
· Anjuran bersegera mengerjakan amal saleh untuk memanfaatkan waktu dan bergegas melaksanakan ketaatan sebelum terlambat.

• من صفات المتقين التي يستحقون بها دخول الجنة: الإنفاق في كل حال، وكظم الغيظ، والعفو عن الناس، والإحسان إلى الخلق.
· Sifat-sifat orang-orang bertakwa yang membuat mereka pantas masuk surga di antaranya ialah berinfak dalam kondisi apa pun, menahan amarah, memaafkan kesalahan orang lain, dan berbuat baik kepada sesama.

• النظر في أحوال الأمم السابقة من أعظم ما يورث العبرة والعظة لمن كان له قلب يعقل به.
· Memperhatikan keadaan umat-umat terdahulu merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mengambil pelajaran dan peringatan bagi orang yang memiliki hati yang sehat.

وَلِيُمَحِّصَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَيَمۡحَقَ ٱلۡكَٰفِرِينَ
Salah satu hikmahnya ialah membersihkan dosa-dosa orang-orang mukmin, membersihkan barisan mereka dari orang-orang munafik, dan membinasakan serta menyingkirkan orang-orang kafir.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
أَمۡ حَسِبۡتُمۡ أَن تَدۡخُلُواْ ٱلۡجَنَّةَ وَلَمَّا يَعۡلَمِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ جَٰهَدُواْ مِنكُمۡ وَيَعۡلَمَ ٱلصَّٰبِرِينَ
Apakah kalian -wahai orang-orang mukmin mengira bahwa kalian akan masuk Surga tanpa ujian dan kesabaran yang memperlihatkan siapa orang-orang yang benar-benar berjihad di jalan Allah dan bersabar terhadap cobaan yang mereka hadapi di medan jihad?
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلَقَدۡ كُنتُمۡ تَمَنَّوۡنَ ٱلۡمَوۡتَ مِن قَبۡلِ أَن تَلۡقَوۡهُ فَقَدۡ رَأَيۡتُمُوهُ وَأَنتُمۡ تَنظُرُونَ
Kalian -wahai orang-orang mukmin- pernah berharap untuk bertemu dengan orang-orang kafir supaya kalian bisa menjadi syahid di jalan Allah seperti saudara-saudara kalian yang gugur dalam perang Badar, sebelum kalian bertemu dengan situasi yang memaksa kalian bertaruh nyawa. Nah, dalam perang Uhud ini kalian benar-benar bertemu dengan apa yang kalian harapkan, dan kalian melihatnya secara nyata.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَمَا مُحَمَّدٌ إِلَّا رَسُولٞ قَدۡ خَلَتۡ مِن قَبۡلِهِ ٱلرُّسُلُۚ أَفَإِيْن مَّاتَ أَوۡ قُتِلَ ٱنقَلَبۡتُمۡ عَلَىٰٓ أَعۡقَٰبِكُمۡۚ وَمَن يَنقَلِبۡ عَلَىٰ عَقِبَيۡهِ فَلَن يَضُرَّ ٱللَّهَ شَيۡـٔٗاۚ وَسَيَجۡزِي ٱللَّهُ ٱلشَّٰكِرِينَ
Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul sebagaimana rasul-rasul sebelumnya yang telah meninggal dunia atau terbunuh. Apakah jika dia meninggal atau terbunuh maka kalian akan keluar dari agama kalian dan meninggalkan jihad?! Barang siapa di antara kalian yang keluar dari agamanya maka ia tidak akan menimpakan mudarat sedikit pun kepada Allah karena Dia Mahakuat lagi Mahaperkasa. Tetapi ia akan mendatangkan mudarat bagi dirinya sendiri dengan menjerumuskan dirinya ke dalam kerugian dunia dan akhirat. Allah akan memberikan balasan yang terbaik kepada orang-orang yang bersyukur kepada-Nya, yaitu dengan meneguhkan hati mereka untuk memegang teguh agama-Nya dan melanjutkan jihad mereka di jalan-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَمَا كَانَ لِنَفۡسٍ أَن تَمُوتَ إِلَّا بِإِذۡنِ ٱللَّهِ كِتَٰبٗا مُّؤَجَّلٗاۗ وَمَن يُرِدۡ ثَوَابَ ٱلدُّنۡيَا نُؤۡتِهِۦ مِنۡهَا وَمَن يُرِدۡ ثَوَابَ ٱلۡأٓخِرَةِ نُؤۡتِهِۦ مِنۡهَاۚ وَسَنَجۡزِي ٱلشَّٰكِرِينَ
Setiap jiwa tidak akan mati kecuali dengan ketentuan Allah setelah memenuhi jangka waktu yang telah ditetapkan oleh Allah dan Dia jadikan sebagai ajal baginya, tidak lebih dan tidak kurang. Barang siapa menghendaki ganjaran di dunia dengan amal perbuatannya, Kami akan memberikannya menurut kadar yang telah ditetapkan untuknya, dan tidak ada bagian untuknya di akhirat. Sebaliknya, barang siapa menghendaki ganjaran Allah di akhirat Kami akan memberikannya dan Kami akan memberikan balasan yang sangat besar bagi orang-orang yang bersyukur kepada Tuhan mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَكَأَيِّن مِّن نَّبِيّٖ قَٰتَلَ مَعَهُۥ رِبِّيُّونَ كَثِيرٞ فَمَا وَهَنُواْ لِمَآ أَصَابَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَمَا ضَعُفُواْ وَمَا ٱسۡتَكَانُواْۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلصَّٰبِرِينَ
Batapa banyak nabi yang berperang bersama para pengikutnya dalam jumlah banyak, dan mereka tidak takut untuk pergi berjihad tatkala mereka terbunuh atau mengalami luka-luka di jalan Allah. Mereka juga tidak menjadi lemah semangat untuk berperang melawan musuh dan tidak tunduk kepadanya. Sebaliknya, mereka tetap sabar dan tegar dan Allah menyukai orang-orang yang sabar terhadap berbagai kesulitan dan penderitaan di jalan-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَمَا كَانَ قَوۡلَهُمۡ إِلَّآ أَن قَالُواْ رَبَّنَا ٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسۡرَافَنَا فِيٓ أَمۡرِنَا وَثَبِّتۡ أَقۡدَامَنَا وَٱنصُرۡنَا عَلَى ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡكَٰفِرِينَ
Tidak ada yang diucapkan oleh orang-orang yang sabar itu tatkala mereka ditimpa ujian kecuali doa mereka, “Ya Tuhan kami! Ampunilah dosa-dosa kami dan kelancangan kami dalam melanggar batas-batas urusan kami. Teguhkanlah hati kami ketika kami berjumpa dengan musuh kami dan tolonglah kami untuk mengalahkan orang-orang yang kafir kepada-Mu.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَـَٔاتَىٰهُمُ ٱللَّهُ ثَوَابَ ٱلدُّنۡيَا وَحُسۡنَ ثَوَابِ ٱلۡأٓخِرَةِۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ
Kemudian Allah memberi mereka ganjaran dunia dengan memberikan kemenangan dan kejayaan dan juga memberi mereka ganjaran yang baik di akhirat dengan meridai mereka dan melimpahkan kenikmatan yang tiada tara di dalam surga yang penuh kenikmatan. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik dalam ibadah dan muamalah mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• الابتلاء سُنَّة إلهية يتميز بها المجاهدون الصادقون الصابرون من غيرهم.
· Ujian adalah sunatullah yang bertujuan untuk membedakan orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar dengan selain mereka.

• يجب ألا يرتبط الجهاد في سبيل الله والدعوة إليه بأحد من البشر مهما علا قدره ومقامه.
· Aktivitas jihad fi sabilillah dan aktivitas dakwah tidak boleh terikat dengan manusia mana pun, meskipun ia memiliki pangkat dan kedudukan yang tinggi.

• أعمار الناس وآجالهم ثابتة عند الله تعالى، لا يزيدها الحرص على الحياة، ولا ينقصها الإقدام والشجاعة.
· Umur dan ajal manusia telah ditetapkan di sisi Allah -Ta'ālā-. Tidak akan bertambah dengan kuatnya semangat untuk hidup, dan tidak akan berkurang dengan keberanian dan kesiapan untuk bertaruh nyawa.

• تختلف مقاصد الناس ونياتهم، فمنهم من يريد ثواب الله، ومنهم من يريد الدنيا، وكلٌّ سيُجازَى على نيَّته وعمله.
· Tujuan dan niat manusia berbeda-beda. Ada yang menginginkan pahala dari Allah, dan ada yang menginginkan ganjaran dunia. Setiap orang akan mendapatkan balasan menurut niat dan amal perbuatannya masing-masing.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِن تُطِيعُواْ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ يَرُدُّوكُمۡ عَلَىٰٓ أَعۡقَٰبِكُمۡ فَتَنقَلِبُواْ خَٰسِرِينَ
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya! Jika kalian patuh kepada orang-orang kafir dari kalangan Yahudi, Nasrani dan musyrik dalam mengikuti jalan yang sesat, niscaya mereka akan membuat kalian kembali kepada kekafiran setelah kalian beriman. Lalu kalian akan kembali dengan membawa kerugian besar di dunia dan di akhirat.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
بَلِ ٱللَّهُ مَوۡلَىٰكُمۡۖ وَهُوَ خَيۡرُ ٱلنَّٰصِرِينَ
Orang-orang kafir itu tetap tidak akan menolong meskipun kalian patuh kepada mereka. Tetapi Allahlah yang akan menolong kalian untuk mengalahkan musuh-musuh kalilan. Oleh karena itu, patuhlah kalian kepada-Nya karena Dia adalah sebaik-baik penolong sehingga kalian tidak membutuhkan pertolongan siapa pun setelah mendapatkan pertolongan-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
سَنُلۡقِي فِي قُلُوبِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ ٱلرُّعۡبَ بِمَآ أَشۡرَكُواْ بِٱللَّهِ مَا لَمۡ يُنَزِّلۡ بِهِۦ سُلۡطَٰنٗاۖ وَمَأۡوَىٰهُمُ ٱلنَّارُۖ وَبِئۡسَ مَثۡوَى ٱلظَّٰلِمِينَ
Kami akan memasukkan ketakutan yang luar biasa ke dalam hati orang-orang yang kafir kepada Allah sehingga mereka tidak sanggup berperang melawan kalian karena mereka telah menyekutukan Allah dengan tuhan-tuhan yang mereka sembah menurut hawa nafsu mereka sendiri, tanpa didasari hujah yang diturunkan kepada mereka. Tempat tinggal yang akan menjadi tempat kembali mereka di akhirat kelak ialah neraka dan seburuk-buruk tempat tinggal bagi orang-orang yang zalim ialah neraka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلَقَدۡ صَدَقَكُمُ ٱللَّهُ وَعۡدَهُۥٓ إِذۡ تَحُسُّونَهُم بِإِذۡنِهِۦۖ حَتَّىٰٓ إِذَا فَشِلۡتُمۡ وَتَنَٰزَعۡتُمۡ فِي ٱلۡأَمۡرِ وَعَصَيۡتُم مِّنۢ بَعۡدِ مَآ أَرَىٰكُم مَّا تُحِبُّونَۚ مِنكُم مَّن يُرِيدُ ٱلدُّنۡيَا وَمِنكُم مَّن يُرِيدُ ٱلۡأٓخِرَةَۚ ثُمَّ صَرَفَكُمۡ عَنۡهُمۡ لِيَبۡتَلِيَكُمۡۖ وَلَقَدۡ عَفَا عَنكُمۡۗ وَٱللَّهُ ذُو فَضۡلٍ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Sungguh, Allah benar-benar menepati apa yang dijanjikan-Nya kepada kalian, yaitu menolong kalian untuk mengalahkan musuh dalam perang Uhud ketika kalian berperang melawan mereka dengan peperangan yang sengit dengan izin Allah -Ta'ālā-. Kemenangan itu terhenti ketika kalian lemah dan tidak mau memegang teguh apa yang Rasul perintahkan kepada kalian dan kalian berselisih paham antara tetap bertahan di posisi kalian masing-masing ataukah meninggalkan posisi itu dan bergerak untuk mengumpulkan ganimah, lalu kalian mendurhakai Rasul yang memerintahkan kalian bertahan di posisi masing-masing dalam kondisi apa pun. Hal itu terjadi setelah Allah memperlihatkan kepada kalian apa yang kalian sukai yaitu kemenangan atas musuh-musuh kalian. Sebagian dari kalian menginginkan harta rampasan perang dunia, yaitu orang-orang yang meninggalkan posisi mereka, dan sebagian dari kalian menginginkan ganjaran akhirat, yaitu orang-orang yang bertahan di posisinya masing-masing karena mematuhi perintah Rasul. Kemudian Allah memalingkan kalian dari mereka dan membuat mereka mampu mengalahkan kalian untuk menguji kalian sehingga jelaslah siapa yang benar-benar beriman dan bersabar terhadap cobaan dan siapa yang tergelincir kakinya dan lemah jiwanya. Allah telah mengampuni perbuatan kalian yang telah melanggar perintah Rasul-Nya dan Allah memiliki anugerah yang sangat besar bagi orang-orang yang beriman karena Dia telah membimbing mereka kepada iman. Dia juga telah memaafkan kesalahan mereka dan memberi ganjaran atas musibah yang menimpa mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
۞ إِذۡ تُصۡعِدُونَ وَلَا تَلۡوُۥنَ عَلَىٰٓ أَحَدٖ وَٱلرَّسُولُ يَدۡعُوكُمۡ فِيٓ أُخۡرَىٰكُمۡ فَأَثَٰبَكُمۡ غَمَّۢا بِغَمّٖ لِّكَيۡلَا تَحۡزَنُواْ عَلَىٰ مَا فَاتَكُمۡ وَلَا مَآ أَصَٰبَكُمۡۗ وَٱللَّهُ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ
Ingatlah -wahai orang-orang beriman- ketika kalian melarikan diri dalam perang Uhud, yaitu tatkala kalian mengalami kegagalan karena telah melanggar perintah Rasulullah dan sebagian dari kalian tidak melihat sebagian yang lain, sementara Rasulullah memanggil kalian dari belakang, di antara kalian dan orang-orang musyrik seraya bersabda, “Kemarilah wahai hamba-hamba Allah! Kemarilah wahai hamba-hamba Allah!” Kemudian Allah membalas perbuatan kalian itu dengan kepedihan dan kesulitan karena hilangnya kesempatan untuk mendapatkan kemenangan dan rampasan perang, yang diikuti dengan kepedihan dan kesulitan lainnya karena beredarnya kabar tentang terbunuhnya Nabi. Allah melakukan hal ini supaya kalian tidak bersedih hati karena kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kemenangan dan rampasan perang, dan tidak berduka karena terbunuh dan mengalami luka-luka, setelah kalian tahu bahwa Nabi tidak terbunuh karena semua musibah dan penderitaan terasa ringan (setelah tahu bahwa Nabi masih hidup). Allah Maha Mengetahui apa yang kalian perbuat; tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya perihal kondisi hati dan perbuatan anggota badan kalian.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• التحذير من طاعة الكفار والسير في أهوائهم، فعاقبة ذلك الخسران في الدنيا والآخرة.
· Larangan patuh kepada orang-orang kafir dan mengikuti kemauan hawa nafsu mereka karena akibatnya ialah kerugian di dunia dan di akhirat.

• إلقاء الرعب في قلوب أعداء الله صورةٌ من صور نصر الله لأوليائه المؤمنين.
· Memasukkan ketakutan ke dalam hati musuh-musuh Allah adalah salah satu bentuk pertolongan Allah kepada orang-orang mukmin yang membela-Nya.

• من أعظم أسباب الهزيمة في المعركة التعلق بالدنيا والطمع في مغانمها، ومخالفة أمر قائد الجيش.
· Salah satu penyebab utama kekalahan di medan perang ialah kecintaan yang berlebihan kepada dunia dan keinginan yang kuat untuk mendapatkan harta rampasan perang serta menyelisihi perintah panglima perang.

• من دلائل فضل الصحابة أن الله يعقب بالمغفرة بعد ذكر خطئهم.
· Di antara bukti keutamaan para sahabat adalah bahwasanya Allah memaafkan mereka setelah Allah menyebutkan kesalahan mereka.

ثُمَّ أَنزَلَ عَلَيۡكُم مِّنۢ بَعۡدِ ٱلۡغَمِّ أَمَنَةٗ نُّعَاسٗا يَغۡشَىٰ طَآئِفَةٗ مِّنكُمۡۖ وَطَآئِفَةٞ قَدۡ أَهَمَّتۡهُمۡ أَنفُسُهُمۡ يَظُنُّونَ بِٱللَّهِ غَيۡرَ ٱلۡحَقِّ ظَنَّ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِۖ يَقُولُونَ هَل لَّنَا مِنَ ٱلۡأَمۡرِ مِن شَيۡءٖۗ قُلۡ إِنَّ ٱلۡأَمۡرَ كُلَّهُۥ لِلَّهِۗ يُخۡفُونَ فِيٓ أَنفُسِهِم مَّا لَا يُبۡدُونَ لَكَۖ يَقُولُونَ لَوۡ كَانَ لَنَا مِنَ ٱلۡأَمۡرِ شَيۡءٞ مَّا قُتِلۡنَا هَٰهُنَاۗ قُل لَّوۡ كُنتُمۡ فِي بُيُوتِكُمۡ لَبَرَزَ ٱلَّذِينَ كُتِبَ عَلَيۡهِمُ ٱلۡقَتۡلُ إِلَىٰ مَضَاجِعِهِمۡۖ وَلِيَبۡتَلِيَ ٱللَّهُ مَا فِي صُدُورِكُمۡ وَلِيُمَحِّصَ مَا فِي قُلُوبِكُمۡۚ وَٱللَّهُ عَلِيمُۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ
Kemudian setelah kepedihan dan kesulitan itu, Allah turunkan kepada kalian ketenteraman dan ketenangan hati. Tiba-tiba satu golongan dari kalian -yaitu orang-orang yang percaya akan janji Allah- mengantuk berat karena hati mereka merasa aman dan damai. Namun, golongan lainnya tidak merasakan kedamaian dan tidak mengantuk. Mereka ini adalah orang-orang munafik yang pikirannya tidak lain hanyalah keselamatan diri mereka sendiri. Mereka itu senantiasa merasakan kegelisahan dan ketakutan. Mereka berprasangka buruk kepada Allah bahwa Allah tidak akan menolong Rasul-Nya dan tidak akan membantu hamba-hamba-Nya. Ini sama seperti anggapan orang-orang jahiliah yang tidak menghargai Allah dengan semestinya. Orang-orang munafik yang tidak mengenal Allah dengan baik itu berkata, “Kami tidak mempunyai hak untuk menyatakan pendapat apa pun tentang urusan pergi ke medan perang. Sekiranya kami mempunyai hak (untuk menyatakan pendapat tentang masalah itu) niscaya kami tidak akan pergi (ke medan perang).” Katakanlah -wahai Nabi- untuk menjawab ucapan mereka, “Sesungguhnya urusan itu sepenuhnya milik Allah. Dialah yang menetapkan apa yang Dia kehendaki dan memutuskan apa yang Dia inginkan, dan Dialah yang memutuskan kepergian kalian.” Orang-orang munafik itu menyembunyikan kebimbangan dan prasangka buruk di dalam hati mereka dan tidak mereka perlihatkan kepadamu, yaitu mereka mengatakan, “Sekiranya kami mempunyai hak untuk menyatakan pendapat tentang kepergian (ke medan perang) ini, niscaya kami tidak akan terbunuh di tempat ini.” Katakanlah -wahai Nabi- untuk menjawab ucapan mereka, “Seandainya kalian berada di rumah kalian yang jauh dari medan perang dan kematian, niscaya siapa pun di antara kalian yang telah ditetapkan oleh Allah akan terbunuh pasti akan pergi ke tempat yang di sana ia akan dibunuh. Tidaklah Allah menetapkan kewajiban itu melainkan untuk menguji niat dan tujuan yang ada di dalam dada kalian, dan membedakan antara keimanan dan kemunafikan yang ada di dalamnya. Allah Maha Mengetahui apa yang tersimpan di dada hamba-hamba-Nya; tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ ٱلَّذِينَ تَوَلَّوۡاْ مِنكُمۡ يَوۡمَ ٱلۡتَقَى ٱلۡجَمۡعَانِ إِنَّمَا ٱسۡتَزَلَّهُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ بِبَعۡضِ مَا كَسَبُواْۖ وَلَقَدۡ عَفَا ٱللَّهُ عَنۡهُمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٞ
Sesungguhnya orang-orang yang kalah di antara kamu -wahai sahabat-sahabat Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-- pada waktu pertemuan antara golongan musyrik dengan kaum muslimin di Uhud, sesungguhnya setanlah yang mendorong mereka untuk tergelincir akibat perbuatan maksiat yang mereka lakukan. Sungguh Allah telah memaafkan mereka dan tidak menghukum mereka sebagai wujud kemurahan dan kasih sayang-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun bagi orang yang bertobat lagi Maha Penyantun, tidak tergesa-gesa menjatuhkan hukuman kepada orang yang berbuat dosa.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَكُونُواْ كَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَقَالُواْ لِإِخۡوَٰنِهِمۡ إِذَا ضَرَبُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ أَوۡ كَانُواْ غُزّٗى لَّوۡ كَانُواْ عِندَنَا مَا مَاتُواْ وَمَا قُتِلُواْ لِيَجۡعَلَ ٱللَّهُ ذَٰلِكَ حَسۡرَةٗ فِي قُلُوبِهِمۡۗ وَٱللَّهُ يُحۡيِۦ وَيُمِيتُۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ بَصِيرٞ
Wahai orang-orang yang beriman dengan Allah dan mengikuti Rasul-Nya! Janganlah kalian menjadi seperti orang kafir dari golongan munafik. Mereka mengatakan kepada sanak kerabat mereka yang bepergian untuk mencari rezeki atau berperang kemudian meninggal atau terbunuh, “Seandainya mereka berada di sisi kami dan tidak keluar bepergian atau berperang, niscaya mereka tidak akan mati dan tidak akan terbunuh.” Allah meletakkan keyakinan ini di dalam hati mereka agar penyesalan mereka semakin kuat. Hanya Allahlah yang dapat menghidupkan dan mematikan menurut kehendak-Nya. Takdir Allah tidak dapat dihalang-halangi oleh duduknya seseorang di rumahnya, dan tidak dapat dipercepat oleh keberangkatannya ke medan perang. Allah Maha Melihat apa yang kalian perbuat; tidak ada satu pun perbuatan kalian yang luput dari pengawasan-Nya dan Dia akan memberi kalian balasan yang setimpal dengannya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلَئِن قُتِلۡتُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ أَوۡ مُتُّمۡ لَمَغۡفِرَةٞ مِّنَ ٱللَّهِ وَرَحۡمَةٌ خَيۡرٞ مِّمَّا يَجۡمَعُونَ
Sungguh, jika kalian -wahai orang-orang mukmin- terbunuh atau meninggal dunia di jalan Allah, niscaya Allah akan memberikan ampunan yang sangat besar bagi kalian dan akan melimpahkan kasih sayang-Nya kepada kalian. Hal itu lebih baik bagi kalian dibanding dunia ini beserta seluruh kenikmatan sementara yang bisa dikumpulkan oleh para penduduknya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• الجهل بالله تعالى وصفاته يُورث سوء الاعتقاد وفساد الأعمال.
· Ketidaktahuan tentang Allah -Ta'ālā- dan sifat-sifat-Nya akan menyebabkan timbulnya keyakinan yang salah dan perbuatan yang buruk.

• آجال العباد مضروبة محدودة، لا يُعجلها الإقدام والشجاعة، ولايؤخرها الجبن والحرص.
· Ajal manusia sudah ditetapkan dan terbatas. Ajal itu tidak dapat disegerakan dengan keberanian dan kegagahan, dan tidak dapat ditunda dengan kepengecutan dan kewaspadaan.

• من سُنَّة الله تعالى الجارية ابتلاء عباده؛ ليميز الخبيث من الطيب.
· Salah satu sunatullah yang berlaku di dunia ialah memberikan ujian kepada hamba-hamba-Nya untuk membedakan orang yang jahat dan orang yang baik.

• من أعظم المنازل وأكرمها عند الله تعالى منازل الشهداء في سبيله.
· Salah satu kedudukan yang paling mulia dan terhormat di sisi Allah -Ta'ālā- ialah kedudukan orang-orang yang gugur di jalan-Nya.

وَلَئِن مُّتُّمۡ أَوۡ قُتِلۡتُمۡ لَإِلَى ٱللَّهِ تُحۡشَرُونَ
Sungguh, jika kalian mati dalam kondisi apa pun atau terbunuh maka hanya kepada Allah kalian semua akan dikembalikan untuk diberi balasan yang setimpal dengan amal perbuatan kalian.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَبِمَا رَحۡمَةٖ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمۡۖ وَلَوۡ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلۡقَلۡبِ لَٱنفَضُّواْ مِنۡ حَوۡلِكَۖ فَٱعۡفُ عَنۡهُمۡ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لَهُمۡ وَشَاوِرۡهُمۡ فِي ٱلۡأَمۡرِۖ فَإِذَا عَزَمۡتَ فَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُتَوَكِّلِينَ
Karena disebabkan oleh rahmat yang besar dari Allahlah, akhlak kamu -wahai Nabi- menjadi lunak kepada sahabat-sahabatmu. Seandainya engkau menunjukkan sikap kasar dalam ucapan dan tindakanmu, serta mempunyai hati yang keras, niscaya mereka akan pergi meninggalkanmu. Oleh karena itu, maafkanlah kekurangan mereka dalam bersikap kepadamu dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, serta bermusyawarahlah dengan mereka untuk membahas masalah-masalah yang perlu dimusyawarahkan. Kemudian apabila kamu sudah bertekad melakukan sebuah keputusan setelah bermusyawarah maka kerjakanlah dan berserah dirilah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berserah diri kepada-Nya, dan Dia memberikan bimbingan serta dukungan-Nya kepada mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِن يَنصُرۡكُمُ ٱللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمۡۖ وَإِن يَخۡذُلۡكُمۡ فَمَن ذَا ٱلَّذِي يَنصُرُكُم مِّنۢ بَعۡدِهِۦۗ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلۡيَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ
Apabila Allah mendukung kalian dengan memberikan bantuan dan pertolongan-Nya maka tidak ada seorang pun yang dapat mengalahkan kalian, sekalipun seluruh penduduk bumi bergabung untuk melawan kalian. Sebaliknya, apabila Dia tidak menolong kalian dan menyerahkan urusan kalian kepada diri kalian sendiri maka tidak ada seorang pun yang dapat menolong kalian selain Allah karena kemenangan ada di tangan Allah semata. Oleh sebab itu, hanya kepada Allahlah hendaknya orang-orang yang beriman bersandar, bukan kepada yang lain.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَمَا كَانَ لِنَبِيٍّ أَن يَغُلَّۚ وَمَن يَغۡلُلۡ يَأۡتِ بِمَا غَلَّ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۚ ثُمَّ تُوَفَّىٰ كُلُّ نَفۡسٖ مَّا كَسَبَتۡ وَهُمۡ لَا يُظۡلَمُونَ
Tidak pantas bagi seorang nabi berkhianat dengan cara mengambil ganimah (harta rampasan perang) selain apa yang Allah tetapkan baginya. Oleh sebab itu, siapa saja di antara kalian yang berkhianat dengan cara mengambil sesuatu dari ganimah (secara ilegal), ia akan dihukum dan dipermalukan di muka umum kelak pada hari Kiamat. Ia akan datang dengan memikul apa yang diambilnya dari harta ganimah di depan mata semua makhluk. Kemudian setiap orang akan diberi balasan yang setimpal dengan apa yang telah diperbuatnya secara penuh, tanpa dikurangi sedikit pun. Mereka tidak akan dizalimi dengan cara ditambah keburukannya atau dikurangi kebaikannya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
أَفَمَنِ ٱتَّبَعَ رِضۡوَٰنَ ٱللَّهِ كَمَنۢ بَآءَ بِسَخَطٖ مِّنَ ٱللَّهِ وَمَأۡوَىٰهُ جَهَنَّمُۖ وَبِئۡسَ ٱلۡمَصِيرُ
Tidaklah sama di sisi Allah status orang yang melakukan perbuatan yang mengundang rida Allah, yaitu iman serta amal saleh dan orang yang kafir kepada Allah serta berbuat buruk karena orang kafir akan mendapatkan murka Allah yang dahsyat dan tempat tinggalnya adalah neraka Jahanam. Neraka Jahanam itu adalah tempat kembali dan tempat tinggal yang paling buruk.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
هُمۡ دَرَجَٰتٌ عِندَ ٱللَّهِۗ وَٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِمَا يَعۡمَلُونَ
Derajat mereka di sisi Allah di dunia dan akhirat berbeda-beda. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat, tidak ada sesuatupun yang luput dari pengetahuan-Nya, dan Dia akan memberikan balasan kepada setiap orang menurut amal perbuatannya masing-masing.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
لَقَدۡ مَنَّ ٱللَّهُ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ إِذۡ بَعَثَ فِيهِمۡ رَسُولٗا مِّنۡ أَنفُسِهِمۡ يَتۡلُواْ عَلَيۡهِمۡ ءَايَٰتِهِۦ وَيُزَكِّيهِمۡ وَيُعَلِّمُهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡحِكۡمَةَ وَإِن كَانُواْ مِن قَبۡلُ لَفِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٍ
Sungguh Allah telah melimpahkan karunia dan kebaikanNya kepada orang-orang mukmin tatkala Dia mengirimkan kepada mereka seorang Rasul dari bangsa mereka sendiri untuk membacakan Al-Qur`ān kepada mereka, dan membersihkan diri mereka dari noda kemusyrikan dan dari akhlak yang tercela, serta mengajarkan Al-Qur`ān dan As-Sunnah kepada mereka. Sementara dahulu sebelum diutusnya Rasul tersebut mereka berada di dalam kesesatan yang nyata, jauh dari petunjuk dan jalan yang benar.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
أَوَلَمَّآ أَصَٰبَتۡكُم مُّصِيبَةٞ قَدۡ أَصَبۡتُم مِّثۡلَيۡهَا قُلۡتُمۡ أَنَّىٰ هَٰذَاۖ قُلۡ هُوَ مِنۡ عِندِ أَنفُسِكُمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ
Apabila kalian -wahai orang-orang mukmin- ditimpa musibah, ketika kalian mengalami kekalahan dalam perang Uhud dan sebagian dari kalian tebunuh dalam perang itu, sesungguhnya kalian telah mendapatkan dua kali lipat dari musuh kalian, dalam hal jumlah korban tewas dan tawanan perang dalam perang Badar. Lalu kalian berkata, “Dari mana datangnya musibah (kekalahan) ini, sedangkan kita adalah orang-orang beriman, dan Nabiyullah berada di tengah-tengah kita?” Katakanlah -wahai Nabi-, “Musibah (kekalahan) itu datang dari diri kamu sendiri. Yaitu tatkala kalian berselisih paham dan tidak patuh pada perintah Rasulullah. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Dia dapat menolong siapa saja yang Dia kehendaki, dan dapat menelantarkan siapa saja yang Dia kehendaki.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• النصر الحقيقي من الله تعالى، فهو القوي الذي لا يحارب، والعزيز الذي لا يغالب.
· Kemenangan yang hakiki itu berasal dari Allah -Ta'ālā-. Dialah yang Mahakuat yang tidak terlawan dan Mahaperkasa yang tidak terkalahkan.

• لا تستوي في الدنيا حال من اتبع هدى الله وعمل به وحال من أعرض وكذب به، كما لا تستوي منازلهم في الآخرة.
· Di dunia ini tidaklah sama antara kondisi orang yang mengikuti dan mengamalkan petunjuk Allah dengan orang yang menolak dan mendustakan petunjuk-Nya. Begitu pula kedudukan mereka pun tidak sama di akhirat kelak.

• ما ينزل بالعبد من البلاء والمحن هو بسبب ذنوبه، وقد يكون ابتلاء ورفع درجات، والله يعفو ويتجاوز عن كثير منها.
· Cobaan dan ujian yang menimpa seseorang adalah disebabkan oleh dosa dan kesalahannya sendiri. Terkadang cobaan itu merupakan ujian dan sarana untuk meningkatkan derajat. Namun, Allah memaafkan dan mengampuni kebanyakan dosa hamba-Nya.

وَمَآ أَصَٰبَكُمۡ يَوۡمَ ٱلۡتَقَى ٱلۡجَمۡعَانِ فَبِإِذۡنِ ٱللَّهِ وَلِيَعۡلَمَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Pembunuhan, luka-luka dan kekalahan yang menimpa kalian dalam perang Uhud tatkala pasukan kalian bertemu dengan pasukan orang-orang musyrik, itu terjadi dengan izin dan ketentuan Allah, untuk sebuah hikmah yang sangat penting, sehingga terlihat jelas siapakah orang-orang yang beriman dengan sungguh-sungguh.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلِيَعۡلَمَ ٱلَّذِينَ نَافَقُواْۚ وَقِيلَ لَهُمۡ تَعَالَوۡاْ قَٰتِلُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ أَوِ ٱدۡفَعُواْۖ قَالُواْ لَوۡ نَعۡلَمُ قِتَالٗا لَّٱتَّبَعۡنَٰكُمۡۗ هُمۡ لِلۡكُفۡرِ يَوۡمَئِذٍ أَقۡرَبُ مِنۡهُمۡ لِلۡإِيمَٰنِۚ يَقُولُونَ بِأَفۡوَٰهِهِم مَّا لَيۡسَ فِي قُلُوبِهِمۡۚ وَٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا يَكۡتُمُونَ
Hal itu juga supaya terlihat jelas siapakah orang-orang munafik yang ketika dikatakan kepada mereka, “Berperanglah kalian di jalan Allah, atau bertahanlah untuk memperbanyak jumlah kaum muslimin!”, mereka hanya menjawab, “Seandainya kami tahu bahwa kegiatan kalian ini adalah perang sebagaimana perang yang semestinya, tentu kami akan mengikuti kalian. Akan tetapi, kami tidak melihat akan terjadi perang antara kalian dengan mereka.” Kondisi mereka ketika itu lebih menunjukkan kedekatan mereka kepada kekafiran daripada keimanan, karena lisan mereka mengatakan sesuatu yang tidak ada di dalam hati mereka. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka sembunyikan di dalam hati mereka dan Dia akan menghukum mereka atas perbuatan tersebut.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ٱلَّذِينَ قَالُواْ لِإِخۡوَٰنِهِمۡ وَقَعَدُواْ لَوۡ أَطَاعُونَا مَا قُتِلُواْۗ قُلۡ فَٱدۡرَءُواْ عَنۡ أَنفُسِكُمُ ٱلۡمَوۡتَ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ
Mereka adalah orang-orang yang tidak pergi ke medan perang dan berkata kepada kerabat mereka yang mendapat musibah dalam perang Uhud, “Seandainya mereka patuh kepada kami dan tidak pergi ke medan perang, pasti mereka tidak akan terbunuh.” Katakanlah -wahai Nabi- untuk menjawab ucapan mereka, “Kalau begitu lindungilah diri kalian sendiri dari kematian apabila kematian itu datang menjemput kalian, jika kalian bersungguh-sungguh dengan anggapan kalian bahwa seandainya mereka patuh kepada kalian niscaya mereka tidak terbunuh, dan bahwasanya kalian bisa selamat dari kematian itu disebabkan karena keengganan kalian pergi berjihad di jalan Allah.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلَا تَحۡسَبَنَّ ٱلَّذِينَ قُتِلُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمۡوَٰتَۢاۚ بَلۡ أَحۡيَآءٌ عِندَ رَبِّهِمۡ يُرۡزَقُونَ
Janganlah kamu -wahai Nabi- mengira bahwa orang-orang yang terbunuh dalam berjihad di jalan Allah itu mati. Sesungguhnya mereka itu hidup secara khusus di sisi Tuhan mereka di tempat kehormatan-Nya. Mereka diberi rezeki dari beragam kenikmatan yang hanya diketahui oleh Allah.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَرِحِينَ بِمَآ ءَاتَىٰهُمُ ٱللَّهُ مِن فَضۡلِهِۦ وَيَسۡتَبۡشِرُونَ بِٱلَّذِينَ لَمۡ يَلۡحَقُواْ بِهِم مِّنۡ خَلۡفِهِمۡ أَلَّا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ
Sungguh kebahagiaan telah menyelimuti jiwa mereka dan kegembiraan telah melingkupi hati mereka berkat anugerah yang Allah limpahkan kepada mereka. Mereka terus berharap dan menunggu saudara-saudara mereka yang masih ada di dunia akan menyusul mereka karena jika mereka terbunuh di medan jihad, mereka akan mendapatkan anugerah seperti mereka. Tidak ada kecemasan terhadap mereka dalam menghadapi urusan akhirat yang akan mereka hadapi dan mereka tidak bersedih hati atas kekayaan duniawi yang luput dari mereka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
۞ يَسۡتَبۡشِرُونَ بِنِعۡمَةٖ مِّنَ ٱللَّهِ وَفَضۡلٖ وَأَنَّ ٱللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجۡرَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Di samping itu mereka akan bersuka cita dengan pahala besar yang menanti mereka dari Allah dan tambahan yang sangat besar atas pahala tersebut dan Allah -Ta'ālā- tidak akan membatalkan ganjaran orang-orang mukmin, melainkan akan memberikan ganjaran mereka secara penuh dan ditambah dengan ganjaran-ganjaran tambahan.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ٱلَّذِينَ ٱسۡتَجَابُواْ لِلَّهِ وَٱلرَّسُولِ مِنۢ بَعۡدِ مَآ أَصَابَهُمُ ٱلۡقَرۡحُۚ لِلَّذِينَ أَحۡسَنُواْ مِنۡهُمۡ وَٱتَّقَوۡاْ أَجۡرٌ عَظِيمٌ
Orang-orang yang menjawab perintah Allah dan Rasul-Nya ketika mereka diajak untuk pergi ke medan perang di jalan Allah dan berperang melawan orang-orang musyrik dalam perang Ḥamrā` al-Asad yang terjadi pasca perang Uhud, setelah mereka mengalami luka-luka dalam perang Uhud, tetapi hal itu tidak menghalangi mereka untuk menjawab seruan jihad dari Allah dan Rasul-Nya; maka bagi orang-orang yang berbuat baik dari kalangan mereka dalam amal perbuatan mereka dan bertakwa kepada Allah dengan menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya itu ada ganjaran yang sangat besar dari Allah, yaitu surga.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ٱلَّذِينَ قَالَ لَهُمُ ٱلنَّاسُ إِنَّ ٱلنَّاسَ قَدۡ جَمَعُواْ لَكُمۡ فَٱخۡشَوۡهُمۡ فَزَادَهُمۡ إِيمَٰنٗا وَقَالُواْ حَسۡبُنَا ٱللَّهُ وَنِعۡمَ ٱلۡوَكِيلُ
Yaitu orang-orang yang diberitahu oleh sebagian orang musyrik, "Sesungguhnya orang-orang Quraisy di bawah komando Abu Sufyan telah menghimpun pasukan yang sangat besar untuk menyerang dan menghabisi kalian, maka berhati-hatilah dan takutlah kalian dalam menghadapi mereka.” Namun, ucapan dan peringatan itu justru menambah kepercayaan mereka kepada Allah dan keyakinan mereka akan kebenaran janji-Nya. Lalu mereka pun berangkat untuk menghadapi orang-orang musyrik tersebut seraya berkata, “Allah -Ta'ālā- yang akan melindungi kami dan Dia adalah sebaik-baik Tuhan yang kami serahkan urusan kami kepada-Nya."
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• من سنن الله تعالى أن يبتلي عباده؛ ليتميز المؤمن الحق من المنافق، وليعلم الصادق من الكاذب.
· Salah satu sunatullah yang berlaku ialah Allah menguji hamba-hamba-Nya untuk membedakan siapa orang mukmin sejati dan siapa orang yang munafik, dan untuk mengetahui siapa yang jujur dan siapa yang berdusta.

• عظم منزلة الجهاد والشهادة في سبيل الله وثواب أهله عند الله تعالى حيث ينزلهم الله تعالى بأعلى المنازل.
· Jihad dan kesyahidan memiliki kedudukan yang sangat agung di sisi Allah -Ta'ālā-, dan para pelakunya akan mendapatkan ganjaran yang sangat besar di sisi-Nya, yaitu Allah -Ta'ālā- akan menempatkan mereka di tempat yang tertinggi.

• فضل الصحابة وبيان علو منزلتهم في الدنيا والآخرة؛ لما بذلوه من أنفسهم وأموالهم في سبيل الله تعالى.
· Keutamaan para sahabat dan kedudukan mereka yang tinggi di dunia dan di akhirat karena mereka telah mengorbankan jiwa dan harta benda mereka di jalan Allah -Ta'ālā-.

فَٱنقَلَبُواْ بِنِعۡمَةٖ مِّنَ ٱللَّهِ وَفَضۡلٖ لَّمۡ يَمۡسَسۡهُمۡ سُوٓءٞ وَٱتَّبَعُواْ رِضۡوَٰنَ ٱللَّهِۗ وَٱللَّهُ ذُو فَضۡلٍ عَظِيمٍ
Kemudian setelah mereka kembali dari pertempuran Ḥamrā` al-Asad, mereka mendapatkan pahala yang sangat besar dari Allah, tambahan derajat kemuliaan, dan keselamatan dari musuh, yaitu tidak ada di antara kalian yang terbunuh dan tidak ada yang terluka. Mereka telah melakukan apa yang mengundang rida Allah kepada mereka, yakni senantiasa patuh dan tidak durhaka kepada-Nya dan Allah memiliki anugerah yang sangat besar bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ يُخَوِّفُ أَوۡلِيَآءَهُۥ فَلَا تَخَافُوهُمۡ وَخَافُونِ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ
Sesungguhnya yang menakut-nakuti kalian itu hanyalah setan. Dia menakut-nakuti kalian melalui para pendukung dan kawan-kawannya. Oleh karena itu, janganlah kalian takut kepada mereka karena mereka tidak mempunyai daya dan upaya sedikit pun. Namun, takutlah kalian kepada Allah saja dengan senantiasa patuh kepada-Nya, jika kalian benar-benar beriman kepada-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلَا يَحۡزُنكَ ٱلَّذِينَ يُسَٰرِعُونَ فِي ٱلۡكُفۡرِۚ إِنَّهُمۡ لَن يَضُرُّواْ ٱللَّهَ شَيۡـٔٗاۚ يُرِيدُ ٱللَّهُ أَلَّا يَجۡعَلَ لَهُمۡ حَظّٗا فِي ٱلۡأٓخِرَةِۖ وَلَهُمۡ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Janganlah kamu -wahai Nabi- dibuat sedih oleh orang-orang yang bersegera menjadi kafir, yaitu orang-orang munafik yang murtad karena mereka tidak akan dapat membahayakan Allah sedikit pun. Mereka hanya membahayakan diri mereka sendiri dengan sikap mereka yang menjauhi keimanan dan ketaatan kepada Allah. Allah ingin menelantarkan dan tidak memberi petunjuk kepada mereka itu sehingga mereka tidak mendapatkan bagian dari kenikmatan akhirat dan mereka akan mendapatkan azab yang besar di dalam neraka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ ٱلَّذِينَ ٱشۡتَرَوُاْ ٱلۡكُفۡرَ بِٱلۡإِيمَٰنِ لَن يَضُرُّواْ ٱللَّهَ شَيۡـٔٗاۖ وَلَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ
Sesungguhnya orang-orang yang menukar iman dengan kekafiran itu tidak akan membahayakan Allah sedikit pun karena Dia adalah Tuhan Yang Mahakaya lagi Mahaperkasa. Sesungguhnya mereka hanya membahayakan diri mereka sendiri dan mereka akan mendapatkan azab yang sangat pedih di akhirat.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلَا يَحۡسَبَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَنَّمَا نُمۡلِي لَهُمۡ خَيۡرٞ لِّأَنفُسِهِمۡۚ إِنَّمَا نُمۡلِي لَهُمۡ لِيَزۡدَادُوٓاْ إِثۡمٗاۖ وَلَهُمۡ عَذَابٞ مُّهِينٞ
Jangan sekali-kali orang-orang yang kafir kepada Tuhan mereka dan menolak syariat-Nya menyangka bahwa penangguhan waktu dan umur panjang yang diberikan kepada mereka yang masih berstatus kafir lebih baik bagi diri mereka. Permasalahannya tidak seperti yang mereka sangka karena sesungguhnya Kami memberikan penangguhan waktu kepada mereka itu semata-mata agar dosa-dosa mereka semakin bertambah dengan banyaknya perbuatan maksiat yang mereka lakukan, dan mereka akan mendapatkan azab yang menghinakan.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
مَّا كَانَ ٱللَّهُ لِيَذَرَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ عَلَىٰ مَآ أَنتُمۡ عَلَيۡهِ حَتَّىٰ يَمِيزَ ٱلۡخَبِيثَ مِنَ ٱلطَّيِّبِۗ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُطۡلِعَكُمۡ عَلَى ٱلۡغَيۡبِ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَجۡتَبِي مِن رُّسُلِهِۦ مَن يَشَآءُۖ فَـَٔامِنُواْ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦۚ وَإِن تُؤۡمِنُواْ وَتَتَّقُواْ فَلَكُمۡ أَجۡرٌ عَظِيمٞ
Tidaklah bijaksana bilamana Allah membiarkan kalian -wahai orang-orang mukmin- dalam kondisi bercampur baur dengan orang-orang munafik dan tidak ada perbedaan yang jelas di antara kalian, serta tidak ada kejelasan tentang orang-orang yang beriman dengan sungguh-sungguh sampai Dia memisahkan kalian melalui berbagai macam kewajiban dan cobaan agar terlihat jelas siapa sosok mukmin yang baik dan siapa sosok munafik yang buruk. Juga tidaklah bijaksana bilamana Allah memberitahukan kepada kalian perkara yang gaib sehingga kalian bisa membedakan siapa yang mukmin dan siapa yang munafik. Akan tetapi, Allah memilih orang yang Dia kehendaki di antara rasul-rasul-Nya untuk diberitahu sebagian dari perkara yang gaib, sebagaimana Dia memberitahu Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- perihal kondisi orang-orang munafik. Oleh karena itu, berimanlah kalian kepada Allah dan Rasul-Nya dengan sungguh-sungguh. Jika kalian beriman dengan sungguh-sungguh dan bertakwa kepada Allah dengan menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, niscaya kalian akan mendapatkan pahala yang sangat besar di sisi Allah.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلَا يَحۡسَبَنَّ ٱلَّذِينَ يَبۡخَلُونَ بِمَآ ءَاتَىٰهُمُ ٱللَّهُ مِن فَضۡلِهِۦ هُوَ خَيۡرٗا لَّهُمۖ بَلۡ هُوَ شَرّٞ لَّهُمۡۖ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُواْ بِهِۦ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۗ وَلِلَّهِ مِيرَٰثُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ
Jangan sekali-kali orang-orang yang kikir dengan kenikmatan yang Allah berikan kepada mereka hingga mereka enggan memberikan hak Allah yang ada pada harta tersebut, mengira bahwa hal itu baik bagi mereka. Sebaliknya, hal itu buruk sekali bagi mereka karena apa yang mereka pertahankan dengan kekikiran itu akan menjadi kalung yang melingkar di leher mereka kelak pada hari Kiamat sebagai hukuman atas mereka. Hanya milik Allahlah segala sesuatu yang ada di langit dan bumi, Dialah Yang Mahahidup setelah semua makhluk binasa. Allah Maha Mengetahui kebaikan dan keburukan yang kalian perbuat dan Dia akan memberi kalian balasan yang setimpal dengannya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• ينبغي للمؤمن ألا يلتفت إلى تخويف الشيطان له بأعوانه وأنصاره من الكافرين، فإن الأمر كله لله تعالى.
· Orang mukmin tidak boleh menghiraukan intimidasi setan yang disampaikan melalui orang-orang kafir yang menjadi pendukung dan pembelanya karena segala sesuatu terpulang kepada Allah -Ta'ālā-.

• لا ينبغي للعبد أن يغتر بإمهال الله له، بل عليه المبادرة إلى التوبة، ما دام في زمن المهلة قبل فواتها.
· Setiap orang hendaknya tidak terlena dengan penangguhan waktu yang Allah berikan kepadanya. Akan tetapi, setiap orang hendaknya segera bertobat selama masih ada kesempatan untuk itu sebelum terlambat.

• البخيل الذي يمنع فضل الله عليه إنما يضر نفسه بحرمانها المتاجرة مع الله الكريم الوهاب، وتعريضها للعقوبة يوم القيامة.
· Orang kikir yang enggan berbagi karunia Allah yang diterimanya, sesungguhnya hanya merugikan dirinya sendiri karena ia tidak punya kesempatan untuk berbisnis dengan Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Memberi, serta ia juga menjerumuskan dirinya sendiri ke dalam hukuman di hari Kiamat.

لَّقَدۡ سَمِعَ ٱللَّهُ قَوۡلَ ٱلَّذِينَ قَالُوٓاْ إِنَّ ٱللَّهَ فَقِيرٞ وَنَحۡنُ أَغۡنِيَآءُۘ سَنَكۡتُبُ مَا قَالُواْ وَقَتۡلَهُمُ ٱلۡأَنۢبِيَآءَ بِغَيۡرِ حَقّٖ وَنَقُولُ ذُوقُواْ عَذَابَ ٱلۡحَرِيقِ
Sungguh Allah telah mendengar ucapan orang-orang Yahudi tatkala mereka berkata, “Sesungguhnya Allah itu miskin karena Dia meminta pinjaman (hutang) kepada kita, sedangkan kita adalah orang-orang kaya dengan harta benda yang kita punya.” Kami akan mencatat ucapan kebohongan mereka yang sangat keji atas nama Tuhan dan perbuatan yang tidak dibenarkan berupa pembunuhan terhadap nabi-nabi mereka. Kami akan berfirman kepada mereka semua, “Rasakanlah azab yang membakar di neraka.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتۡ أَيۡدِيكُمۡ وَأَنَّ ٱللَّهَ لَيۡسَ بِظَلَّامٖ لِّلۡعَبِيدِ
Azab itu disebabkan oleh perbuatan kalian sendiri -wahai orang-orang Yahudi- berupa perbuatan maksiat dan perilaku yang memalukan. Adapun Allah maka tidak menzalimi siapa pun dari hamba-hamba-Nya.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ٱلَّذِينَ قَالُوٓاْ إِنَّ ٱللَّهَ عَهِدَ إِلَيۡنَآ أَلَّا نُؤۡمِنَ لِرَسُولٍ حَتَّىٰ يَأۡتِيَنَا بِقُرۡبَانٖ تَأۡكُلُهُ ٱلنَّارُۗ قُلۡ قَدۡ جَآءَكُمۡ رُسُلٞ مِّن قَبۡلِي بِٱلۡبَيِّنَٰتِ وَبِٱلَّذِي قُلۡتُمۡ فَلِمَ قَتَلۡتُمُوهُمۡ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ
Merekalah orang-orang yang berkata -secara dusta dan mengada-ada-, “Sesungguhnya Allah telah berpesan kepada kami di dalam kitab-kitab suci-Nya dan melalui lisan nabi-nabi-Nya bahwa kami tidak perlu beriman kepada seorang rasul pun sebelum ia memberi kami bukti yang membenarkan ucapannya, yaitu dengan bertakarub kepada Allah melalui sedekah yang disambar oleh api yang turun dari langit.” Mereka berdusta atas nama Allah tentang pesan tersebut dan juga tentang kriteria pembuktian kebenaran seorang rasul yang mereka sebutkan itu. Oleh karena itu, Allah memerintahkan kepada Nabi-Nya, Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- agar berkata kepada mereka, “Telah datang kepada kalian rasul-rasul sebelum aku dengan membawa bukti-bukti nyata yang menunjukkan kebenaran mereka, dan juga membawa penjelasan tentang sedekah yang disambar oleh api dari langit itu, tetapi mengapa kalian mendustakan dan membunuh mereka, jika kalian sungguh-sungguh dengan ucapan kamu itu?."
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
فَإِن كَذَّبُوكَ فَقَدۡ كُذِّبَ رُسُلٞ مِّن قَبۡلِكَ جَآءُو بِٱلۡبَيِّنَٰتِ وَٱلزُّبُرِ وَٱلۡكِتَٰبِ ٱلۡمُنِيرِ
Apabila mereka mendustakanmu -wahai Nabi- maka janganlah kamu bersedih hati karena itu adalah adat kebiasaan orang-orang kafir. Sungguh, telah banyak rasul sebelum kamu yang didustakan, padahal mereka datang dengan membawa bukti-bukti yang nyata, kitab-kitab yang berisi peringatan dan nasihat pelembut hati, serta kitab suci yang berisi ketentuan-ketentuan hukum dan syariat-syariat agama.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
كُلُّ نَفۡسٖ ذَآئِقَةُ ٱلۡمَوۡتِۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوۡنَ أُجُورَكُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۖ فَمَن زُحۡزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدۡخِلَ ٱلۡجَنَّةَ فَقَدۡ فَازَۗ وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلۡغُرُورِ
Setiap jiwa, siapa pun ia pasti akan merasakan kematian, sebab itu hendaknya setiap makhluk tidak terlena dengan dunia ini. Pada hari Kiamat kelak mereka akan diberi balasan atas amal perbuatan mereka masing-masing secara penuh, tanpa ada pengurangan. Barang siapa yang Allah jauhkan dari api neraka dan Dia masukkan ke dalam surga maka dia benar-benar telah mendapatkan kebaikan yang ia harapkan dan selamat dari keburukan yang ia takutkan. Kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan sementara yang hanya diminati oleh orang-orang yang tertipu.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
۞ لَتُبۡلَوُنَّ فِيٓ أَمۡوَٰلِكُمۡ وَأَنفُسِكُمۡ وَلَتَسۡمَعُنَّ مِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ مِن قَبۡلِكُمۡ وَمِنَ ٱلَّذِينَ أَشۡرَكُوٓاْ أَذٗى كَثِيرٗاۚ وَإِن تَصۡبِرُواْ وَتَتَّقُواْ فَإِنَّ ذَٰلِكَ مِنۡ عَزۡمِ ٱلۡأُمُورِ
Sungguh kalian -wahai orang-orang mukmin- benar-benar akan mendapatkan ujian di dalam harta benda kalian seperti menunaikan hak-hak yang wajib pada harta tersebut, adanya musibah-musibah yang menimpanya, dan kalian juga benar-benar akan diuji di dalam diri kalian dalam bentuk kewajiban menjalankan tugas-tugas syariat dan aneka cobaan yang menimpa kalian. Sungguh, kalian benar-benar akan mendengar banyak hal yang menyakitkan hati dari lisan orang-orang yang diberi kitab sebelum kalian dan dari orang-orang musyrik, yaitu ucapan-ucapan yang menjelek-jelekkan diri kalian dan agama kalian. Jika kalian bersabar atas berbagai musibah dan cobaan yang menimpa dan senantiasa bertakwa kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya, sesungguhnya hal itu termasuk perkara yang membutuhkan tekad yang bulat dan perkara yang diperebutkan oleh orang-orang yang berlomba-lomba.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• من سوء فعال اليهود وقبيح أخلاقهم اعتداؤهم على أنبياء الله بالتكذيب والقتل.
· Salah satu bentuk keburukan perilaku dan perangai orang-orang Yahudi ialah permusuhan yang mereka lancarkan kepada para nabi Allah dengan cara mendustakan dan membunuh mereka.

• كل فوز في الدنيا فهو ناقص، وإنما الفوز التام في الآخرة، بالنجاة من النار ودخول الجنة.
· Setiap kemenangan yang ada di dunia pasti memiliki kekurangan. Kemenangan yang sempurna hanya ada di akhirat, berupa keselamatan dari neraka dan masuk ke dalam surga.

• من أنواع الابتلاء الأذى الذي ينال المؤمنين في دينهم وأنفسهم من قِبَل أهل الكتاب والمشركين، والواجب حينئذ الصبر وتقوى الله تعالى.
· Salah satu bentuk cobaan ialah serangan yang diterima oleh orang-orang mukmin pada agama dan diri mereka dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik. Yang harus dilakukan oleh orang-orang mukmin ketika itu ialah bersabar dan bertakwa kepada Allah -Ta'ālā-.

وَإِذۡ أَخَذَ ٱللَّهُ مِيثَٰقَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ لَتُبَيِّنُنَّهُۥ لِلنَّاسِ وَلَا تَكۡتُمُونَهُۥ فَنَبَذُوهُ وَرَآءَ ظُهُورِهِمۡ وَٱشۡتَرَوۡاْ بِهِۦ ثَمَنٗا قَلِيلٗاۖ فَبِئۡسَ مَا يَشۡتَرُونَ
Ingatlah -wahai Nabi- tatkala Allah mengambil perjanjian yang kuat dari para ulama Ahli Kitab dari kalangan Yahudi dan Nasrani, bahwa kalian benar-benar akan menerangkan Kitab Allah kepada manusia, tidak menyembunyikan petunjuk yang ada di dalamnya, dan tidak menutup-nutupi keterangan yang menjelaskan perihal kenabian Muhammad -Ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Namun, mereka justru mencampakkan perjanjian itu dan tidak menghiraukannya, sehingga mereka pun menyembunyikan kebenaran dan memperlihatkan kebatilan. Mereka menukar perjanjian Allah itu dengan imbalan yang sangat sedikit dalam bentuk jabatan dan kekayaan yang bisa mereka dapatkan. Sungguh buruk harga yang mereka tukar dengan janji Allah tersebut.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
لَا تَحۡسَبَنَّ ٱلَّذِينَ يَفۡرَحُونَ بِمَآ أَتَواْ وَّيُحِبُّونَ أَن يُحۡمَدُواْ بِمَا لَمۡ يَفۡعَلُواْ فَلَا تَحۡسَبَنَّهُم بِمَفَازَةٖ مِّنَ ٱلۡعَذَابِۖ وَلَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ
Janganlah kamu menyangka -wahai Nabi- bahwa orang-orang yang gembira dengan keburukan-keburukan yang mereka lakukan dan senang dipuji orang dengan sesuatu (kebajikan) yang tidak pernah mereka lakukan itu akan selamat dari azab karena tempat mereka adalah neraka dan mereka akan mendapatkan azab yang menyakitkan.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَلِلَّهِ مُلۡكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٌ
Hanya Allah satu-satunya pemilik kerajaan langit dan bumi beserta isinya dengan menciptakan dan mengaturnya dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
إِنَّ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفِ ٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ لَأٓيَٰتٖ لِّأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ
Sesungguhnya di dalam penciptaan langit dan bumi -dari tidak ada menjadi ada, tanpa ada contoh sebelumnya- dan di dalam pergantian malam dan siang, serta perbedaan panjang dan pendeknya, benar-benar terdapat bukti-bukti nyata bagi orang-orang yang berakal sehat yang menunjukkan mereka kepada Sang Maha Pencipta alam semesta, satu-satunya Yang berhak disembah.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ٱلَّذِينَ يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمٗا وَقُعُودٗا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمۡ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هَٰذَا بَٰطِلٗا سُبۡحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ
Mereka adalah orang-orang yang senantiasa mengingat Allah dalam kondisi apa pun, baik dalam kondisi berdiri, duduk maupun berbaring. Mereka juga senantiasa menggunakan akal pikiran mereka untuk memikirkan penciptaan langit dan bumi seraya berkata, “Wahai Tuhan kami! Engkau tidak menciptakan makhluk yang sangat besar ini untuk kesia-siaan. Mahasuci Engkau dari hal yang sia-sia. Sebab itu, jauhkanlah kami dari azab neraka, dengan membimbing kami kepada perbuatan-perbuatan yang baik dan melindungi kami dari perbuatan-perbuatan yang buruk.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
رَبَّنَآ إِنَّكَ مَن تُدۡخِلِ ٱلنَّارَ فَقَدۡ أَخۡزَيۡتَهُۥۖ وَمَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنۡ أَنصَارٖ
Sesungguhnya -wahai Tuhan kami- barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka maka Engkau telah hinakan dan permalukan. Adapun orang-orang yang zalim itu kelak di hari Kiamat tidak akan mendapatkan penolong yang dapat melindungi mereka dari azab dan hukuman Allah.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
رَّبَّنَآ إِنَّنَا سَمِعۡنَا مُنَادِيٗا يُنَادِي لِلۡإِيمَٰنِ أَنۡ ءَامِنُواْ بِرَبِّكُمۡ فَـَٔامَنَّاۚ رَبَّنَا فَٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرۡ عَنَّا سَيِّـَٔاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ ٱلۡأَبۡرَارِ
Wahai Tuhan kami! Sesungguhnya kami telah mendengar penyeru kepada keimanan (yaitu Nabi-Mu, Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-) yang berseru, “Berimanlah kamu kepada Allah, Tuhan kalian, sebagai Tuhan Yang Maha Esa.” Kemudian kami beriman kepada apa yang diserukannya dan mengikuti syariatnya. Sebab itu, tutupilah dosa-dosa kami, janganlah Engkau permalukan kami, dan ampunilah keburukan-keburukan kami, serta janganlah Engkau menghukum kami karenanya. Lalu wafatkanlah kami bersama orang-orang yang saleh dengan membimbing kami untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang buruk.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
رَبَّنَا وَءَاتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَلَا تُخۡزِنَا يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۖ إِنَّكَ لَا تُخۡلِفُ ٱلۡمِيعَادَ
Wahai Tuhan kami! Berikanlah apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui lisan para rasul-Mu, yaitu petunjuk dan pertolongan-Mu di dunia ini, serta janganlah Engkau permalukan kami di hari Kiamat dengan memasukkan kami ke dalam neraka. Sesungguhnya Engkau -wahai Tuhan kami- adalah Tuhan Yang Maha Pemurah dan Engkau tidak akan mengingkari janji-Mu.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• من صفات علماء السوء من أهل الكتاب: كتم العلم، واتباع الهوى، والفرح بمدح الناس مع سوء سرائرهم وأفعالهم.
· Sifat-sifat para ulama Ahli Kitab yang jahat di antaranya ialah suka menyembunyikan ilmu, suka mengikuti hawa nafsu, dan merasa gembira dengan pujian orang meskipun hati mereka jahat dan perbuatan mereka buruk.

• التفكر في خلق الله تعالى في السماوات والأرض وتعاقب الأزمان يورث اليقين بعظمة الله وكمال الخضوع له عز وجل.
· Memikirkan ciptaan Allah -Ta'ālā- di langit dan di bumi serta pergantian waktu akan melahirkan keyakinan yang kuat terhadap keagungan Allah -'Azza wa Jalla- dan menimbulkan ketundukan yang mutlak kepada-Nya.

• دعاء الله وخضوع القلب له تعالى من أكمل مظاهر العبودية.
· Memanjatkan doa dan menundukkan hati kepada Allah -Ta'ālā- merupakan salah satu wujud pengabdian yang paling sempurna kepada-Nya.

فَٱسۡتَجَابَ لَهُمۡ رَبُّهُمۡ أَنِّي لَآ أُضِيعُ عَمَلَ عَٰمِلٖ مِّنكُم مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰۖ بَعۡضُكُم مِّنۢ بَعۡضٖۖ فَٱلَّذِينَ هَاجَرُواْ وَأُخۡرِجُواْ مِن دِيَٰرِهِمۡ وَأُوذُواْ فِي سَبِيلِي وَقَٰتَلُواْ وَقُتِلُواْ لَأُكَفِّرَنَّ عَنۡهُمۡ سَيِّـَٔاتِهِمۡ وَلَأُدۡخِلَنَّهُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ ثَوَابٗا مِّنۡ عِندِ ٱللَّهِۚ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسۡنُ ٱلثَّوَابِ
Kemudian Tuhan mereka menjawab doa mereka dengan mengatakan, “Sesungguhnya Aku tidak akan menyia-nyiakan pahala amal perbuatan kalian, sedikit atau banyak, baik dilakukan oleh laki-laki maupun wanita, karena hukum untuk kalian dalam agama adalah satu (berlaku untuk semua) sehingga pahala laki-laki tidak akan ditambah dan pahala wanita tidak akan dikurangi. Sebab itu, orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, diusir dari rumahnya oleh orang-orang kafir, merasakan penderitaan dalam rangka mempertahankan ketaatannya kepada Tuhan, serta berperang di jalan Allah dan terbunuh dalam rangka menjunjung tinggi kalimat Allah, sungguh Aku benar-benar akan mengampuni keburukan-keburukannya kelak di hari Kiamat. Aku akan memaafkan kesalahan-kesalahan mereka dan memasukkan mereka ke dalam surga-surga yang di bawah istana-istananya mengalir sungai-sungai, sebagai balasan dari Allah dan Allah memiliki balasan terbaik yang tiada banding.”
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فِي ٱلۡبِلَٰدِ
Jangan sekali-kali kamu -wahai Nabi- tertipu dengan pergerakan orang-orang kafir di negeri-negeri itu, penguasaan mereka atas negeri-negeri itu, kemajuan bisnis mereka dan luasnya rezeki mereka karena hal itu akan membuatmu merasa sedih dan resah.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
مَتَٰعٞ قَلِيلٞ ثُمَّ مَأۡوَىٰهُمۡ جَهَنَّمُۖ وَبِئۡسَ ٱلۡمِهَادُ
Dunia ini hanyalah kesenangan yang sedikit dan tidak kekal. Setelah itu, nasib mereka di hari kiamat kelak akan berakhir di neraka Jahanam dan seburuk-buruk tempat tinggal mereka adalah api neraka.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
لَٰكِنِ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوۡاْ رَبَّهُمۡ لَهُمۡ جَنَّٰتٞ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا نُزُلٗا مِّنۡ عِندِ ٱللَّهِۗ وَمَا عِندَ ٱللَّهِ خَيۡرٞ لِّلۡأَبۡرَارِ
Akan tetapi, orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan mereka dengan menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya akan mendapatkan surga-surga yang di bawah istana-istananya mengalir sungai-sungai. Mereka akan tinggal di dalamnya untuk selama-lamanya. Itu adalah balasan yang disiapkan untuk mereka dari Allah -Ta'ālā- dan apa yang Allah siapkan untuk hamba-hamba-Nya yang saleh itu lebih baik dan lebih utama dibanding kesenangan duniawi yang dinikmati oleh orang-orang kafir.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
وَإِنَّ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ لَمَن يُؤۡمِنُ بِٱللَّهِ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيۡكُمۡ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِمۡ خَٰشِعِينَ لِلَّهِ لَا يَشۡتَرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ ثَمَنٗا قَلِيلًاۚ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ أَجۡرُهُمۡ عِندَ رَبِّهِمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلۡحِسَابِ
Semua Ahli Kitab itu tidaklah sama karena di antara mereka ada golongan yang beriman kepada Allah, beriman kepada kebenaran dan petunjuk yang diturunkan kepada kalian, dan beriman kepada apa yang diturunkan kepada mereka di dalam kitab-kitab suci mereka, mereka tidak membedakan para rasul Allah, tunduk dan patuh kepada Allah demi mengharapkan sesuatu yang ada di sisi-Nya, dan tidak menukar ayat-ayat Allah dengan imbalan yang sedikit dari kesenangan dunia. Orang-orang yang memiliki sifat-sifat tersebut akan mendapatkan pahala yang sangat besar di sisi Tuhan mereka. Sesungguhnya Allah Mahacepat penghitungan-Nya atas amal perbuatan manusia dan Mahacepat balasan-Nya atas amal tersebut.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱصۡبِرُواْ وَصَابِرُواْ وَرَابِطُواْ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya! Bersabarlah kalian terhadap beban-beban syariat (agama) serta musibah-musibah dunia yang menimpa kalian, dan kalahkanlah orang-orang kafir dalam hal kesabaran, serta angan sampai mereka lebih sabar dari kalian. Tegakkanlah jihad di jalan Allah, dan takutlah kalian kepada Allah dengan cara menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, supaya kalian mendapatkan apa yang kalian harapkan, yaitu selamat dari neraka dan masuk ke dalam surga.
ตัฟสีรต่างๆ​ ภาษาอาหรับ:
ประโยชน์​ที่​ได้รับ​:
• الأذى الذي ينال المؤمن في سبيل الله فيضطره إلى الهجرة والخروج والجهاد من أعظم أسباب تكفير الذنوب ومضاعفة الأجور.
· Penderitaan yang menimpa orang mukmin di jalan Allah sehingga memaksanya untuk berhijrah, pergi, dan berjihad merupakan penyebab utama dihapusnya dosa-dosa mereka dan dilipatgandakannya pahala-pahala mereka.

• ليست العبرة بما قد ينعم به الكافر في الدنيا من المال والمتاع وإن عظم؛ لأن الدنيا زائلة، وإنما العبرة بحقيقة مصيره في الآخرة في دار الخلود.
· Yang harus dipertimbangkan bukanlah besarnya kekayaan dan kesenangan yang dinikmati oleh orang kafir di dunia karena semua itu hanya sementara, namun pertimbangan yang hakiki ialah nasibnya kelak di akhirat yang abadi.

• من أهل الكتاب من يشهدون بالحق الذي في كتبهم، فيؤمنون بما أنزل إليهم وبما أنزل على المؤمنين، فهؤلاء لهم أجرهم مرتين.
· Sebagian Ahli Kitab menyaksikan kebenaran yang tertera di dalam kitab suci mereka. Kemudian mereka beriman kepada apa yang diturunkan kepada mereka dan apa yang diturunkan kepada orang-orang mukmin. Mereka itu akan mendapatkan ganjaran dua kali.

• الصبر على الحق، ومغالبة المكذبين به، والجهاد في سبيله، هو سبيل الفلاح في الآخرة.
· Sabar dalam memegang teguh kebenaran, mengalahkan orang-orang yang mendustakan kebenaran, dan berjihad untuk mempertahankan kebenaran adalah jalan untuk meraih kemenangan di akhirat.

 
แปลความหมาย​ สูเราะฮ์: Āl-‘Imrān
สารบัญสูเราะฮ์ หมายเลข​หน้า​
 
แปล​ความหมาย​อัลกุรอาน​ - คำแปลภาษาอินโดนิเซีย สำหรับ Al-Mukhtasar ในการตีความหมายอัลกุรอานอันสูงส่ง - สารบัญ​คำแปล

คำแปลภาษาอินโดนิเซีย สำหรับ Al-Mukhtasar ในการตีความหมายอัลกุรอานอันสูงส่ง - ออกโดย ศูนย์ตัฟซีร์เพื่อการศึกษาอัลกุรอาน

ปิด